NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO
Moderasi : Journal of Islamic StudiesModerasi : Journal of Islamic StudiesIslamic legal thought and religious moderation play an important role in responding to the challenges of radicalization in society. Radicalization, which often arises from narrow, literal, and textual understandings of religion, frequently threatens social harmony and security stability. This paper aims to analyze how the principles of inclusive Islamic law and the approach of religious moderation can serve as solutions in addressing and responding to the issues and practices of radicalization. Through a qualitative approach and literature study, this research examines basic concepts in Islamic law and wasathiyyah (moderation) that emphasize equality, balance, justice, and tolerance. Religious moderation, as a paradigm that stresses contextual and adaptive religious understanding, is also explained as an effort to counter extremist and fundamentalist narratives. The research findings indicate that the integration of progressive Islamic legal thought and religious moderation can create a more inclusive and tolerant society toward radical ideologies. This article concludes that religious education that prioritizes moderate values and a holistic understanding of religion is a strategic step in preventing radicalization and promoting social peace in accordance with religious teachings.
Pemikiran hukum Islam dan moderasi beragama memiliki peran penting dalam menanggapi radikalisasi di masyarakat.Radikalisasi, yang sering kali muncul dari pemahaman agama yang sempit dan literal, dapat dilawan dengan pendekatan yang lebih inklusif, kontekstual, dan moderat dalam memahami Islam.Ketiga, pendidikan dan kesadaran keagamaan perlu ditingkatkan untuk membentuk pemahaman yang utuh tentang Islam.
Berdasarkan analisis terhadap judul, abstrak, dan kesimpulan, serta mempertimbangkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang telah ada dalam artikel ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang membuat individu rentan terhadap radikalisasi di berbagai konteks sosial dan budaya di Indonesia. Penelitian ini dapat menggunakan metode campuran, menggabungkan data kuantitatif dari survei dengan data kualitatif dari wawancara mendalam untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif. Kedua, penelitian perlu difokuskan pada pengembangan model pendidikan agama yang efektif dalam mempromosikan nilai-nilai moderasi dan toleransi di kalangan generasi muda. Model ini harus mempertimbangkan kurikulum yang relevan, metode pengajaran yang inovatif, dan peran guru agama sebagai agen perubahan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran media sosial dan platform digital lainnya dalam penyebaran ideologi radikal dan mengembangkan strategi kontra-narasi yang efektif untuk melawan propaganda ekstremis. Penelitian ini harus melibatkan analisis konten, pemetaan jaringan, dan pengembangan kampanye komunikasi yang persuasif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan radikalisasi dan promosi perdamaian di Indonesia.
| File size | 327.98 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Strategi yang diterapkan untuk mengatasi kecanduan media sosial meliputi pembatasan waktu penggunaan, penyebaran konten positif, kegiatan sosialisasi,Strategi yang diterapkan untuk mengatasi kecanduan media sosial meliputi pembatasan waktu penggunaan, penyebaran konten positif, kegiatan sosialisasi,
ELTAORGANIZATIONELTAORGANIZATION Penelitian ini menunjukkan bahwa pola respons pujian berbeda secara signifikan antara penutur asli Persia dan Arab, mencerminkan norma budaya masing‑masingPenelitian ini menunjukkan bahwa pola respons pujian berbeda secara signifikan antara penutur asli Persia dan Arab, mencerminkan norma budaya masing‑masing
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Menggunakan desain kualitatif yang berlandaskan pendekatan normatif-teologis dan tinjauan ekstensif terhadap sumber-sumber Islam primer—termasuk Al-Quran,Menggunakan desain kualitatif yang berlandaskan pendekatan normatif-teologis dan tinjauan ekstensif terhadap sumber-sumber Islam primer—termasuk Al-Quran,
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Although institutional support is relatively strong, limitations in teacher training and technological adaptation remain challenges. This research highlightsAlthough institutional support is relatively strong, limitations in teacher training and technological adaptation remain challenges. This research highlights
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Studi ini menggunakan tinjauan pustaka deskriptif-analitis, dengan Talim al-Mutaallim sebagai sumber primer dan literatur kontemporer sebagai pendukung.Studi ini menggunakan tinjauan pustaka deskriptif-analitis, dengan Talim al-Mutaallim sebagai sumber primer dan literatur kontemporer sebagai pendukung.
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Integrasi serta sintesis hukum Islam, kebijakan dan regulasi, teknologi, konsumen, dan studi empiris antara 2015-2025 menunjukkan bahwa sertifikasi halalIntegrasi serta sintesis hukum Islam, kebijakan dan regulasi, teknologi, konsumen, dan studi empiris antara 2015-2025 menunjukkan bahwa sertifikasi halal
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Kedua, munculnya partisipasi masyarakat yang luas dalam mengutip, menafsirkan, dan menyebarluaskan hadis secara instan tanpa metodologi ulūm al-ḥadīṡ,Kedua, munculnya partisipasi masyarakat yang luas dalam mengutip, menafsirkan, dan menyebarluaskan hadis secara instan tanpa metodologi ulūm al-ḥadīṡ,
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Analisis menunjukkan bahwa ajaran Quran—termasuk larangan mencela, menjaga martabat manusia, menghindari prasangka, tidak mencari-cari kesalahan, menghindariAnalisis menunjukkan bahwa ajaran Quran—termasuk larangan mencela, menjaga martabat manusia, menghindari prasangka, tidak mencari-cari kesalahan, menghindari
Useful /
IAIN UTUBANIAIN UTUBAN Penelitian ini menganalisis gangguan tidur, khususnya insomnia yang dialami tokoh utama pada film Insomnia 2002 dengan pendekatan deskriptif kualitatif.Penelitian ini menganalisis gangguan tidur, khususnya insomnia yang dialami tokoh utama pada film Insomnia 2002 dengan pendekatan deskriptif kualitatif.
IAIN UTUBANIAIN UTUBAN Oleh karena itu, penting bagi institusi pendidikan dan praktisi psikologi untuk memahami dinamika ini sebagai bagian dari perkembangan identitas dan kesehatanOleh karena itu, penting bagi institusi pendidikan dan praktisi psikologi untuk memahami dinamika ini sebagai bagian dari perkembangan identitas dan kesehatan
JPRJPR Identifikasi dini pola familial dan manifestasi klinis sangat penting dalam Sindrom Van der Woude, karena hal ini berpengaruh signifikan terhadap strategiIdentifikasi dini pola familial dan manifestasi klinis sangat penting dalam Sindrom Van der Woude, karena hal ini berpengaruh signifikan terhadap strategi
RIAURIAU Untuk mengetahui pola sebaran fasilitas kesehatan dengan menggunakan analisis tetangga terdekat, digunakan analisis spasial Sistem Informasi GeografisUntuk mengetahui pola sebaran fasilitas kesehatan dengan menggunakan analisis tetangga terdekat, digunakan analisis spasial Sistem Informasi Geografis