PURIFIKASIPURIFIKASI
Jurnal PurifikasiJurnal PurifikasiLimbah cair dari hasil industri adhesive tape mengandung kadar COD, TSS, amonia total, minyak lemak dan pH yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi tegangan dan waktu kontak saat proses elektrokoagulasi terhadap penurunan kadar COD, TSS, amonia total, minyak lemak dan pH pada limbah adhesive tape. Pengujian dilakukan menggunakan reaktor berukuran 20 cm x 20 cm x 14 cm. Tegangan yang digunakan adalah 8V, 14V dan 20V, sedangkan waktu kontak terdiri dari 40 menit dan 70 menit. Elektroda yang digunakan adalah plat Seng (Zn) dengan ukuran 10 cm x 4 cm dengan jumlah total 8 plat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan yang paling efektif adalah 20V dengan waktu pengolahan selama 70 menit. Efisiensi penurunan kadar COD sebesar 99,12% TSS sebesar 89,61% amonia total sebesar 93,14% dan minyak lemak sebesar 97,38%.
Hasil pengolahan limbah cair industri adhesive tape dengan metode elektrokoagulasi yang optimal dihasilkan pada reaktor dengan tegangan 20 V dan waktu kontak 70 menit, dimana efisiensi penurunan kadar COD sebesar 99,12%, TSS sebesar 89,61%, amonia total sebesar 93,14%, dan minyak lemak sebesar 97,38%.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan material elektroda alternatif (seperti alumunium atau besi) untuk membandingkan efisiensinya dalam menurunkan polutan. Studi tentang optimalisasi pengaruh variabel pH awal limbah terhadap efisiensi elektrokoagulasi juga perlu dilakukan, terutama untuk memahami dinamika respons kimia yang terjadi. Selain itu, penelitian skala laboratorium ini perlu dikembangkan menjadi studi skala lapang untuk menguji aplikasi praktis metode elektrokoagulasi dalam pengolahan limbah cair industri secara bertahap.
- PENGARUH JARAK ANTARA ELEKTRODA PADA REAKTOR ELEKTROKOAGULASI TERHADAP PENGOLAHAN EFFLUENT LIMBAH CAIR... talenta.usu.ac.id/jtk/article/view/1552PENGARUH JARAK ANTARA ELEKTRODA PADA REAKTOR ELEKTROKOAGULASI TERHADAP PENGOLAHAN EFFLUENT LIMBAH CAIR talenta usu ac jtk article view 1552
- PENGARUH KADAR AIR, DOSIS DAN LAMA PENGENDAPAN KOAGULAN SERBUK BIJI KELOR SEBAGAI ALTERNATIF PENGOLAHAN... doi.org/10.32734/jtk.v2i1.1420PENGARUH KADAR AIR DOSIS DAN LAMA PENGENDAPAN KOAGULAN SERBUK BIJI KELOR SEBAGAI ALTERNATIF PENGOLAHAN doi 10 32734 jtk v2i1 1420
| File size | 412.93 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Metode biopori terbukti efektif dalam mengurangi genangan air di Taman Tol Simpang Lawang melalui peningkatan kapasitas infiltrasi tanah hingga 70%. PenerapanMetode biopori terbukti efektif dalam mengurangi genangan air di Taman Tol Simpang Lawang melalui peningkatan kapasitas infiltrasi tanah hingga 70%. Penerapan
POLTEKTIARABUNDAPOLTEKTIARABUNDA Daun kelapa sawit dipisahkan dari lidinya, dicuci sampai bersih, ditiriskan, di potong ± 1 cm. Selanjutnya diletakkan di rak dan dibiarkan layu selamaDaun kelapa sawit dipisahkan dari lidinya, dicuci sampai bersih, ditiriskan, di potong ± 1 cm. Selanjutnya diletakkan di rak dan dibiarkan layu selama
ARITEKINARITEKIN Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,015 (p < 0,05) yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara arus lalu lintas sepedaUji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,015 (p < 0,05) yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara arus lalu lintas sepeda
UMSBUMSB Selain itu, otomatisasi pengaturan pH berdasarkan data yang terkumpul dapat meminimalkan kesalahan manusia serta meningkatkan keamanan. Dalam pengujian,Selain itu, otomatisasi pengaturan pH berdasarkan data yang terkumpul dapat meminimalkan kesalahan manusia serta meningkatkan keamanan. Dalam pengujian,
PURIFIKASIPURIFIKASI Namun, urbanisasi yang pesat dan lemahnya tata kelola spasial telah memperburuk degradasi pesisir di Kota Kupang, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untukNamun, urbanisasi yang pesat dan lemahnya tata kelola spasial telah memperburuk degradasi pesisir di Kota Kupang, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk
UADUAD Proses adsorpsi dilakukan dengan variasi waktu kontak 30, 90, dan 180 menit. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kandungan logam Cu sebesar 27% danProses adsorpsi dilakukan dengan variasi waktu kontak 30, 90, dan 180 menit. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kandungan logam Cu sebesar 27% dan
POLIMDOPOLIMDO Penelitian ini merekomendasikan laporan keuangan RPK dengan menggunakan alat bantu Microsoft Excel, yang memudahkan pengelola agar lebih mudah mengoperasikanPenelitian ini merekomendasikan laporan keuangan RPK dengan menggunakan alat bantu Microsoft Excel, yang memudahkan pengelola agar lebih mudah mengoperasikan
POLIMDOPOLIMDO Penambahan serabut kelapa dan bahan substitusi fly ash terhadap semen dapat mempengaruhi beton serat.meskipun dalam pengujian kuat tekan beton tidak mengalamiPenambahan serabut kelapa dan bahan substitusi fly ash terhadap semen dapat mempengaruhi beton serat.meskipun dalam pengujian kuat tekan beton tidak mengalami
Useful /
UnbrahUnbrah Data dikumpulkan melalui rekam medis dan wawancara, kemudian dianalisis secara univariat untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen danData dikumpulkan melalui rekam medis dan wawancara, kemudian dianalisis secara univariat untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen dan
UMSBUMSB Penelitian dilakukan dengan pengujian mutu beton menggunakan Hammer Test didapatkan hail 26,45 MPa, kemudian dilakukan permodelan analisis menggunakanPenelitian dilakukan dengan pengujian mutu beton menggunakan Hammer Test didapatkan hail 26,45 MPa, kemudian dilakukan permodelan analisis menggunakan
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Metodologi penelitian dilakukan melalui serangkaian tahapan, termasuk menentukan komponen referensi pencarian literatur, mengumpulkan dan menabulasi dataMetodologi penelitian dilakukan melalui serangkaian tahapan, termasuk menentukan komponen referensi pencarian literatur, mengumpulkan dan menabulasi data
UMSBUMSB Metode yang digunakan meliputi survei kuesioner untuk mengukur kepuasan masyarakat dan perangkat desa serta uji Hammer Test untuk menilai mutu beton jalan.Metode yang digunakan meliputi survei kuesioner untuk mengukur kepuasan masyarakat dan perangkat desa serta uji Hammer Test untuk menilai mutu beton jalan.