APTISIAPTISI
Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT)Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT)Penelitian ini menyelidiki bagaimana transformasi digital dalam Gereja Katolik di Indonesia dapat meningkatkan niat donasi digital dengan menganalisis pengaruh kepercayaan, Kemudahan Penggunaan yang Dirasakan, Kegunaan yang Dirasakan, risiko yang dirasakan, dan keamanan yang dirasakan terhadap sikap dan keterlibatan dalam menerima teknologi. Dengan menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan penjelasan dan lintas seksi, data dikumpulkan dari 100 responden di 10 keuskupan agung di Indonesia menggunakan sampel acak bertingkat. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk memeriksa hubungan antara variabel. Temuan mengungkapkan efek signifikan dari Kegunaan yang Dirasakan, Kemudahan Penggunaan yang Dirasakan, risiko yang dirasakan, sikap, dan keterlibatan terhadap niat donasi digital. Hasil ini menawarkan wawasan praktis untuk meningkatkan praktik donasi dan mempercepat transformasi digital dalam Gereja Katolik di Indonesia. Penelitian ini lebih lanjut mengusulkan kerangka konseptual baru yang menggabungkan kepercayaan, Kemudahan Penggunaan yang Dirasakan, Kegunaan yang Dirasakan, risiko yang dirasakan, dan keamanan yang dirasakan untuk menjelaskan sikap dan keterlibatan dalam donasi digital. Model ini memperluas Model Penerimaan Teknologi (TAM) dengan memasukkan faktor tambahan yang relevan dengan perilaku donasi. Selain itu, penelitian ini mengisi kesenjangan dalam literatur dengan menyoroti penurunan adopsi QRIS setelah pandemi COVID-19 - masalah yang jarang dibahas dalam studi donasi sebelumnya.
Hasil menunjukkan bahwa enam dari delapan hipotesis didukung.Kemudahan Penggunaan yang Dirasakan (H2) dan Kegunaan yang Dirasakan (H3) berpengaruh signifikan terhadap sikap terhadap donasi digital, sementara risiko yang dirasakan (H4) memiliki efek negatif meskipun mengurangi risiko dapat meningkatkan keterlibatan.Keterlibatan (H7) dan kepercayaan (H8) berpengaruh positif terhadap niat donasi.Sebaliknya, pengaruh langsung kepercayaan terhadap sikap (H1) dan efek tidak langsung keamanan yang dirasakan (H5) tidak signifikan, mungkin karena kredibilitas institusional Gereja yang mengurangi kebutuhan untuk kepercayaan eksplisit.
Berdasarkan temuan, faktor-faktor yang belum diperiksa seperti kebiasaan, pengaruh sosial, ukuran donasi, dan kebijakan kepemimpinan dapat berpengaruh signifikan terhadap niat donasi digital di Gereja Katolik. Meskipun penelitian ini menekankan konstruk psikologis dan teknologi, faktor perilaku dan institusional juga memainkan peran kritis. Pemimpin gereja dan manajer platform harus menerapkan strategi yang mengatasi elemen-elemen ini untuk meningkatkan hasil donasi digital. Menumbuhkan kebiasaan donasi digital dapat melibatkan pengingat teratur, memasukkan donasi digital ke dalam layanan mingguan, dan menawarkan sistem yang mudah digunakan yang mendorong partisipasi konsisten. Pengaruh sosial dapat ditingkatkan dengan melibatkan pendeta yang dihormati, pemimpin awam, dan anggota paroki aktif untuk mempromosikan dan menormalisasi donasi digital. Memberikan transparansi tentang pilihan ukuran donasi dan berkomunikasi dengan jelas tentang bagaimana kontribusi mendukung program gereja dapat meningkatkan kepercayaan dan motivasi. Kebijakan kepemimpinan yang memprioritaskan inovasi digital melalui pelatihan staf, anggaran digital, dan dukungan infrastruktur vital untuk adopsi jangka panjang. Penelitian masa depan harus memeriksa peran kepemimpinan paroki dan menganalisis secara empiris faktor-faktor sosioekonomi seperti pendapatan, pendidikan, dan literasi digital untuk memahami dampak mereka pada perilaku donasi. Wawasan ini akan membantu Gereja mengembangkan strategi donasi digital yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan yang selaras dengan misinya dalam masyarakat digital yang berkembang.
- One moment, please.... moment please wait request verified doi.org/10.34306/attOne moment please moment please wait request verified doi 10 34306 att
- Driving Socialpreneurship and Diving into Digital Transformation to Enhance Donation Intentions in Indonesia... att.aptisi.or.id/index.php/att/article/view/678Driving Socialpreneurship and Diving into Digital Transformation to Enhance Donation Intentions in Indonesia att aptisi index php att article view 678
| File size | 631.89 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
CELEBESSCHOLARPGCELEBESSCHOLARPG Nilai R² sebesar 0,602 mengindikasikan PU dan PEOU mampu menjelaskan 60,2% variasi preferensi penggunaan QRIS. Kesimpulan memperkuat asumsi TAM bahwaNilai R² sebesar 0,602 mengindikasikan PU dan PEOU mampu menjelaskan 60,2% variasi preferensi penggunaan QRIS. Kesimpulan memperkuat asumsi TAM bahwa
UNIBAUNIBA Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi pemahaman responden mengenai penganggaran, tabungan, pinjaman, investasi, serta kemampuan dalam mencari, mengevaluasi,Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi pemahaman responden mengenai penganggaran, tabungan, pinjaman, investasi, serta kemampuan dalam mencari, mengevaluasi,
UNIBAUNIBA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kemudahan transaksi, efektivitas, dan kecepatan bertransaksi terhadap minat mahasiswa menggunakan sistemPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kemudahan transaksi, efektivitas, dan kecepatan bertransaksi terhadap minat mahasiswa menggunakan sistem
ASIAASIA Untuk menjamin keberlanjutan, disarankan agar inisiatif serupa mencakup mentoring jangka panjang, kolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal, dan aksesUntuk menjamin keberlanjutan, disarankan agar inisiatif serupa mencakup mentoring jangka panjang, kolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal, dan akses
IAIN BONEIAIN BONE Sistem reward dilakukan melalui program Best of Student serta pemberian bintang kebaikan, yang memberikan dorongan besar bagi siswa untuk menjalani perilakuSistem reward dilakukan melalui program Best of Student serta pemberian bintang kebaikan, yang memberikan dorongan besar bagi siswa untuk menjalani perilaku
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan digital, kepercayaan konsumen, dan perilaku risiko keuangan terhadap minat bertransaksiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan digital, kepercayaan konsumen, dan perilaku risiko keuangan terhadap minat bertransaksi
STEKOMSTEKOM Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku penggunaan QRIS di kalangan Generasi Z berdasarkan pada Unified TheoryPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku penggunaan QRIS di kalangan Generasi Z berdasarkan pada Unified Theory
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Sejak pertama kali diterbitkan pada tanggal 17 Agustus 2019, QRIS mengalami peningkatan yang signifikan dalam jumlah pengguna akhir, terutama setelah wabahSejak pertama kali diterbitkan pada tanggal 17 Agustus 2019, QRIS mengalami peningkatan yang signifikan dalam jumlah pengguna akhir, terutama setelah wabah
Useful /
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur menggunakan WarpPLS adalah metodologi yang digunakan. Hanya 102 individu yang merupakan pengguna Shopee saatPendekatan kuantitatif dengan analisis jalur menggunakan WarpPLS adalah metodologi yang digunakan. Hanya 102 individu yang merupakan pengguna Shopee saat
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Sistem yang dikembangkan menggunakan metode Waterfall ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi pengolahan data, mempercepat proses rekapitulasi laporan,Sistem yang dikembangkan menggunakan metode Waterfall ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi pengolahan data, mempercepat proses rekapitulasi laporan,
PELITABANGSAPELITABANGSA Pengadilan Agama merupakan lembaga yang berwenang memeriksa dan memutus perkara perceraian. Selain lembaga peradilan, terdapat pula lembaga non-litigasiPengadilan Agama merupakan lembaga yang berwenang memeriksa dan memutus perkara perceraian. Selain lembaga peradilan, terdapat pula lembaga non-litigasi
PELITABANGSAPELITABANGSA Kalalah adalah orang meninggal tanpa meninggalkan ayah dan anak. Perdebatan muncul terkait penentuan makna walad yang menjadi syarat bagi saudara memperolehKalalah adalah orang meninggal tanpa meninggalkan ayah dan anak. Perdebatan muncul terkait penentuan makna walad yang menjadi syarat bagi saudara memperoleh