ITNYITNY
KURVATEKKURVATEKStruktur hummocky dan swalley dari pola perlapisan menghalus ke atas dapat berasosiasi dengan model endapan turbidit. Bersamaan itu pula, struktur ini dapat terbentuk dalam susunan perlapisan endapan badai (tempestit). Interpretasi ini perlu didukung oleh pemahaman mendalam mengenai karakter arus utama dari masing-masing model endapan tersebut. Penelitian ini akan mengupas karakter perlapisan hummocky dan swalley pada Formasi Nanggulan yang dijumpai di tiga lokasi lintasan yaitu Kali Clumprit, Kali Watupuru dan Kali Songgo. Metode yang diterapkan meliputi pembuatan penampang stratigrafi pada 3 lintasan Kali Clumprit (CBC), Watupuru (WJA) dan Songgo (ST1), korelasi umur ketiga penampang stratigrafi dan analisis arus purba. Struktur hummocky-swalley dalam susunan perlapisan menghalus ke atas terbentuk karena dipicu oleh variasi arus yaitu arus oskilasi, arus dasar (bottom current) dan arus kombinasi. Model variasi arus yang hadir secara bersamaan mencirikan endapan badai atau tempestit. Arah arusnya bersifat polimodal: bertolak belakang dan bercabang. Dua arus utama yang datang dari arah laut bersifat oskilasi, sedangkan arus dasar (bottom current) berasal dari daratan. Di sisi lain, pola arus kombinasi cenderung bercabang dari dua pola arus utamanya. Badai telah menyerang wilayah daratan pinggir pantai dengan lapisan hummocky yang saling bertumpukan, maju ke arah baratlaut sebagai pantai purbanya.
Pola arus yang dihasilkan dari endapan tempestit Nanggulan tergambarkan pada interval T2 berasal dari struktur hummocky, swalley, convolute dan perlapisan bersilang (cross bed).Arah arus purba menggambarkan 3 arah yaitu arah pengendapan (bottom current) ke arah selatan-tenggara, kemudian arah terminasi badai/gelombang ke arah baratlaut sampai utara, dan arah arus kombinasi (timulaut dan baratdaya).Maka lapisan hummocky akibat badai (T2) akan menghadirkan pola polimodal yang bertolak-belakang dan bercabang berasosiasi dengan permukaan reaktifasi.Struktur hummocky yang bertumpuk menunjukan berhentinya gelombang oskilasi badai menuju ke baratlaut sampai utara ketika menemui daratan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengkaji lebih lanjut tentang pola arus kombinasi yang terbentuk dalam endapan badai dan bagaimana interaksinya dengan arus turbidit dan oskilasi. (2) Meneliti lebih mendalam tentang peran gelombang badai dan arus pasang-surut dalam membentuk migrasi pola hummocky yang bertumpuk. (3) Melakukan studi komparatif antara endapan badai di Formasi Nanggulan dengan endapan badai di wilayah lain untuk memahami variasi dan karakteristik endapan badai di berbagai lokasi.
| File size | 861.21 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-3AG |
| DMCA | Report |
Related /
ITNYITNY Estimasi ini dapat menjadi dasar dalam perencanaan sistem penyaliran tambang yang efektif dan mendukung keberlanjutan operasional. Penelitian ini berhasilEstimasi ini dapat menjadi dasar dalam perencanaan sistem penyaliran tambang yang efektif dan mendukung keberlanjutan operasional. Penelitian ini berhasil
ITNYITNY Hasilnya menunjukkan hanya genset 1 yang optimal (83,26%) saat kondisi normal. Saat terjadi gangguan pada salah satu genset, beban dialihkan ke gensetHasilnya menunjukkan hanya genset 1 yang optimal (83,26%) saat kondisi normal. Saat terjadi gangguan pada salah satu genset, beban dialihkan ke genset
ITNYITNY Ngawi merupakan salah satu daerah di provinsi Jawa Timur dengan kawasan yang memiliki variasi topografi berupa dataran rendah dan dataran tinggi, karenaNgawi merupakan salah satu daerah di provinsi Jawa Timur dengan kawasan yang memiliki variasi topografi berupa dataran rendah dan dataran tinggi, karena
ITNYITNY Metode yang digunakan dalam penelitian ini, studi pustaka, pengambilan sampel tanah di lapangan, analisis laju erosi metode Universal Soil Loss EquationMetode yang digunakan dalam penelitian ini, studi pustaka, pengambilan sampel tanah di lapangan, analisis laju erosi metode Universal Soil Loss Equation
ITNYITNY Analisis statistik Rank Spearman menunjukkan bahwa variabel Kepadatan Penduduk memiliki hubungan kuat hingga sangat kuat dan diberi bobot 40%, variabelAnalisis statistik Rank Spearman menunjukkan bahwa variabel Kepadatan Penduduk memiliki hubungan kuat hingga sangat kuat dan diberi bobot 40%, variabel
UNAIRUNAIR Penelitian ini bertujuan untuk menentukan genus karang yang terinfeksi oleh penyakit, jenis penyakit, dan hubungan antara prevalensi penyakit dan tutupanPenelitian ini bertujuan untuk menentukan genus karang yang terinfeksi oleh penyakit, jenis penyakit, dan hubungan antara prevalensi penyakit dan tutupan
FISIP UNMULFISIP UNMUL Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan pengelolaan lingkungan yang lebih ketat dari pemerintah daerah, program reklamasi dan CSR yang lebih efektifTemuan ini menekankan pentingnya kebijakan pengelolaan lingkungan yang lebih ketat dari pemerintah daerah, program reklamasi dan CSR yang lebih efektif
UNISAPUNISAP Pola kecepatan arus pasang surut yang terdapat di daerah penelitian adalah saat terjadi pasang aliran air menuju ke Utara dan saat terjadi surut, aliranPola kecepatan arus pasang surut yang terdapat di daerah penelitian adalah saat terjadi pasang aliran air menuju ke Utara dan saat terjadi surut, aliran
Useful /
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Kegiatan dilakukan melalui dua tahap, yaitu pelatihan penggunaan aplikasi SMART DBD Zero dan penyuluhan pencegahan DBD. Aplikasi SMART DBD Zero dirancangKegiatan dilakukan melalui dua tahap, yaitu pelatihan penggunaan aplikasi SMART DBD Zero dan penyuluhan pencegahan DBD. Aplikasi SMART DBD Zero dirancang
UNSAUNSA Furthermore, the study highlights how different love language preferences can reveal character depth, relational quality, and the dynamics of emotionalFurthermore, the study highlights how different love language preferences can reveal character depth, relational quality, and the dynamics of emotional
AKPERAKPER Tidak ada hubungan antara umur dengan hiperlipidemia (p:0,509), tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan hiperlipidemia (p:0,973), tidak ada hubunganTidak ada hubungan antara umur dengan hiperlipidemia (p:0,509), tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan hiperlipidemia (p:0,973), tidak ada hubungan
AKPERAKPER Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir yang ada di BPMDesain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir yang ada di BPM