ITKITK
Metallurgical Engineering and Materials InnovationMetallurgical Engineering and Materials InnovationAktivitas penambangan dan penggalian memberikan dampak negatif terhadap lingkungan berupa lubang galian yang menyebabkan tergenangnya air. Air yang tergenang di bekas galian tambang tersebut dapat berpotensi menjadi Asam Tambang (AAT). AAT merupakan sebuah air yang tercemar oleh logam galian tambang seperti Fe, Mn, dll dan memiliki pH yang rendah (<6). Salah satu sumber biomassa yang melimpah di daerah Kalimantan Timur adalah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) yang merupakan sisa pengolahan industri kelapa sawit yang mengandung zat lignin dan selulosa. Agar limbah TKKS tidak terbuang begitu saja, salah satu opsi pemanfaatannya adalah dengan menjadikannya karbon aktif. Karbon aktif merupakan padatan yang dihasilkan dari pembakaran dengan temperatur tinggi dan biasanya mempunyai khas berupa pori‑pori pada bagian permukaannya. Pori‑pori ini dapat dimanfaatkan menjadi karbon aktif dengan cara karbonisasi dan aktivasi. Material ini memiliki kemampuan untuk menyerap (adsorb) zat‑zat kontaminan, termasuk logam berat pada air. Dengan menggunakan Natrium Asetat sebagai aktivatornya, zat ini mampu menghasilkan pori yang akan digunakan nantinya dalam proses penjernihan air.
Setelah aktivasi, komposisi karbon menurun dan struktur kimia sebagian tereliminasi, sementara impuritas berkurang dan pori‑pori menjadi lebih terbuka dibandingkan sebelum aktivasi.Pengujian BET menunjukkan bahwa karbon yang diaktivasi memiliki luas permukaan tertinggi dibandingkan karbon komersial dan non‑aktivasi.Dengan demikian, proses aktivasi menggunakan natrium asetat berhasil meningkatkan sifat fisik‑kimia karbon aktif dari TKKS.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh variasi konsentrasi natrium asetat (misalnya 0,5 M, 1 M, 2 M) terhadap struktur pori dan kapasitas adsorpsi logam berat pada karbon aktif yang diproduksi dari TKKS, sehingga dapat ditentukan kondisi optimal untuk aplikasi penjernihan air asam tambang. Selain itu, studi komparatif antara karbon aktif yang dihasilkan dari TKKS dengan bahan baku biomassa lain seperti sekam padi atau kulit kelapa dapat dilakukan untuk menilai efisiensi produksi, karakteristik fisik‑kimia, dan biaya ekonomi, yang dapat memperluas pilihan bahan baku berkelanjutan. Selanjutnya, pengujian kinerja karbon aktif yang diaktivasi dengan natrium asetat dalam skala pilot pada aliran air tambang nyata, termasuk analisis regenerasi dan daur ulang adsorben, akan memberikan wawasan praktis mengenai kelayakan implementasi teknologi ini dalam industri pertambangan. Penelitian juga dapat mengembangkan model prediktif berbasis machine learning yang mengintegrasikan parameter proses (suhu, waktu, rasio bahan baku‑aktivator) untuk memprediksi sifat pori dan kapasitas adsorpsi, sehingga mempercepat optimasi proses tanpa percobaan laboratorium yang berulang‑ulang. Evaluasi dampak lingkungan seluruh siklus produksi, mulai dari pengumpulan TKKS hingga pembuangan akhir karbon aktif usang, akan membantu menilai keberlanjutan metode dibandingkan teknologi konvensional.
| File size | 1.29 MB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Dosis pupuk organik limbah cair pabrik kelapa sawit tidak memberikan pengaruh nyata dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan awalDosis pupuk organik limbah cair pabrik kelapa sawit tidak memberikan pengaruh nyata dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan awal
MANDALANURSAMANDALANURSA Selain kelas, versi yang ditingkatkan dari konsep ini dapat diterapkan untuk produksi bioetanol berbasis komunitas yang kecil, misalnya di daerah pertanianSelain kelas, versi yang ditingkatkan dari konsep ini dapat diterapkan untuk produksi bioetanol berbasis komunitas yang kecil, misalnya di daerah pertanian
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Dengan demikian, karbon aktif kayu besi yang diaktivasi dengan NaOH dan NaCl berpotensi digunakan sebagai solusi pengolahan limbah laundry yang lebih berkelanjutan.Dengan demikian, karbon aktif kayu besi yang diaktivasi dengan NaOH dan NaCl berpotensi digunakan sebagai solusi pengolahan limbah laundry yang lebih berkelanjutan.
MANDALANURSAMANDALANURSA Data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada guru tersertifikasi, dan dianalisis menggunakan teknik regresi linier sederhana untuk melihatData dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada guru tersertifikasi, dan dianalisis menggunakan teknik regresi linier sederhana untuk melihat
POLITANI KOEPOLITANI KOE Karbon aktif cukup efektif mengadsorpsi berbagai jenis polutan dengan efisien dan kinetika adsorpsi yang cepat. Biji kelor dapat diubah menjadi karbonKarbon aktif cukup efektif mengadsorpsi berbagai jenis polutan dengan efisien dan kinetika adsorpsi yang cepat. Biji kelor dapat diubah menjadi karbon
STIKIMSTIKIM Karbon monoksida dihasilkan melalui pembakaran yang tidak sempurna, contohnya pembakaran makanan menggunakan bahan bakar arang oleh penjual sate. PaparanKarbon monoksida dihasilkan melalui pembakaran yang tidak sempurna, contohnya pembakaran makanan menggunakan bahan bakar arang oleh penjual sate. Paparan
UMPUMP Dari 5 pola tersebut pendapatan terbesar diperoleh dari pola I yaitu pendapatan berasal usahatani kelapa sawit sebesar Rp 53. Pendapatan terendah diperolehDari 5 pola tersebut pendapatan terbesar diperoleh dari pola I yaitu pendapatan berasal usahatani kelapa sawit sebesar Rp 53. Pendapatan terendah diperoleh
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Ada beberapa bahan yang dapat digunakan sebagai bahan karbon aktif seperti kulit singkong, ampas tebu dan kulit pisang kepok yang mengandung selulosa.Ada beberapa bahan yang dapat digunakan sebagai bahan karbon aktif seperti kulit singkong, ampas tebu dan kulit pisang kepok yang mengandung selulosa.
Useful /
YARSIYARSI Setelah dimodifikasi, virus onkolitik menghancurkan sel kanker melalui proses replikasi, induksi apoptosis, lisis sel melalui pelepasan progeni, dan mengaktivasiSetelah dimodifikasi, virus onkolitik menghancurkan sel kanker melalui proses replikasi, induksi apoptosis, lisis sel melalui pelepasan progeni, dan mengaktivasi
YARSIYARSI Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek sitotoksik ekstrak metanol dari akar Pimpinella alpina pada lini sel MCF-7 secara in vitro. Metode. SitotoksisitasPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek sitotoksik ekstrak metanol dari akar Pimpinella alpina pada lini sel MCF-7 secara in vitro. Metode. Sitotoksisitas
UMPUMP Kepik Vatiga illudens (Drake, 1992) (Hemiptera: Tingidae) merupakan hama baru yang masuk Indonesia. Masuknya V. illudens ini menimbulkan kekhawatiran tentangKepik Vatiga illudens (Drake, 1992) (Hemiptera: Tingidae) merupakan hama baru yang masuk Indonesia. Masuknya V. illudens ini menimbulkan kekhawatiran tentang
UMPUMP apiculata yang ditunjukkan oleh nilai INP rata-rata total tertinggi, yaitu 120,80 %. Ekosistem mangrove di Pesisir Timur Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambasapiculata yang ditunjukkan oleh nilai INP rata-rata total tertinggi, yaitu 120,80 %. Ekosistem mangrove di Pesisir Timur Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas