UNUDUNUD
Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies)Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies)Penelitian ini berfokus pada agen monotransitif dengan fokus objek (OV) dalam bahasa Bali. Bukti yang disajikan dalam penelitian ini mendukung klaim bahwa agen monotransitif OV tunduk pada kondisi indefiniteness. Kondisi-kondisi ini didorong oleh fakta bahwa agen monotransitif OV muncul dengan kata kerja yang ditandai dengan nol. Agen AV, di sisi lain, muncul dengan kata kerja yang ditandai secara inheren. Mereka tidak sensitif terhadap kondisi tersebut. Demikian pula, agen OV ditransitif yang kata kerjanya ditandai baik melalui proses aplikatif atau kausatif. Dilihat dari sudut pandang ini, agen OV ditransitif berperilaku seperti agen AV secara umum. Agen OV mengandung NP yang secara sintaksis independen yang dapat dikurangi menjadi N polos atau diperluas menjadi NP yang lebih kompleks, mengonfirmasi bahwa mereka tidak dapat dianalisis sebagai materi yang terinkorporasi atau klitik.
Studi ini menunjukkan bahwa NP agen yang muncul dalam klausa OV monotransitif tunduk pada kondisi indefiniteness.Kondisi-kondisi ini didorong oleh fakta bahwa kata kerja yang muncul dalam klausa OV monotransitif tidak ditandai secara morfologis.Sebaliknya, agen OV ditransitif yang selalu ditandai baik melalui proses aplikatif atau kausatif tidak sensitif terhadap kondisi tersebut.Kondisi indefiniteness memungkinkan NP agen OV dikurangi menjadi N polos atau diperluas menjadi NP yang lebih kompleks.Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa agen OV yang hanya berupa N-kepala tidak dapat dianalisis sebagai klitik/materi yang terinkorporasi.
Saran penelitian lanjutan yang baru berdasarkan judul, abstrak, dan kesimpulan adalah sebagai berikut: . . 1. Menganalisis lebih lanjut bagaimana agen OV ditransitif berperilaku dalam bahasa Bali dan apakah mereka juga tunduk pada kondisi indefiniteness. . . 2. Meneliti apakah ada perbedaan antara agen OV monotransitif dan ditransitif dalam hal sensitivitas terhadap kondisi indefiniteness dan bagaimana hal ini dapat dijelaskan secara linguistik. . . 3. Mengkaji lebih dalam bagaimana agen OV yang hanya berupa N-kepala dapat dianalisis secara sintaksis dan apakah ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi statusnya sebagai klitik atau materi yang terinkorporasi.
| File size | 780.53 KB |
| Pages | 26 |
| Short Link | https://juris.id/p-ly |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
LPPMUNSERALPPMUNSERA 155 Rupiah pada kasus 1 dan 25.005 Rupiah pada kasus 2 dibandingkan kondisi perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa model mampu menggunakan jumlah kendaraan155 Rupiah pada kasus 1 dan 25.005 Rupiah pada kasus 2 dibandingkan kondisi perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa model mampu menggunakan jumlah kendaraan
LPPMUNSERALPPMUNSERA Hasil dari perancangan mesin bending menunjukan bahwa waktu baku sesudah perancangan naik dari 1,52 detik menjadi 1,02 detik sehingga output rata-rataHasil dari perancangan mesin bending menunjukan bahwa waktu baku sesudah perancangan naik dari 1,52 detik menjadi 1,02 detik sehingga output rata-rata
LPPMUNSERALPPMUNSERA Sedangkan faktor-faktor penyebab cacat jahitan loncat bersumber dari faktor manusia (operator kurang teliti dalam memilih jarum jahit dan operator mengalamiSedangkan faktor-faktor penyebab cacat jahitan loncat bersumber dari faktor manusia (operator kurang teliti dalam memilih jarum jahit dan operator mengalami
LPPMUNSERALPPMUNSERA Eksperimen melibatkan empat responden yang dibagi menjadi dua kelompok: pekerja shift malam dan pekerja shift pagi. Total waktu tidur, denyut jantung saatEksperimen melibatkan empat responden yang dibagi menjadi dua kelompok: pekerja shift malam dan pekerja shift pagi. Total waktu tidur, denyut jantung saat
LPPMUNSERALPPMUNSERA Diversey, PT. Topindo dan PT. Wavin. Selama tahun 2015 perusahaan mendapatkan 12 keluhan cacat yang mana 8 keluhan berasal dari PT. JHHP. Penelitian iniDiversey, PT. Topindo dan PT. Wavin. Selama tahun 2015 perusahaan mendapatkan 12 keluhan cacat yang mana 8 keluhan berasal dari PT. JHHP. Penelitian ini
LPPMUNSERALPPMUNSERA Hasil menunjukkan metode GBPD mencapai pemanfaatan kain tertinggi (87,13%), jumlah lapisan kain paling sedikit (12), dan efisiensi komputasi maksimum (0,022Hasil menunjukkan metode GBPD mencapai pemanfaatan kain tertinggi (87,13%), jumlah lapisan kain paling sedikit (12), dan efisiensi komputasi maksimum (0,022
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Melalui program ini, diharapkan para mahasiswa memperoleh wawasan serta keterampilan yang memadai guna menyusun book chapter yang berkualitas dan memenuhiMelalui program ini, diharapkan para mahasiswa memperoleh wawasan serta keterampilan yang memadai guna menyusun book chapter yang berkualitas dan memenuhi
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Artikel ini menganalisis konstruksi identitas Kristen dalam surat-surat Paulus, khususnya Galatia, Efesus, dan Roma, sebagai respons teologis terhadapArtikel ini menganalisis konstruksi identitas Kristen dalam surat-surat Paulus, khususnya Galatia, Efesus, dan Roma, sebagai respons teologis terhadap
Useful /
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Hasil penelitian menunjukkan profesionalisme guru PAK tidak hanya diukur melalui kompetensi akademik, tetapi juga melalui integritas spiritual dan karakterHasil penelitian menunjukkan profesionalisme guru PAK tidak hanya diukur melalui kompetensi akademik, tetapi juga melalui integritas spiritual dan karakter
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Pertama, sensitif dan bertindak artinya apabila melihat adanya potensi konflik yang harus dilakukan adalah bertindak dengan memberitahukan kepada calonPertama, sensitif dan bertindak artinya apabila melihat adanya potensi konflik yang harus dilakukan adalah bertindak dengan memberitahukan kepada calon
UNUDUNUD Penelitian mengkaji korpus kakawin sebagai sumber sejarah sosial‑kultural kerajaan Indic dengan menekankan perspektif gender, yaitu bagaimana citra perempuan,Penelitian mengkaji korpus kakawin sebagai sumber sejarah sosial‑kultural kerajaan Indic dengan menekankan perspektif gender, yaitu bagaimana citra perempuan,