PPMSCHOOLPPMSCHOOL

Journal of Emerging Business Management and Entrepreneurship StudiesJournal of Emerging Business Management and Entrepreneurship Studies

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work life balance terhadap kinerja karyawan dengan adanya generasi X dan Y di Jakarta. Work life balance dalam penelitian ini dibagi dalam empat dimensi personal life interference work (PLIW), work interference personal life (WIPL), personal life enhancement of work (PLEW) dan work enhancement of personal life (WEPL). Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis hasil kusioner yang diisi oleh 384 karyawan di Jakarta dan disebar dengan teknik quota sampling. Yang terdiri dari 192 karyawan generasi X dan 192 karyawan generasi Y.Penelitian ini menggunakan SPSS 23 untuk melakukan analisis regresi linier berganda. Hasil uji parsial menunjukkan variabel WIPL tidak berpengaruh terhadap kinerja generasi X dan Y, variabel PLIW berpengaruh negatif dan signifikan, variabel WEPL dan PLEW berpengaruh positif dan signifikan. Dari keempat dimensi dalam pengukuran work life balance ditemukan pula bahwa pada generasi X variabel yang paling mempengaruhi kinerja adalah PLIW dan pada generasi Y adalah variabel WEPL. Penelitian lebih lanjut harus memperhatikan pengukuran variabel kinerja karyawan dengan metode yang berbeda, yaitu pengukuran rill yang berasal dari catatan pihak perusahaan.

Kesimpulan dari hasil analisis adalah.Work Life Balance yang diukur melalui dimensi WIPL, PLIW, WEPL dan PLEW secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan generasi X dan Y.Secara parsial dimensi WIPL tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan generasi X dan Y, PLIW berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, WEPL berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dan PLEW berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.Generasi bukan merupakan variabel pemodersi yang dapat menginteraksi hubungan antara WIPL, PLIW, WEPL dan PLEW.Hal ini menandakan secara keseluruhan work life balance dibutuhkan dan dianggap penting oleh karyawan generasi X dan Y di Jakarta.Work life balance dibutuhkan untuk dapat menciptakan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas variabel yang memengaruhi kinerja karyawan, seperti stres kerja dan lingkungan kerja, mengingat peningkatan kinerja akan berdampak positif bagi perusahaan. Kedua, pengukuran kinerja karyawan sebaiknya menggunakan metode yang lebih akurat, seperti data riil dari catatan perusahaan, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor budaya dan sosial di Jakarta memengaruhi persepsi dan praktik work life balance pada generasi X dan Y, serta bagaimana perusahaan dapat menyesuaikan kebijakan mereka untuk mendukung keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik bagi karyawan dari berbagai latar belakang.

Read online
File size350.68 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test