CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS
Cendekia Journal of PharmacyCendekia Journal of PharmacyJerawat merupakan salah satu penyakit kulit autoinflamasi yang terkait dengan autoimmun yang biasa dijumpai para remaja di Indonesia. Permasalahannya, ternyata penyakit ini mempunyai prevalensi seumur hidup sebesar 85% dan menimbulkan dampak mekanisme inflamasi kompleks yang melibatkan imunitas bawaan. Bahkan bagi wanita yang berusia di atas usia 25 tahun, pengobatan jerawat menggunakan obat kimiawi mempunyai tingkat kegagalan yang tinggi. Kebutuhan akan pengembangan obat tradisional menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, khususnya terkait dengan keamanan dan kemudahan dalam penggunaannya serta mempunyai efek samping yang lebih kecil. Tanaman herbal di Indonesia telah menarik banyak perhatian karena penggunaannya secara tradisional dalam kehidupan sehari-hari yang telah banyak memecahkan permasalahan terkait dengan beberapa penyakit kulit yang disebabkan oleh autoimun. Tujuan penelitian adalah menentukan aktivitas konsorsium tanaman herbal dalam menghambat mikroorganisma penyebab jerawat. Metode penelitian dilakukan dengan mengisolasi mikroorganisma penyebab jerawat dan melakukan uji penghambatan pertumbuhan mikroorganisma yang berasal dari pasien penderita jerawat dibandingkan dengan kontrol menggunakan rebusan konsorsium tanaman herbal dan menganalisis potensi aktivitas obat jerawat dari setiap tanaman menggunakan analisis PASS. Hasil penelitian memperlihatkan 21 jenis tanaman herbal mempunyai aktivitas dalam mengatasi penyakit kulit yang terkait dengan autoimun dan mikroorganisme. Uji aktivitas antimikroorganisme menunjukkan diameter zona hambatan pertumbuhan sebesar 2 - 5 mm sesuai dengan semakin banyaknya larutan. Hasil analisis PASS memperlihatkan bahwa tanaman sambiloto (Andrographis paniculata) memperlihatkan potensi tertinggi dalam mengobati jerawat dengan kemampuan sebesar 86%. Meskipun demikian, hasil penelitian memperlihatkan potensi tanaman herbal sebagai obat jerawat akibat autoimun akan mencapai hasil yang lebih optimal bila digunakan bersama-sama.
Senyawa kimia yang terkandung dalam konsorsium tanaman herbal telah memperlihatkan aktivitas antimikroba dengan spektrum luas terhadap mikroba patogen.Kemampuan konsorsium tanaman herbal dalam mengatasi jerawat sebagai bagian dari penyakit autoimun akan mencapai hasil yang lebih optimal dan efektif bila digunakan secara bersama-sama.
Penelitian lanjutan perlu mempelajari kombinasi optimal dari konsorsium tanaman herbal untuk efektivitas maksimal dalam mengatasi jerawat. Studi tentang toleransi jangka panjang dan keamanan penggunaan konsorsium herbal harus dilakukan, terutama pada populasi yang rentan seperti wanita usia 25 tahun ke atas. Selain itu, riset juga diarahkan untuk menguji potensi konsorsium herbal dalam mengatasi kondisi kulit autoimun lainnya, seperti dermatitis atopik atau kelainan kulit yang disebabkan faktor keturunan.
| File size | 293.36 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSRATUNSRAT Sebaliknya, obat modern dianggap memiliki kepastian efektivitas karena telah melalui uji ilmiah dan didukung teknologi serta pengawasan mutu. KesimpulanSebaliknya, obat modern dianggap memiliki kepastian efektivitas karena telah melalui uji ilmiah dan didukung teknologi serta pengawasan mutu. Kesimpulan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Kehamilan multigravida merujuk pada keadaan di mana seorang wanita telah mengalami lebih dari satu kali kehamilan, yang dapat menyebabkan peningkatan risikoKehamilan multigravida merujuk pada keadaan di mana seorang wanita telah mengalami lebih dari satu kali kehamilan, yang dapat menyebabkan peningkatan risiko
UNIRAYAUNIRAYA Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif yang bersifat asosiatif. Sumber data adalah dari pegawai di UPTD Puskemas Lahusa KabupatenJenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif yang bersifat asosiatif. Sumber data adalah dari pegawai di UPTD Puskemas Lahusa Kabupaten
RESEARCHHUBRESEARCHHUB Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik daun kelengkeng maupun daun jeruk sambal positif mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, terpenoid, danHasil penelitian menunjukkan bahwa baik daun kelengkeng maupun daun jeruk sambal positif mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, terpenoid, dan
RESEARCHHUBRESEARCHHUB Proses ini menghasilkan 130 mL limbah cair dengan tingkat pemulihan 52% dan mempertahankan profil aromatik khas jahe. Analisis fitokimia menunjukkan adanyaProses ini menghasilkan 130 mL limbah cair dengan tingkat pemulihan 52% dan mempertahankan profil aromatik khas jahe. Analisis fitokimia menunjukkan adanya
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Kadar MCV dan MCH rendah dikarenakan kekurangan asupan zat besi. Zat besi dapat berkurang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. BakteriKadar MCV dan MCH rendah dikarenakan kekurangan asupan zat besi. Zat besi dapat berkurang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Rhodamin B merupakan zat warna sintesis yang beredar di pasar sebagai zat pewarna tekstil yang dipakai untuk industri cat, tekstil dan kertas. RhodaminRhodamin B merupakan zat warna sintesis yang beredar di pasar sebagai zat pewarna tekstil yang dipakai untuk industri cat, tekstil dan kertas. Rhodamin
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Pengolahan data menggunakan uji rank spearman dengan tingkat kemaknaan (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (70,2%) mempunyaiPengolahan data menggunakan uji rank spearman dengan tingkat kemaknaan (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (70,2%) mempunyai
Useful /
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Intervensi berupa pijat nifas dilakukan selama tiga hari berturut-turut, sekali setiap sore sebelum mandi, dengan durasi 15–30 menit. Hasil menunjukkanIntervensi berupa pijat nifas dilakukan selama tiga hari berturut-turut, sekali setiap sore sebelum mandi, dengan durasi 15–30 menit. Hasil menunjukkan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI E usia 28 tahun. Intervensi dilakukan dengan melakukan Pijat Oksitosin selama seminggu dilakukan sebanyak 1 kali sehari pada sore hari sebelum mandi. HasilE usia 28 tahun. Intervensi dilakukan dengan melakukan Pijat Oksitosin selama seminggu dilakukan sebanyak 1 kali sehari pada sore hari sebelum mandi. Hasil
UIMUIM The uniformity of water distribution from this tool reaches 100%. Based on the results of the analysis, occupational risks in the manual tobacco fertilizationThe uniformity of water distribution from this tool reaches 100%. Based on the results of the analysis, occupational risks in the manual tobacco fertilization
UIMUIM Bagi al-Banna, politik Islam bukan sekadar urusan kekuasaan, melainkan sarana mewujudkan penerapan syariat Islam secara menyeluruh dalam kehidupan bernegaraBagi al-Banna, politik Islam bukan sekadar urusan kekuasaan, melainkan sarana mewujudkan penerapan syariat Islam secara menyeluruh dalam kehidupan bernegara