STIKES HOLISTICSTIKES HOLISTIC

Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)Journal of Holistic and Health Sciences (Jurnal Ilmu Holistik dan Kesehatan)

Latar Belakang: Perubahan dalam pola makan dan gaya hidup mempengaruhi kebutuhan dan asupan gizi. Penyelenggaraan makanan yang dikelola oleh pihak pesantren menentukan asupan gizi yang pada akhirnya menentukan status gizi santriwati. Tujuan: Menganalisis hubungan asupan zat gizi makro dan kepuasan pelayanan makanan dengan status gizi santriwati Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Purwakarta. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross‑sectional, menggunakan teknik consecutive sampling terhadap 120 subjek. Hasil: Sebagian besar subjek berusia 13 tahun (45,8%) dan berada di kelas VII (41,7%). Sebanyak 65% santriwati memiliki status gizi baik, namun 94,2% mengalami asupan energi kurang, 98,3% karbohidrat kurang, 68,3% protein kurang, dan 91,7% lemak kurang. Kepuasan pelayanan makanan berada pada kategori puas (58,3%). Analisis chi‑square menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara asupan energi, karbohidrat, protein, lemak, maupun kepuasan pelayanan makanan dengan status gizi (p>0,05). Simpulan: Kualitas asupan gizi dan kepuasan pelayanan makanan tidak berhubungan dengan status gizi santriwati.

Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi, karbohidrat, protein, lemak, dan kepuasan pelayanan makanan dengan status gizi santriwati (p>0,05 pada masing‑masing variabel).Hal ini menunjukkan bahwa faktor lain mungkin lebih berpengaruh terhadap status gizi santriwati.Penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi variabel tambahan serta pendekatan metodologis yang berbeda.

Penelitian lanjutan dapat menguji secara longitudinal apakah perubahan pola makan selama satu tahun berpengaruh terhadap status gizi santriwati, sehingga dapat menilai hubungan sebab‑akibat yang tidak terdeteksi pada studi cross‑sectional ini. Selain itu, dilakukan intervensi berbasis pendidikan gizi dan peningkatan variasi menu makanan di pesantren, dengan membandingkan kelompok kontrol dan intervensi untuk melihat efek peningkatan asupan makronutrien serta kepuasan layanan makanan terhadap status gizi. Selanjutnya, studi kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap santriwati dapat mengidentifikasi hambatan psikologis, sosial, dan budaya yang menyebabkan konsumsi zat gizi makro tetap rendah meskipun tersedia, sehingga memberi wawasan bagi perancangan program gizi yang lebih tepat sasaran. Selain itu, penyertaan pengukuran tingkat aktivitas fisik dan status kesehatan umum dapat membantu menjelaskan kontribusi faktor non‑gizi terhadap status gizi santriwati. Penelitian-penelitian ini akan memperkaya pemahaman faktor‑faktor penentu gizi di lingkungan pesantren dan membantu meningkatkan kesejahteraan kesehatan santri.

  1. Hubungan asupan zat gizi makro dan kepuasan pelayanan makanan dengan status gizi santriwati di Pondok... jhhs.stikesholistic.ac.id/index.php/jhhs/article/view/316Hubungan asupan zat gizi makro dan kepuasan pelayanan makanan dengan status gizi santriwati di Pondok jhhs stikesholistic ac index php jhhs article view 316
Read online
File size319.62 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test