UNESAUNESA
Journal of Social Dynamics and GovernanceJournal of Social Dynamics and GovernanceSurabaya, the second largest city in Indonesia, faces serious waste problems stemming from high consumption. The Bina Bhakti Lingkungan Foundation is a local initiative addressing these issues through the Bank Sampah Induk Surabaya. This study analyzes leadership, innovation, and community participation within the bank using a qualitative descriptive method, including in-depth interviews, observations, and literature review. The findings indicate that collaboration between government, private businesses, and the community strengthens the environmental movements institutional process. The regulative, normative, and cultural-cognitive pillars reinforce institutions internally, while the actor, innovation, and community participation pillars strengthen them externally.
The Bina Bhakti Lingkungan Foundation effectively addresses Surabayas waste management challenges through collaborative efforts.The foundations success is rooted in the interplay of institutional pillars – regulative, normative, and cultural-cognitive – which provide internal strength, and external factors like actor engagement, innovation, and community participation.This integrated approach demonstrates a viable model for sustainable waste management and environmental stewardship in urban Indonesia.
Future research should explore the long-term economic sustainability of the Bank Sampah Induk Surabaya model, investigating its potential for replication in other Indonesian cities with similar waste management challenges. Furthermore, a comparative study examining the effectiveness of different community engagement strategies in promoting waste reduction and recycling behaviors would be valuable. Finally, research could focus on the role of digital technologies, such as mobile applications and data analytics, in optimizing waste collection routes, improving sorting efficiency, and enhancing transparency within the Bank Sampah system, ultimately contributing to a more circular and sustainable waste economy. These investigations, building upon the foundations existing work, will provide crucial insights for scaling up successful waste management initiatives and fostering broader environmental responsibility across Indonesia.
- Dinamika Gerakan Lingkungan dan Global Environmental Governance | Rochwulaningsih | Jurnal Sejarah Citra... ejournal.undip.ac.id/index.php/jscl/article/view/16188Dinamika Gerakan Lingkungan dan Global Environmental Governance Rochwulaningsih Jurnal Sejarah Citra ejournal undip ac index php jscl article view 16188
- Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Transisi Ekonomi Sirkular Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kota... doi.org/10.12962/j2716179x.v18i1.17229Faktor Faktor yang Mempengaruhi Transisi Ekonomi Sirkular Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kota doi 10 12962 j2716179x v18i1 17229
| File size | 284.35 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNWAHAUNWAHA Kegiatan pengabdian masyarakat melalui Mini Gardening Class di MIS Bustanul Ulum berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkunganKegiatan pengabdian masyarakat melalui Mini Gardening Class di MIS Bustanul Ulum berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Integrasi potensi lokal, peran gender, dan keterlibatan institusi sangat penting untuk menjamin keberlanjutan jangka panjang. Keunikan/Asli dari ArtikelIntegrasi potensi lokal, peran gender, dan keterlibatan institusi sangat penting untuk menjamin keberlanjutan jangka panjang. Keunikan/Asli dari Artikel
UMPRUMPR Interpretasi pelaksanaan tugas belum sepenuhnya sesuai dengan juklak dan juknis dari pemerintah pusat dan peraturan daerah setempat. Penerapan kebijakanInterpretasi pelaksanaan tugas belum sepenuhnya sesuai dengan juklak dan juknis dari pemerintah pusat dan peraturan daerah setempat. Penerapan kebijakan
IPDNIPDN Dengan demikian, pengelolaan sampah melalui kebijakan ini perlu terus dioptimalkan seperti penambahan jumlah tenaga terlatih serta partisipasi masyarakatDengan demikian, pengelolaan sampah melalui kebijakan ini perlu terus dioptimalkan seperti penambahan jumlah tenaga terlatih serta partisipasi masyarakat
TRISAKTITRISAKTI Keberlanjutan program diperlukan pengembangan infrastruktur seperti bank sampah untuk penampungan sampah bahan baku daur ulang secara kolektif oleh wargaKeberlanjutan program diperlukan pengembangan infrastruktur seperti bank sampah untuk penampungan sampah bahan baku daur ulang secara kolektif oleh warga
UNSURUNSUR Sistem menggabungkan dua vektor nutrisi sampah, kemudian menghitung tingkat kesamaan terhadap vektor kebutuhan tanaman untuk menentukan rekomendasi. HasilSistem menggabungkan dua vektor nutrisi sampah, kemudian menghitung tingkat kesamaan terhadap vektor kebutuhan tanaman untuk menentukan rekomendasi. Hasil
UNRAMUNRAM Manajemen yang efektif merupakan aspek krusial dalam dinamika operasional lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi ManajemenManajemen yang efektif merupakan aspek krusial dalam dinamika operasional lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Manajemen
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Dari hasil penelitian didapatkan bahwa timbulan sampah organik sebesar 0,208 Kg/Org/Hr (56%), anorganik 0,128 Kg/Org/Hr (35%), dan residu serta B3 0,033Dari hasil penelitian didapatkan bahwa timbulan sampah organik sebesar 0,208 Kg/Org/Hr (56%), anorganik 0,128 Kg/Org/Hr (35%), dan residu serta B3 0,033
Useful /
UMPRUMPR Faktor internal, pengaruh sosial, dan jaringan sosial mempengaruhi keputusan individu dalam mendukung calon presiden dari partai politik. Analisis jaringanFaktor internal, pengaruh sosial, dan jaringan sosial mempengaruhi keputusan individu dalam mendukung calon presiden dari partai politik. Analisis jaringan
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Oleh karena itu, tantangan utama adalah bagaimana menjaga keseimbangan siklus hidrologi atau ekstraksi-iklim dengan metode pembangunan. Pemahaman yangOleh karena itu, tantangan utama adalah bagaimana menjaga keseimbangan siklus hidrologi atau ekstraksi-iklim dengan metode pembangunan. Pemahaman yang
UISUUISU Dan pada hari ke-7 terjadi penurunan angka kadar sekresi PGE2 dengan jumlah 1218,5624 pg/ml. Pada hari ke-14 terjadi penurunan kembali dari hasil sekresiDan pada hari ke-7 terjadi penurunan angka kadar sekresi PGE2 dengan jumlah 1218,5624 pg/ml. Pada hari ke-14 terjadi penurunan kembali dari hasil sekresi
ST3BST3B Namun, perbedaan ini dapat menjadi ancaman perpecahan jika tidak dirawat dengan pemahaman yang baik, terutama dalam pemahaman moderasi beragama. Nilai-nilaiNamun, perbedaan ini dapat menjadi ancaman perpecahan jika tidak dirawat dengan pemahaman yang baik, terutama dalam pemahaman moderasi beragama. Nilai-nilai