ITNITN

JURNAL FLYWHEELJURNAL FLYWHEEL

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan katalis zeolit terhadap kinerja proses gasifikasi sekam padi dan karakteristik gas hasil (CO, H₂, dan CH₄). Metode penelitian menggunakan eksperimen pada reaktor gasifikasi skala laboratorium dengan suplai udara dari blower pada kondisi operasi yang dijaga konstan. Bahan bakar yang digunakan adalah sekam padi sebanyak 500 g untuk setiap pengujian, dengan variasi massa zeolit 0 g, 100 g, 200 g, dan 300 g yang dicampurkan langsung ke bahan bakar. Hasil menunjukkan bahwa penambahan zeolit memengaruhi dinamika pembentukan gas, ditandai oleh perubahan nilai puncak, kestabilan plateau, dan durasi produksi gas. Secara umum, zeolit pada level menengah menunjukkan kinerja paling baik dalam meningkatkan dan mempertahankan gas mudah terbakar selama operasi, sementara zeolit pada tinggi cenderung memperpanjang durasi produksi namun menunjukkan fluktuasi pada fase akhir. Temuan ini mengindikasikan adanya kondisi optimum penambahan zeolit untuk meningkatkan kualitas syngas dari sekam padi serta mendukung pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber energi alternatif.

Penelitian ini membuktikan bahwa penambahan katalis zeolit pada gasifikasi sekam padi berpengaruh nyata terhadap karakteristik gas hasil gasifikasi (CO, H₂, dan CH₄) serta kestabilan proses selama operasi.Dibandingkan kondisi tanpa zeolit, penggunaan zeolit cenderung meningkatkan performa reaktor yang ditunjukkan oleh perubahan profil gas terhadap waktu, terutama pada fase pembentukan gas (kenaikan cepat) dan fase operasi stabil (plateau).Secara umum, variasi massa zeolit menunjukkan adanya kondisi optimum, di mana penambahan zeolit pada level menengah memberikan respon terbaik dalam menghasilkan gas mudah terbakar dan mempertahankan kestabilannya.Berdasarkan tren grafik, zeolit 200 g memberikan kinerja paling dominan karena mampu menghasilkan kadar CO dan CH₄ tertinggi serta stabil, dan juga menunjukkan produksi H₂ yang lebih bertahan lama hingga fase akhir pengamatan dibanding perlakuan lainnya.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang menjanjikan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh aktivasi zeolit, seperti perlakuan panas atau kimia, terhadap kinerja gasifikasi sekam padi. Aktivasi zeolit dapat meningkatkan luas permukaan dan kemampuan adsorpsinya, sehingga berpotensi meningkatkan konversi biomassa menjadi syngas. Kedua, investigasi terhadap variasi equivalence ratio atau debit udara dalam proses gasifikasi dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kondisi operasi optimal untuk menghasilkan syngas berkualitas tinggi. Ketiga, pengukuran parameter tambahan seperti nilai kalor rendah (LHV), cold gas efficiency (CGE), dan kuantifikasi tar dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai efisiensi dan kualitas syngas yang dihasilkan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kinerja gasifikasi sekam padi dan memanfaatkan limbah pertanian sebagai sumber energi terbarukan yang berkelanjutan.

Read online
File size420.77 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test