CASSRCASSR
Journal of Asian Social Science ResearchJournal of Asian Social Science ResearchPerceraian diakui secara luas sebagai salah satu pengalaman hidup yang paling menegangkan, dengan efek jangka panjang pada individu, keluarga, dan masyarakat. Pada saat yang sama, bagi beberapa wanita, ia dapat menawarkan relasi dari penindasan dan jalan menuju otonomi dan martabat yang dipulihkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana wanita yang bercerai mempersepsi peluruhan pernikahan mereka dan bagaimana mereka mengevaluasi keputusan untuk bercerai di Bangladesh. Menggunakan desain kualitatif, wawancara semi-terstruktur dilakukan dengan wanita yang bercerai, dan narasi mereka dianalisis secara tematik. Temuan menunjukkan bahwa keruntuhan pernikahan dibentuk oleh sekelompok penggerak sosial dan relasional, termasuk akses wanita terhadap pendidikan dan pekerjaan formal, harapan yang meningkat untuk otonomi dan pemberdayaan, poligami, urusan di luar nikah, campur tangan oleh mertua dalam kehidupan pribadi dan keluarga, ketagihan media sosial, dan pengaruh keluarga ibu dari istri. Meskipun perceraian kadang-kadang disajikan sebagai respons yang diperlukan terhadap ketidakadilan dan konflik yang berkelanjutan, banyak peserta juga melaporkan penyesalan dan tuduhan diri atas keruntuhan pernikahan mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya pencegahan harus menyeimbangkan penghargaan terhadap agen wanita dengan inisiatif yang memperkuat saling penghargaan, komunikasi, dan pengelolaan batas dalam sistem keluarga yang diperluas. Penelitian ini memberikan bukti berpusat pada wanita untuk literatur perceraian dalam pengaturan sosiokultural yang sebanding. Implikasinya meliputi memperluas pendidikan masyarakat dan layanan dukungan pasangan dan keluarga yang berfokus pada poligami, ketidaksetiaan, dan ketegangan terkait teknologi sambil mempromosikan hubungan gender yang adil.
Penelitian ini menjelaskan bagaimana wanita bercerai di Sylhet mempersepsi peluruhan hubungan pernikahan dan mengevaluasi keputusan bercerai mereka, yang dipengaruhi oleh kombinasi tekanan sosial, relasional, dan struktural seperti poligami, perselingkuhan, gangguan mertua, jarak migrasi, konflik mahar, dan dampak media sosial.Harapan wanita akan otonomi dan martabat yang meningkat karena pendidikan dan pekerjaan sering bertentangan dengan kontrol tradisional, membuat perceraian menjadi pilihan meski menyakitkan secara emosional dan sering disertai penyesalan.Secara keseluruhan, perceraian menunjukkan kompleksitas perjuangan wanita untuk melarikan diri dari penindasan sambil menghadapi stigma dan tantangan sosial pasca-perceraian.
Penelitian lanjutan perlu menyelidiki bagaimana praktik digital dan pola migrasi membentuk dinamika intimasi dan kecurigaan dalam pernikahan kontemporer di Bangladesh melalui pendekatan komparatif perkotaan-pedesaan untuk memahami perbedaan kontekstual. Studi longitudinal seharusnya dilakukan untuk melacak kesejahteraan ekonomi, pemulihan psikologis, dan reintegrasi sosial wanita pasca-percerian, termasuk perbandingan antara yang menikah kembali dan yang hidup mandiri, serta evaluasi intervensi dukungan yang ada. Selain itu, penelitian perlu mengintegrasikan perspektif suami, mertua, dan aktor hukum untuk menganalisis narasi konflik perkawinan yang kompetitif dari waktu ke waktu, mengidentifikasi titik intervensi kritis yang dapat mengurangi kekerasan dalam rumah tangga dan meningkatkan komunikasi keluarga yang inklusif.
- The struggle of young widows in the tea estates of Bangladesh: a qualitative inquiry: Labor History:... tandfonline.com/doi/full/10.1080/0023656X.2023.2293132The struggle of young widows in the tea estates of Bangladesh a qualitative inquiry Labor History tandfonline doi full 10 1080 0023656X 2023 2293132
- The Rise of Divorce in Bangladesh: A Review in the Change of Marriage Dynamics, Social Sciences, Science... doi.org/10.11648/j.ss.20190805.17The Rise of Divorce in Bangladesh A Review in the Change of Marriage Dynamics Social Sciences Science doi 10 11648 j ss 20190805 17
| File size | 607.82 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Teori ini menekankan proses eksternalisasi, internalisasi, dan objektivasi, namun tidak sepenuhnya membahas pengaruh kekuatan sosial dan struktur kekuasaan.Teori ini menekankan proses eksternalisasi, internalisasi, dan objektivasi, namun tidak sepenuhnya membahas pengaruh kekuatan sosial dan struktur kekuasaan.
Tel-UTel-U Penelitian ini mengungkapkan bahwa selama delapan tahun terakhir, banyak publikasi tentang kepemimpinan perempuan, dengan 2. 500 artikel yang memilikiPenelitian ini mengungkapkan bahwa selama delapan tahun terakhir, banyak publikasi tentang kepemimpinan perempuan, dengan 2. 500 artikel yang memiliki
UNIMUNIM Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen algoritmik telah berevolusi menjadi mekanisme sentral yang membentuk struktur, dinamika, dan trajektori jangkaPenelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen algoritmik telah berevolusi menjadi mekanisme sentral yang membentuk struktur, dinamika, dan trajektori jangka
UPI YAIUPI YAI Kepemimpinannya yang berbasis nilai budaya Jawa dan pengorbanan pribadi membuktikan bahwa pemimpin visioner mampu menciptakan perubahan sosial-politikKepemimpinannya yang berbasis nilai budaya Jawa dan pengorbanan pribadi membuktikan bahwa pemimpin visioner mampu menciptakan perubahan sosial-politik
CASSRCASSR Menggunakan analisis deskriptif Time-Series Interrupted (ITSA) dari data Departemen Pariwisata, studi ini menganalisis krisis kunci seperti Krisis SanderaMenggunakan analisis deskriptif Time-Series Interrupted (ITSA) dari data Departemen Pariwisata, studi ini menganalisis krisis kunci seperti Krisis Sandera
KALBISKALBIS Variabel independen menjelaskan 41% varians niat penggunaan berulang. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas jumlah responden, wilayah, danVariabel independen menjelaskan 41% varians niat penggunaan berulang. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas jumlah responden, wilayah, dan
FISIP UNMULFISIP UNMUL Desa ini memiliki empat perusahaan skala menengah dan besar yang menyerap 1. 150 pekerja, 25 industri kecil dengan 168 pekerja, 25 industri rumah tanggaDesa ini memiliki empat perusahaan skala menengah dan besar yang menyerap 1. 150 pekerja, 25 industri kecil dengan 168 pekerja, 25 industri rumah tangga
HAMJAHDIHAHAMJAHDIHA Kondisi ini menciptakan dinamika sosial yang unik, namun juga memunculkan tantangan sosial-religius, seperti potensi gesekan akibat perbedaan nilai-nilaiKondisi ini menciptakan dinamika sosial yang unik, namun juga memunculkan tantangan sosial-religius, seperti potensi gesekan akibat perbedaan nilai-nilai
Useful /
IUQIBOGORIUQIBOGOR Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan observasi, serta mengaplikasikanMetode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan observasi, serta mengaplikasikan
KALBISKALBIS Penelitian ini menggunakan kerangka penelitian kualitatif dengan metodologi penelitian artistik yang berfokus pada proses penciptaan karya. Digital narrativePenelitian ini menggunakan kerangka penelitian kualitatif dengan metodologi penelitian artistik yang berfokus pada proses penciptaan karya. Digital narrative
KALBISKALBIS Attractiveness terbukti menjadi faktor yang paling berpengaruh dalam mendorong keputusan pembelian impulsif. Hasil penelitian ini memberikan implikasiAttractiveness terbukti menjadi faktor yang paling berpengaruh dalam mendorong keputusan pembelian impulsif. Hasil penelitian ini memberikan implikasi
UNIBAUNIBA Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori semiotika oleh Charles Sander Peirce dan teori makna dikemukakan oleh Ogden dan Ricard. Lokasi penelitianTeori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori semiotika oleh Charles Sander Peirce dan teori makna dikemukakan oleh Ogden dan Ricard. Lokasi penelitian