POLSRIPOLSRI
Prosiding Semnas FirstProsiding Semnas FirstPendidikan sangat penting bagi suatu daerah. Fasilitas yang memadai akan menunjang pendidikan menjadi lebih baik lagi, salah satunya dengan fasilitas gedung perkuliahan yang baik. Pada Universitas Muhammadiyah, diperlukan lebih banyak gedung untuk menampung semua mahasiswa agar dapat melakukan perkuliahan dengan baik. Maksud dari laporan ini ialah merencanakan dan merancang gedung yang gunanya untuk tempat pendidikan. gedung ini menggunakan struktur beton bertulang yang berpedoman pada Standar Nasional Indonesia (SNI). Dalam perhitungan pembangunan ini juga berpedomannya dengan Standar Nasional Indonesia sebagai peraturan peraturan dasar untuk di Indonesia dan buku yang berhubungan dengan perancangan struktur beton contohnya buku Perencanaan Beton Bertulang yang di karang oleh Agus Setiawan, Dasar Perancangan Beton yang dibuat oleh W.C. Vis dan Gideon Kusuma dan Struktur Beton Bertulang oleh Istimawan Diphohusodo. Gedung ini rencananya akan di bangun diatas permukaan tanah dengan luas 22,4 x 14,5 m dengan memiliki ketinngan tujuh lantai. Untuk beton yang akan digunakan untuk pembangunan ini yaitu mutu (fc) = 25 MPa serta untuk mutu bajanya 400 MPa. Hasil Perencanaan Perancangan Pembangunan Gedung Kuliah A Universitas Muhammadiyah Palembang, menggunakan tiang pancang yang ber ukuran 30 x 30 cm sedangkan untuk dalamannya yaitu 15 m, dan pile cap nya menggunakan ukuran 260 x 260 x 75 cm, sloof yang di gunakan berukuran 30 x 60 cm dan 30 x 55 cm. Pada balok induknya digunakan ukuran 35 x 70 cm, 30 x 60 cm, 30 x 55 cm dan 25 x 45 cm, serata balok anak menggunakan ukuran 20 x 40 cm, 30 x 55 cm, dan 15 x 50 cm. Pada perencanaan kolom diguanakan dimensi kolom 70 x 70 cm, 65 x 65 cm, 60 x 60 cm, 55 cm x 55 cm, 50 x 50 cm, 45 x 45 cm dan 40 x 40 cm. Pada perencanaan pelat lantai, digunakan tebal pelat 120 mm. Berdasarkan hasil perhitungan perencanaan tersebut, dapat di simpulkan dengan garis besar bahwa struktur yang teralah di hitung ini stabil dan juga aman sehingga sangat layak untuk digunakan.
struktur Gedung ini mempunyai mutu (fc) beton 25 Mpa dan (fy) baja 400 Mpa, 120 mm untuk tebal pelat dan D10–200 mm untuk tulangan pembesiannya.Hasil perhitungan Penulangan Tangga D10-150 mm untuk tulangan pokok pada pelat tangga dan juga bordes, D8-200 mm untuk tulangan bagi pada tangga, sedangkan ukuran balok bordes 200 x 300 mm, 2D13 pada tumpuan dan lapangan, D10 – 150 mm tulangan sengkang, 17 cm tinggi optrede, 30 cm untuk lebar antrede.Pada balok anak untuk setiap lantainya itu memiliki beberapa ukuran yang berbeda.Balok anak pada lantai dak atap tulangan yang di gunakan 2D16 tumpuan dan lapangannya,dan untuk sengkangnya digunakan D10 – 150 mm.Balok anak lantai 1 - 7 digunakan 3D19 pada tulangannya baik tumpuan dan juga lapangan, untuk sengkangnya digunakan D10–200 mm.Pada balok induk bagunan ini tulanga sengkangnya D10 – 200 mm juga pada bagian as memanjang serta melintang.Untuk As yang berada Melintang di baguan Atap dak yaitu 4D19 tulang tumpuan dan lapanganya.sedangkan pada As bagian Memanjang Atap disni kami mendapatkan 3D19 tulangan tumpuannya dan juga lapangan.Berikutnya pada As yang berada di lantai 1-7 arah melintang, hasil yang di dapat ialah 6D19 tulangan tumpuannya dan pada lapangan 4D19.Selanjutnya pada As yang arah Memanjang di lantai 1-7, tulangan yang di dapat 6D19 untuk tumpuan serta 3D19 pada lapangannya.Lanjut pada bagian Kolom K1 dimensi 700 x 700 mm dengan tulangannya yaitu 24D22, serta sengkang D10 – 200 mm.Pada bagian Sloof ukurannya ialah 300 x 600 mm.untuk As arah melintangnya 4D19, as memanjang 3D19 dan sengkangnya D10-200 mm.Pondasi dengan tiang pancang berukuran 300 x 300 mm, 15 m kedalaman.Pile cap yang di gunakan ini bentuknya itu persegi dan untuk ukurannya 2,6 m x 2,6 m x 0,75 m kemudian tulangan yang di gunakan 7D22 untuk tulangan atasnya serta 7D22 untuk tulangan bawahnya.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai dampak lingkungan dan sosial dari pembangunan gedung kuliah ini. Selain itu, studi tentang efektivitas dan efisiensi penggunaan bahan serta metode konstruksi yang digunakan juga dapat menjadi fokus penelitian. Terakhir, penelitian tentang dampak ekonomi dan manfaat pembangunan gedung kuliah bagi universitas dan masyarakat sekitar dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif.
| File size | 436.17 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UntikaUntika Penerapan arsitektur ekologis mampu menciptakan bangunan yang adaptif terhadap iklim tropis, efisien energi, dan ramah lingkungan. Konsep desain yang mengintegrasikanPenerapan arsitektur ekologis mampu menciptakan bangunan yang adaptif terhadap iklim tropis, efisien energi, dan ramah lingkungan. Konsep desain yang mengintegrasikan
RISETILMIAHRISETILMIAH Hasil pengujian menunjukkan output tegangan PV berkisar 13,42-19,61V dengan arus 0,05-0,4A pada iradiasi 107,5-893,6 W/m². Penelitian ini menunjukkanHasil pengujian menunjukkan output tegangan PV berkisar 13,42-19,61V dengan arus 0,05-0,4A pada iradiasi 107,5-893,6 W/m². Penelitian ini menunjukkan
IAESCOREIAESCORE GWO memberikan biaya energi yang lebih rendah (LCOE 0,1065 USD/kWh) dan konvergensi lebih cepat, sementara PSO unggul dalam keandalan sistem dengan LPSPGWO memberikan biaya energi yang lebih rendah (LCOE 0,1065 USD/kWh) dan konvergensi lebih cepat, sementara PSO unggul dalam keandalan sistem dengan LPSP
UMBUMB Percobaan ini menunjukkan bahwa pencampuran HHO meningkatkan daya rem, efisiensi termal, dan mengurangi konsumsi bahan bakar fosil dalam kondisi bebanPercobaan ini menunjukkan bahwa pencampuran HHO meningkatkan daya rem, efisiensi termal, dan mengurangi konsumsi bahan bakar fosil dalam kondisi beban
UNPUNP Untuk mencapai tujuan tersebut, model matematika perilaku setiap teknologi baterai telah dikembangkan. Sistem manajemen baterai (BMS) canggih dianggapUntuk mencapai tujuan tersebut, model matematika perilaku setiap teknologi baterai telah dikembangkan. Sistem manajemen baterai (BMS) canggih dianggap
NEWINERANEWINERA Kontribusi makalah ini adalah dalam menyelidiki ergonomi kursi kayu tradisional dan mendemonstrasikan metode heuristik untuk mengukur parameter ergonomiKontribusi makalah ini adalah dalam menyelidiki ergonomi kursi kayu tradisional dan mendemonstrasikan metode heuristik untuk mengukur parameter ergonomi
LAPANLAPAN Pencapaian efisiensi optimal ini sangat bergantung pada presisi dalam proses fabrikasi bilah. Oleh karena itu, ketelitian yang tinggi dalam pembuatan bilahPencapaian efisiensi optimal ini sangat bergantung pada presisi dalam proses fabrikasi bilah. Oleh karena itu, ketelitian yang tinggi dalam pembuatan bilah
LAPANLAPAN Pengujian dilakukan pada rancangan sudu aerofoil LS(1)-0417 Mod dengan jumlah sudu 3 dan diameter 7. 21 m. Simulasi menunjukkan perbedaan 4,61 % untukPengujian dilakukan pada rancangan sudu aerofoil LS(1)-0417 Mod dengan jumlah sudu 3 dan diameter 7. 21 m. Simulasi menunjukkan perbedaan 4,61 % untuk
Useful /
GOODWOODPUBGOODWOODPUB The study concludes that strengthening financial resources, improving financial literacy, and optimizing the use of marketing technology are crucial strategiesThe study concludes that strengthening financial resources, improving financial literacy, and optimizing the use of marketing technology are crucial strategies
GOODWOODPUBGOODWOODPUB Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang diterapkan pada data yangMetode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang diterapkan pada data yang
UINSIUINSI Temuan menunjukkan bahwa meskipun izin resmi memberikan legitimasi, keberhasilan praktik poligami dalam menciptakan keharmonisan keluarga sangat bergantungTemuan menunjukkan bahwa meskipun izin resmi memberikan legitimasi, keberhasilan praktik poligami dalam menciptakan keharmonisan keluarga sangat bergantung
UINSIUINSI Artikel ini mengeksplorasi bagaimana reformasi peradilan yang dilakukan di berbagai negara, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, aksesibilitas,Artikel ini mengeksplorasi bagaimana reformasi peradilan yang dilakukan di berbagai negara, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, aksesibilitas,