POLIGONPOLIGON

Journal Of Agritech Science (JASc)Journal Of Agritech Science (JASc)

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan formulasi es krim rendah lemak berdasarkan overrun dan waktu leleh es krim. Penelitian ini menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM) yang dikombinasikan dengan Box-Behnken Design (BBD). Optimasi formulasi es krim dilakukan dengan menggunakan variasi susu full cream (6,5, 8,5, dan 10,5 g), baking powder (0,5; 1,25; dan 2,0 g), dan karagenan (0,4; 0,7; dan 1,0 g). Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa susu full cream dan baking powder memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap respon overrun, sedangkan karagenan memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap waktu leleh es krim. Optimasi untuk memperoleh respon overrun dan waktu leleh yang optimal menghasilkan formula dengan komposisi susu full cream 9,42 g, baking powder 2,0 g, dan karagenan 1,0 g. Es krim pada formulasi optimum memiliki karakteristik total padatan sebesar 34,76%, lemak 3,03%, dan protein 2,90%, dengan overrun sebesar 55,78% dan waktu leleh selama 25,57 menit.

Penelitian ini berhasil mengoptimalkan formula es krim rendah lemak menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM) yang dikombinasikan dengan Box-Behnken Design (BBD).Kondisi optimum diperoleh pada penggunaan susu full cream 9,42 g, baking powder 2,0 g, dan karagenan 1,0 g, menghasilkan es krim dengan overrun 55,78% dan waktu leleh 25,57 menit.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa RSM merupakan metode yang efektif untuk mengembangkan formulasi es krim rendah lemak dengan karakteristik yang diinginkan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan jenis stabilizer alternatif selain karagenan, seperti gum arab atau xanthan gum, untuk meningkatkan tekstur dan stabilitas es krim rendah lemak. Kedua, studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan karakteristik sensorik (rasa, aroma, tekstur) es krim rendah lemak hasil optimasi dengan es krim komersial yang tersedia di pasaran, guna menilai preferensi konsumen. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan formulasi es krim rendah lemak dengan memanfaatkan sumber lemak nabati alternatif, seperti minyak kelapa atau minyak zaitun, untuk meningkatkan profil nutrisi dan kesehatan es krim, serta mengkaji pengaruhnya terhadap sifat fisikokimia dan sensorik produk akhir.

Read online
File size342.17 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test