CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS
Cendekia Journal of PharmacyCendekia Journal of PharmacyMinyak goreng merupakan salah satu bahan makanan yang dibutuhkan masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Penggunaan berulang minyak goreng kelapa sawit atau disebut minyak jelantah mengalami kerusakan karena mengalami pemanasan berulang, kontak dengan air, udara dan logam. Kerusakan minyak karena mengalami oksidasi dapat dicegah dengan menambahkan antioksidan. Lidah buaya mengandung unsur vitamin dan mineral yang dapat berfungsi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak lidah buaya terhadap bilangan peroksida pada minyak jelantah. Minyak jelantah yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari penjual gorengan, diuji kualitatif dan positif mengandung bilangan perosida. Minyak jelantah M1, M2 dan M3 ditambahkan ekstrak lidah buaya dengan konsentrasi 10 % b/v, 30 % b/v, 50 % b/v dan 70 % b/v yang direndam selama 5 jam. Penetapan bilangan peroksida pada minyak jelantah dilakukan dengan metode Iodometri. Hasil penelitian diperoleh kadar bilangan peroksida pada minyak jelantah tanpa penambahan ekstrak lidah buaya M1, M2 dan M3 adalah 7,60 mek O2/kg, 12,53 mek O2/kg dan 12,30 mek O2/kg. Bilangan peroksida minyak jelantah dengan penambahan ekstrak lidah buaya konsentrasi 10 % b/v, 30 % b/v, 50 % b/v dan 70 % b/v pada M1, M2 dan M3 adalah M1 6,48 mek O2/kg, 3,62 mek O2/kg, 1,95 mek O2/kg, 0,91 mek O2/kg, M2 9,89 mek O2/kg, 4,24 mek O2/kg, 3,07 mek O2/kg, 1,90 mek O2/kg dan pada M3 6,18 mek O2/kg, 2,64 mek O2/kg, 1,18 mek O2/kg, 0,96 mek O2/kg. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh penambahan ekstrak lidah buaya terhadap penurunan bilangan peroksida minyak jelantah.
Penambahan ekstrak lidah buaya pada minyak jelantah secara signifikan menurunkan bilangan peroksida, dengan penurunan terbesar pada konsentrasi 70% b/v (0,91–1,90 mek O2/kg).Data tidak berdistribusi normal, namun analisis Kruskal-Wallis menunjukkan pengaruh signifikan (p = 0,01) penambahan ekstrak terhadap bilangan peroksida.Oleh karena itu, ekstrak lidah buaya efektif sebagai antioksidan untuk mengurangi peroksida pada minyak jelantah.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana ekstrak lidah buaya mempengaruhi kualitas minyak jelantah selain bilangan peroksida, misalnya dengan mengukur kadar air, nilai iodine, nilai asam, dan tingkat kontaminasi logam, sehingga dapat menilai secara komprehensif manfaat antioksidan alami tersebut. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki efektivitas ekstrak lidah buaya pada berbagai jenis minyak goreng, seperti minyak biji matahari atau kacang tanah, serta menentukan dosis optimal dan metode ekstraksi yang paling efisien untuk setiap jenis minyak, agar hasilnya dapat diaplikasikan secara luas di industri makanan. Terakhir, penelitian dapat menguji sinergi antara ekstrak lidah buaya dan bahan antioksidan alami lainnya, misalnya ekstrak teh hijau atau kurkumin, untuk mengetahui apakah kombinasi tersebut memberikan perlindungan yang lebih kuat terhadap oksidasi minyak jelantah, serta menilai potensi penerapan formulasi campuran dalam produk makanan siap saji. Selain itu, studi dapat melibatkan uji rasa dan aroma pada minyak yang telah diproses, untuk memastikan bahwa penambahan ekstrak tidak mengubah karakter sensorik produk akhir yang penting bagi konsumen. Pendekatan ini dapat melibatkan panel sensorik terlatih serta analisis kimia volatil, sehingga hasilnya dapat memberikan rekomendasi praktis bagi produsen makanan dalam mengimplementasikan teknologi antioksidan alami.
| File size | 126.09 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
HELVETIAHELVETIA Sayangnya, mereka kurang menyadari apa sebenarnya permasalahan yang terjadi terkait dengan manajemen dietnya. Kurangnya pemahaman tentang manajemen diabetesSayangnya, mereka kurang menyadari apa sebenarnya permasalahan yang terjadi terkait dengan manajemen dietnya. Kurangnya pemahaman tentang manajemen diabetes
PHPMARCHIVEPHPMARCHIVE Hasil penelitian menunjukkan bahwa 67,0% responden memiliki efikasi diri yang rendah dalam mendiagnosis dan menangani gangguan mental. Faktor-faktor yangHasil penelitian menunjukkan bahwa 67,0% responden memiliki efikasi diri yang rendah dalam mendiagnosis dan menangani gangguan mental. Faktor-faktor yang
POLTEKTIARABUNDAPOLTEKTIARABUNDA Hasil menunjukkan ada hubungan signifikan antara preeklamsia dengan usia (p=0,019) dan riwayat penyakit individu (p=0,013), sedangkan faktor paritas (p=0,525),Hasil menunjukkan ada hubungan signifikan antara preeklamsia dengan usia (p=0,019) dan riwayat penyakit individu (p=0,013), sedangkan faktor paritas (p=0,525),
ITSCIENCEITSCIENCE Peresepan obat harus didasarkan pada pengetahuan tentang manfaat, dosis, dan potensi efek samping obat. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan informasiPeresepan obat harus didasarkan pada pengetahuan tentang manfaat, dosis, dan potensi efek samping obat. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan informasi
ITSCIENCEITSCIENCE Anak‑anak memperoleh informasi mengenai kebutuhan nutrisi pada masa pertumbuhan dan cara mencegah cacingan, termasuk praktik mencuci tangan sesuai standarAnak‑anak memperoleh informasi mengenai kebutuhan nutrisi pada masa pertumbuhan dan cara mencegah cacingan, termasuk praktik mencuci tangan sesuai standar
FIKES UMWFIKES UMW Tujuan studi ini adalah mendeskripsikan dampak IMS terhadap infertilitas baik terhadap pria maupun wanita. Desain penelitian ini adalah literature reviewTujuan studi ini adalah mendeskripsikan dampak IMS terhadap infertilitas baik terhadap pria maupun wanita. Desain penelitian ini adalah literature review
FIKES UMWFIKES UMW Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi perilaku pencegahan anemia gizi pada 30 mahasiswi Universitas Halu Oleo dengan Lingkar Lengan Atas di bawahTujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi perilaku pencegahan anemia gizi pada 30 mahasiswi Universitas Halu Oleo dengan Lingkar Lengan Atas di bawah
JURNALFKMUITJURNALFKMUIT Metode pada penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Wajo pada bulan November s.Metode pada penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Wajo pada bulan November s.
Useful /
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian kadar nilai SPF pada kosmetik krim yang beredar di Kota Pati. Sampel A, B, C, D, E diuji denganspektrofotometerPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian kadar nilai SPF pada kosmetik krim yang beredar di Kota Pati. Sampel A, B, C, D, E diuji denganspektrofotometer
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Jerawat merupakan salah satu penyakit kulit autoinflamasi yang terkait dengan autoimmun yang biasa dijumpai para remaja di Indonesia. Permasalahannya,Jerawat merupakan salah satu penyakit kulit autoinflamasi yang terkait dengan autoimmun yang biasa dijumpai para remaja di Indonesia. Permasalahannya,
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Data yang telah diambil dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 64 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, dan diketahui hanyaData yang telah diambil dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 64 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, dan diketahui hanya
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Perbandingan antara kelompok negatif rata-rata 5,35±0,06 µm dapat diturunkan dengan ekstrak propolis (K4) rata-rata 3,73±0,2 µm, p=0,01 artinya antaraPerbandingan antara kelompok negatif rata-rata 5,35±0,06 µm dapat diturunkan dengan ekstrak propolis (K4) rata-rata 3,73±0,2 µm, p=0,01 artinya antara