YARSIYARSI

Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan InformasiBibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebutuhan informasi tentang pap smear pada ibu-ibu PKK di Cempaka Putih Tengah 13 Kelurahan Cempaka Putih Timur Jakarta Pusat. Jenis penelitian yaitu deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling jenis sampel jenuh. Populasi penelitian yaitu ibu PKK di Kelurahan Cempaka Putih Timur dengan sampel sebanyak 70 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Subjek Informasi: responden membutuhkan informasi mengenai topik apa itu pap smear dan bagaimana cara melakukannya (58.82%), dengan alasan untuk memenuhi tugas pekerjaan (39,21%), Sumber Informasi: responden menyatakan lebih menyukai internet 62,74%; (2) Fungsi Informasi: informasi tentang pap smear untuk menambah pengetahuan sendiri (92.15%); (3) Bentuk Sumber: informasi yang paling banyak digunakan adalah (a) tercetak: buku 42,13%, (b) elektronik: website (56,86%), (c) langsung: tenaga ahli/dokter (60,33%); (4) Kesadaran akan Informasi: informasi pap smear dibutuhkan untuk diri sendiri guna mencegah kanker serviks (62.74%); (5) Sudut Pandang: dari sudut pandang lingkungan diketahui bahwa sudah banyak yang terkena penyakit kanker serviks 47,05%; Gaya Hidup: diketahui bahwa timbulnya penyakit kanker serviks disebabkan karena tidak melakukan pap smear secara berkala 35,29%; (6) Kualitas Informasi: informasi berkualitas berasal dari pakar ahli kesehatan (68.62%); dan (7) Kemutakhiran Informasi: 100%.

Begitu juga dengan kebutuhan informasi para ibu PKK di Cempaka Putih mengenai pap smear.Kebutuhan informasi ini dipengaruhi oleh berbagai indikator seperti subjek informasi yang dicari, fungsi atau pemanfaatan informasi, format atau bentuk sumber informasi, kesadaran akan informasi tersebut, sudut pandang pencari informasi, kualitas dan kemutakhiran informasi yang diinginkan dan diharapkan.Penelitian ini menggambarkan kebutuhan informasi para ibu PKK Cempaka Putih Tengah 13 Jakarta Pusat.Kelemahan penelitian ini adalah jumlah responden yang sedikit dan dilakukan di satu wilayah tertentu saja sehingga hasil penelitian kurang bisa menggambarkan kebutuhan informasi secara utuh dan global.Penelitian sejenis mungkin dapat dilakukan untuk mengatasi kelemahan penelitian ini.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada perbandingan kebutuhan informasi antara ibu PKK di wilayah urban dan pedesaan untuk melihat perbedaan pola penggunaan sumber informasi. Selain itu, penelitian bisa mengkaji efektivitas program edukasi kesehatan berbasis digital dalam meningkatkan kesadaran pemeriksaan pap smear. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi pengaruh faktor sosial dan budaya terhadap keputusan ibu PKK untuk mencari informasi kesehatan, termasuk peran komunitas dan keluarga dalam mendukung akses informasi tersebut.

Read online
File size263.32 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test