STTABSTTAB
MAN_RAFMAN_RAFThis article presents the construction of society in Salatiga in realizing tolerance and moderate religious life. Salatiga, which has received the title of being a tolerant city in Indonesia, is important to study regarding the existing social construction, so that for several years in a row it has been ranked in the top three. Using a qualitative approach, qualitative descriptive methods and data collection through observation, interviews accompanied by Focus Group Discussions, then analyzed using the Miles and Huberman model. The findings of this research show that basic construction in society is formed from local history, education, community meeting spaces and economic activities to become social capital that continues to maintain and develop tolerance in Salatiga. Religious moderation introduced by the government has been implemented in Salatiga City. . . Tulisan ini menyajikan perihal konstruksi masyarakat di Salatiga dalam mewujudkan toleransi dan kehidupan beragama yang moderat. Salatiga yang mendapat predikat sebagai kota toleran di Indonesia menjadi penting untuk dikaji berkenaan dengan konstruksi sosial yang ada, sehingga selama beberapa tahun berturut-turut menduduki peringkat tiga besar teratas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, metode deskriptif kualitatif dan pengumpulan data melalui observasi, wawancara disertai dengan Focus Grup Discussion, untuk kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Konstruksi dasar di masyarakat dibentuk dari sejarah lokal, pendidikan, ruang perjumpaan masyarakat dan aktifitas ekonomi menjadi modal sosial terus mempertahankan dan mengembangkan toleransi di Salatiga. Moderasi beragama yang digulirkan oleh pemerintah telah dilakukan di Kota Salatiga.
Kota Salatiga telah berhasil membangun konstruksi masyarakat yang kuat dalam mewujudkan toleransi dan kehidupan beragama yang moderat.Konstruksi dasar masyarakat ini dibentuk oleh sejarah lokal, pendidikan, ruang perjumpaan, dan aktivitas ekonomi yang menjadi modal sosial untuk mempertahankan dan mengembangkan toleransi.Penerapan moderasi beragama yang digulirkan oleh pemerintah telah terimplementasi dengan baik di Kota Salatiga, menunjukkan komitmen masyarakat dalam menghargai perbedaan dan menciptakan harmoni sosial.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji lebih dalam peran lembaga pendidikan, khususnya perguruan tinggi, dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada mahasiswa dari berbagai latar belakang. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara Salatiga dengan kota-kota lain yang juga dikenal toleran untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam membangun masyarakat yang inklusif. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat narasi toleransi dan melawan ujaran kebencian, serta bagaimana pemerintah dapat berkolaborasi dengan tokoh agama dan masyarakat sipil untuk mengembangkan program-program yang mendukung moderasi beragama secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang dinamika moderasi beragama di Indonesia dan memberikan rekomendasi kebijakan yang efektif untuk memperkuat kerukunan dan harmoni sosial.
- KONSTRUKSI KERUKUNAN BERAGAMA PADA PLURALITAS MASYARAKAT DUSUN KERANING DALAM PENGARUSUTAMAAN MODERASI... doi.org/10.53977/ws.v13i2.791KONSTRUKSI KERUKUNAN BERAGAMA PADA PLURALITAS MASYARAKAT DUSUN KERANING DALAM PENGARUSUTAMAAN MODERASI doi 10 53977 ws v13i2 791
- Koeksistensi Berbasis Moderasi Beragama: Konstruksi Keharmonisan Antar Umat Beragama di Desa Gelangkulon... doi.org/10.30762/asketik.v6i2.457Koeksistensi Berbasis Moderasi Beragama Konstruksi Keharmonisan Antar Umat Beragama di Desa Gelangkulon doi 10 30762 asketik v6i2 457
- Moderasi Beragama dalam Diskursus Negara Islam: Pemikiran KH Abdurrahman Wahid | Jurnal Bimas Islam.... jurnalbimasislam.kemenag.go.id/index.php/jbi/article/view/189Moderasi Beragama dalam Diskursus Negara Islam Pemikiran KH Abdurrahman Wahid Jurnal Bimas Islam jurnalbimasislam kemenag go index php jbi article view 189
- Aktualisasi Kearifan Lokal Marsisarian di Kota Tarutung sebagai Dasar Moderasi Beragama | Ideas: Jurnal... jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/1078Aktualisasi Kearifan Lokal Marsisarian di Kota Tarutung sebagai Dasar Moderasi Beragama Ideas Jurnal jurnaleaspublishing index php ideas article view 1078
| File size | 187.28 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STIALANMAKASSARSTIALANMAKASSAR Fokus pada efisiensi dan kemudahan berusaha telah mengesampingkan elemen-elemen penting dari Ekonomi Kerakyatan, seperti penguatan institusi kolektif,Fokus pada efisiensi dan kemudahan berusaha telah mengesampingkan elemen-elemen penting dari Ekonomi Kerakyatan, seperti penguatan institusi kolektif,
PENACCELERATIONPENACCELERATION Stereotip dan kebijakan eksklusif melalui Orde Baru menempatkan mereka sebagai korban ketidakadilan sosial, terutama dalam Tragedi Mei 1998. Untuk menciptakanStereotip dan kebijakan eksklusif melalui Orde Baru menempatkan mereka sebagai korban ketidakadilan sosial, terutama dalam Tragedi Mei 1998. Untuk menciptakan
DINASTIRESDINASTIRES Studi ini memastikan bahwa politik pengakuan agama bukan hanya urusan administratif, tetapi strategi politik kompleks untuk mengelola keragaman, legitimasiStudi ini memastikan bahwa politik pengakuan agama bukan hanya urusan administratif, tetapi strategi politik kompleks untuk mengelola keragaman, legitimasi
POLTEKES OSPOLTEKES OS Desain ini dikembangkan sebagai respon terhadap rendahnya komitmen dan menurunnya motivasi pemulung dalam mempertahankan keberlangsungan program pertanianDesain ini dikembangkan sebagai respon terhadap rendahnya komitmen dan menurunnya motivasi pemulung dalam mempertahankan keberlangsungan program pertanian
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Proses seleksi ini harus dilakukan secara objektif, adil, dan transparan agar hasilnya dapat diterima semua pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikanProses seleksi ini harus dilakukan secara objektif, adil, dan transparan agar hasilnya dapat diterima semua pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Hasil menunjukkan bahwa model dengan freeze 15 layer memberikan akurasi lebih tinggi sebesar 91,86% dibandingkan freeze 30 layer sebesar 90,88%. Namun,Hasil menunjukkan bahwa model dengan freeze 15 layer memberikan akurasi lebih tinggi sebesar 91,86% dibandingkan freeze 30 layer sebesar 90,88%. Namun,
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Indikator moderasi beragama yang akan digunakan adalah empat hal, yaitu. Sedangkan pembelajaran nilai dan sikap moderasi diimplementasikan melalui. pengelolaanIndikator moderasi beragama yang akan digunakan adalah empat hal, yaitu. Sedangkan pembelajaran nilai dan sikap moderasi diimplementasikan melalui. pengelolaan
METROMETRO Tulisan ini menyarankan strategi untuk mengatasi dua isu sosial dan ekonomi tersebut dengan memperkuat peran ulama dalam menyebarkan konsep al-maslahahTulisan ini menyarankan strategi untuk mengatasi dua isu sosial dan ekonomi tersebut dengan memperkuat peran ulama dalam menyebarkan konsep al-maslahah
Useful /
DINASTIRESDINASTIRES The results of the study indicate that the regulation on the control, supervision, and restriction of unlicensed alcoholic beverages in Karawang RegencyThe results of the study indicate that the regulation on the control, supervision, and restriction of unlicensed alcoholic beverages in Karawang Regency
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi dan lembar kerja siswa, yang telah diverifikasi oleh dua pengajar Universitas Islam Negeri SumateraInstrumen penelitian terdiri dari lembar observasi dan lembar kerja siswa, yang telah diverifikasi oleh dua pengajar Universitas Islam Negeri Sumatera
MAHARDIKAMAHARDIKA Penelitian dilakukan di ruang ICU RSUD Waled dengan teknik total sampling, melibatkan 37 responden dari seluruh keluarga pasien di ruang ICU. Hasil: HasilPenelitian dilakukan di ruang ICU RSUD Waled dengan teknik total sampling, melibatkan 37 responden dari seluruh keluarga pasien di ruang ICU. Hasil: Hasil
METROMETRO Manusia di lahirkan ke dunia dibekali dengan kemampuan/daya cipta, rasa, karsa karya dan daya taqwa. Dalam kaitannya dengan lingkungan, daya tersebut merupakanManusia di lahirkan ke dunia dibekali dengan kemampuan/daya cipta, rasa, karsa karya dan daya taqwa. Dalam kaitannya dengan lingkungan, daya tersebut merupakan