POLSRIPOLSRI

Prosiding Semnas FirstProsiding Semnas First

Penggunaan minyak goreng di Indonesia semakin meningkat, sementara produksi bahan baku berupa kelapa sawit menurun, menyebabkan kenaikan harga minyak kelapa sawit. Pembuatan minyak goreng dan solar dari santan kelapa diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi penurunan produksi minyak kelapa sawit. Tujuan penelitian ini adalah menentukan proses pembuatan dan kualitas minyak goreng serta solar dari santan kelapa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan bahan santan kelapa, katalis, metanol, dan soda api. Proses melibatkan pemanasan santan kelapa hingga 100°C selama 45 menit untuk menghasilkan minyak goreng dan galendo. Selanjutnya, minyak goreng diproses dengan katalis, metanol, dan soda api hingga menghasilkan solar. Hasil uji karakteristik menunjukkan bahwa solar dari santan kelapa memenuhi standar dan mendekati kualitas Dexlite dan Biosolar Pertamina.

Santan kelapa dapat dimanfaatkan menjadi minyak goreng dan bahan bakar solar yang bermanfaat.Pengujian mencapai suhu 100°C untuk mengkonversi santan kelapa menjadi minyak goreng dan solar.Solar dari hasil santan kelapa dapat dikategorikan mendekati Dexlite dan Biosolar Pertamina.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efisiensi proses pemanasan santan kelapa dengan metode alternatif untuk mengurangi waktu produksi. Selain itu, penelitian perlu membandingkan kualitas solar dari santan kelapa dengan bahan baku lain seperti minyak kelapa sawit atau kedelai untuk mengevaluasi keunggulan ekonomi dan lingkungan. Terakhir, studi tentang dampak jangka panjang penggunaan solar dari santan kelapa pada mesin diesel dan emisi gas buang dapat dilakukan untuk memastikan keberlanjutan penggunaannya dalam skala industri.

Read online
File size179.67 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-3ws
DMCAReport

Related /

ads-block-test