RADEN WIJAYARADEN WIJAYA

Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan BudayaSabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan Budaya

Desa Wisata Buluh Awar, yang terletak di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, memiliki keunggulan sebagai lokasi wisata rohani, khususnya bagi umat Kristen Karo. Sumber daya alam utama desa ini adalah pohon aren. Produk UMKM yang dihasilkan meliputi gula aren, gula semut, gula tualah, gula aren cair, dan kerajinan bambu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Penelitian ini mengkaji pemanfaatan media digital dan tantangan pengembangan UMKM berbasis potensi lokal di Desa Wisata Buluh Awar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan sumber daya manusia. UMKM menghadapi kendala dalam inovasi produk, kemasan, branding, dan pemasaran digital, serta terbatasnya akses modal dan manajemen usaha yang lemah. Produk olahan pohon aren masih bergantung pada metode tradisional dengan kualitas yang kurang konsisten. Untuk meningkatkan daya saing, diperlukan penguatan kualitas produk, distribusi yang terintegrasi, serta strategi promosi berbasis kearifan lokal dan pemberdayaan pelaku usaha.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital oleh UMKM di Desa Wisata Buluh Awar masih terbatas akibat kurangnya pengetahuan dan sumber daya manusia.Selain itu, UMKM menghadapi berbagai tantangan seperti inovasi produk, kemasan, branding, pemasaran digital, akses modal, dan manajemen usaha yang belum optimal.Oleh karena itu, penguatan kualitas produk, integrasi distribusi, dan strategi promosi berbasis kearifan lokal serta pemberdayaan pelaku usaha menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing UMKM di desa wisata ini.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai strategi pengembangan merek (branding) yang efektif untuk produk UMKM Desa Buluh Awar, dengan mempertimbangkan nilai-nilai kearifan lokal dan preferensi pasar modern. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis digital yang sesuai untuk UMKM desa, termasuk pelatihan penggunaan platform e-commerce dan media sosial untuk pemasaran produk. Ketiga, penting untuk mengkaji potensi diversifikasi produk olahan aren yang inovatif dan bernilai tambah tinggi, serta mengembangkan kemasan yang menarik dan ramah lingkungan untuk meningkatkan daya saing produk di pasar yang lebih luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Buluh Awar melalui pengembangan UMKM yang berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal.

Read online
File size1.06 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test