POLSRIPOLSRI
Prosiding Semnas FirstProsiding Semnas FirstPenggunaan transportasi udara dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pertumbuhan jumlah penduduk serta waktu tempuh yang singkat membuat transportasi udara semakin disukai. Peningkatan ini memacu bandara yang ada di Indonesia untuk meningkatkan dan mengembangkan fasilitas serta peningkatan kualitas dan kuantitas bandara. Begitupun dengan bandara Fatmawati Soekarno. Bandara ini terletak di Provinsi Bengkulu. Pada saat ini bandara Fatmawati Soekarno melayani penerbangan pesawat tipe pesawat Boeing 737 Series Classic ataupun jenis Boeing Next Generation. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perencanaan perkerasan runway di bandara Fatmawati Soekarno. Penelitian ini menggunakan metode FAA dengan bantuan software FAARFIELD. Data yang digunakan antara lain Data CBR lapangan dan data lalu lintas penerbangan dalam satu tahun. Data tebal perkerasan lapangan saat ini pada STA 0 000 – 1 800 yaitu 105 cm dan STA 1 800 – 2 250 yaitu 107,5 cm. Hasil analisis menggunakan FAARFIELD diperoleh tebal perkerasan yaitu 85,89 cm, sehingga perkerasaan saat ini dalam kategori baik dan layak digunakan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tebal perkerasan runway Bandara Fatmawati Soekarno saat ini masih memenuhi standar.Tebal perkerasan lapangan lebih besar dari rekomendasi perencanaan menggunakan FAARFIELD.Penggunaan metode FAA dan data CBR lapangan yang akurat memastikan keandalan hasil analisis.Perkerasan runway yang ada saat ini aman untuk digunakan dan tidak memerlukan perbaikan mendesak.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh perubahan jenis pesawat terhadap struktur perkerasan runway dengan metode FAA. Selain itu, studi tentang dampak perubahan iklim terhadap ketahanan perkerasan bandara menjadi penting untuk memprediksi kebutuhan perawatan di masa depan. Pengembangan model prediksi kerusakan perkerasan berbasis data lalu lintas penerbangan jangka panjang juga diperlukan untuk optimasi pemeliharaan infrastruktur bandara.
| File size | 305.63 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat pisau pemangkas flashing guna mengurangi jumlah cacat seal washer di PT. XYZ. Tahap perancangan pisauPenelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat pisau pemangkas flashing guna mengurangi jumlah cacat seal washer di PT. XYZ. Tahap perancangan pisau
ARITEKINARITEKIN Permasalahan pada penelitian sebelumnya adalah penggunaan resin polyester sebagai matriks pada komposit serat bulu kambing kacang, sedangkan dalam penelitianPermasalahan pada penelitian sebelumnya adalah penggunaan resin polyester sebagai matriks pada komposit serat bulu kambing kacang, sedangkan dalam penelitian
IAESCOREIAESCORE Teknik optimasi Particle Swarm Optimization (PSO) dan Grey Wolf Optimizer (GWO) digunakan untuk menentukan konfigurasi optimal komponen sistem, termasukTeknik optimasi Particle Swarm Optimization (PSO) dan Grey Wolf Optimizer (GWO) digunakan untuk menentukan konfigurasi optimal komponen sistem, termasuk
ITNITN Tanpa perlakuan alkali NaOH 5% pada serat pelepah salak menghasilkan nilai kekuatan bending dan kekuatan impak lebih meningkat daripada dengan perlakuanTanpa perlakuan alkali NaOH 5% pada serat pelepah salak menghasilkan nilai kekuatan bending dan kekuatan impak lebih meningkat daripada dengan perlakuan
ITNITN 929 hektar. Terdapat tiga alternatif investasi (beli, sewa, beli dan sewa) sawah tebu dihitung menggunakan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return929 hektar. Terdapat tiga alternatif investasi (beli, sewa, beli dan sewa) sawah tebu dihitung menggunakan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return
ITNITN Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa untuk proses pemecahan kemiri, nilai kadar air kemiri yang sesuai adalah 3,7% dari penggunaan bahan bakarDari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa untuk proses pemecahan kemiri, nilai kadar air kemiri yang sesuai adalah 3,7% dari penggunaan bahan bakar
ITNITN Krisis air bersih di wilayah pesisir dan terpencil mendorong penelitian alat destilasi air payau menjadi air tawar dengan energi surya. Penelitian iniKrisis air bersih di wilayah pesisir dan terpencil mendorong penelitian alat destilasi air payau menjadi air tawar dengan energi surya. Penelitian ini
POLSRIPOLSRI Sedangkan daya output terendah berada pada sudu turbin dengan jumlah blade 8 pada kecepatan laju angin 4 m/s dengan besaran daya senilai 0,288 W. TurbinSedangkan daya output terendah berada pada sudu turbin dengan jumlah blade 8 pada kecepatan laju angin 4 m/s dengan besaran daya senilai 0,288 W. Turbin
Useful /
ITNITN Metode penelitian menggunakan eksperimen pada reaktor gasifikasi skala laboratorium dengan suplai udara dari blower pada kondisi operasi yang dijaga konstan.Metode penelitian menggunakan eksperimen pada reaktor gasifikasi skala laboratorium dengan suplai udara dari blower pada kondisi operasi yang dijaga konstan.
ITNITN Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen nyata di lapangan, menggunakan turbin angin di wilayah dengan kecepatan angin rendah hingga sedang. HasilPenelitian dilakukan dengan metode eksperimen nyata di lapangan, menggunakan turbin angin di wilayah dengan kecepatan angin rendah hingga sedang. Hasil
ITNITN Berdasarkan hasil simulasi total deformation, rangka berbahan ST37 menunjukkan deformasi yang kecil dan bersifat elastis, sehingga desain rangka dinyatakanBerdasarkan hasil simulasi total deformation, rangka berbahan ST37 menunjukkan deformasi yang kecil dan bersifat elastis, sehingga desain rangka dinyatakan
ITNITN Salah satu contoh daerah pedesaan yang belum menikmati listrik dari PLN hingga saat ini adalah dusun Delo, yang secara administratif terletak di desa Delo,Salah satu contoh daerah pedesaan yang belum menikmati listrik dari PLN hingga saat ini adalah dusun Delo, yang secara administratif terletak di desa Delo,