DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI
Jurnal Informasi dan KomputerJurnal Informasi dan KomputerMedia game telah digunakan dalam edukasi karena terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan keterlibatan pelajar. Namun, terdapat tantangan dalam proses pengembangan game edukasi yaitu perlunya memperhatikan aspek pembelajaran (pedagogy) sekaligus aspek permainan (game design). Penelitian sebelumnya telah mengembangkan game edukasi dengan fokus utama pada aspek pembelajaran. Meskipun aspek ini memang menjadi fondasi penting dalam pengembangan konten edukatif, aspek game design juga tidak kalah signifikan, terutama dalam membentuk pengalaman bermain yang menarik. Tanpa memperhatikan aspek permainan, game edukasi berisiko hanya menjadi buku pelajaran digital. Framework Mechanics-Dynamics-Aesthetics (MDA) dapat digunakan sebagai pendekatan strategis yang membimbing proses game design sehingga game edukasi yang dikembangkan tidak hanya memperhatikan aspek pedagogis, tetapi juga pengalaman bermain yang baik. Pada penelitian ini, materi yang diterapkan dalam game adalah berpikir komputasional, yang merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh generasi muda dalam menghadapi tantangan di era digital. Proses implementasi framework MDA pada game edukasi dipaparkan untuk memberikan gambaran yang terstruktur sehingga pendekatan ini dapat diadopsi oleh peneliti lainnya. Dalam mengembangkan game edukasi berpikir komputasional, metode ADDIE dan GDLC digunakan. Framework MDA diintegrasikan pada tahap design dalam ADDIE serta pada tahap pre-production dalam GDLC. Pengujian game dengan metode expert judgement menghasilkan penilaian dari ahli materi dan ahli media masing-masing 81% dan 91,25%, hal tersebut menunjukkan bahwa game layak digunakan baik dari segi materi maupun media. Hasil uji coba kepada pengguna memperoleh persentase nilai sebesar 79,8%, hal tersebut menunjukkan bahwa game berpikir komputasional yang dikembangkan dengan mengimplementasikan framework MDA memiliki hasil penilaian kategori baik dari perspektif pengalaman bermain pengguna.
Penelitian ini menunjukkan bahwa framework MDA dapat diintegrasikan dalam metode penelitian ADDIE dan GDLC untuk mengembangkan game edukasi yang efektif.Implementasi framework MDA pada tahap game design, melalui tahapan mechanic, dynamic, dan aesthetic, membantu memastikan keselarasan antara aspek pembelajaran dan pengalaman bermain.Hasil pengujian menunjukkan bahwa game Panji sang Penjelajah dinilai baik oleh pengguna, dengan skor 79,8%, yang mengindikasikan pengalaman bermain yang positif dan potensi sebagai media pembelajaran berpikir komputasional.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai integrasi framework MDA dengan metode pengembangan game lainnya untuk menemukan kombinasi yang paling optimal. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi implementasi framework MDA pada game edukasi dengan materi pembelajaran yang berbeda dan target pengguna yang lebih luas, seperti siswa sekolah dasar atau mahasiswa. Ketiga, pengembangan game Panji sang Penjelajah dapat dilanjutkan dengan menambahkan fitur suara pembicara untuk memberikan penjelasan mengenai berpikir komputasional, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Keempat, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas game Panji sang Penjelajah dalam meningkatkan kemampuan berpikir komputasional siswa secara signifikan melalui studi eksperimen terkontrol. Kelima, game ini perlu dirilis pada platform yang lebih beragam, seperti iOS dan website, untuk meningkatkan aksesibilitas dan menjangkau lebih banyak pengguna. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada pengembangan game edukasi yang lebih inovatif dan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
| File size | 983.77 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIIIAII Diakhir pembuatan, dilakukan pengujian atau testing perangkat lunak yang terdiri dari unit testing, integration testing, dan system testing. Dari hasilDiakhir pembuatan, dilakukan pengujian atau testing perangkat lunak yang terdiri dari unit testing, integration testing, dan system testing. Dari hasil
NURUL FIKRINURUL FIKRI Penelitian ini bertujuan merancang game edukasi digital yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai perkembangan anak untuk mendukung pembelajaran literasiPenelitian ini bertujuan merancang game edukasi digital yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai perkembangan anak untuk mendukung pembelajaran literasi
UPBUPB The game, titled Saving the Earth from Waste, adopts an educational adventure genre, integrating storyline, challenges, and reward systems to provide anThe game, titled Saving the Earth from Waste, adopts an educational adventure genre, integrating storyline, challenges, and reward systems to provide an
POLIBATAMPOLIBATAM Berdasarkan temuan, game RPG ini layak digunakan sebagai media pembelajaran dan dapat disebarluaskan untuk membantu siswa memahami topologi jaringan secaraBerdasarkan temuan, game RPG ini layak digunakan sebagai media pembelajaran dan dapat disebarluaskan untuk membantu siswa memahami topologi jaringan secara
UNUHAUNUHA Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan tes dan nontes. Instrumen tes berupa butir soal dalam bentuk pilihan ganda, dan instrumen non tes berupaTeknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan tes dan nontes. Instrumen tes berupa butir soal dalam bentuk pilihan ganda, dan instrumen non tes berupa
PELITABANGSAPELITABANGSA Pengadilan Agama merupakan lembaga yang berwenang memeriksa dan memutus perkara perceraian. Selain lembaga peradilan, terdapat pula lembaga non-litigasiPengadilan Agama merupakan lembaga yang berwenang memeriksa dan memutus perkara perceraian. Selain lembaga peradilan, terdapat pula lembaga non-litigasi
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Indonesia memiliki kesenian tari. Dalam perkembangan teknologi seperti saat ini tidak hanya pada bidang pengetahuan saja tetapi sudah ke alat permainanIndonesia memiliki kesenian tari. Dalam perkembangan teknologi seperti saat ini tidak hanya pada bidang pengetahuan saja tetapi sudah ke alat permainan
IVETIVET Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan boardgame pembelajaran dapat meningkatkan tingkat partisipasi aktif, motivasi, dan minat belajar siswa dalam pembelajaran.Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan boardgame pembelajaran dapat meningkatkan tingkat partisipasi aktif, motivasi, dan minat belajar siswa dalam pembelajaran.
Useful /
IAIIIAII Berdasarkan metode pengembangan produk penelitian yang digunakan serta data-data hasil penelitian yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa aplikasiBerdasarkan metode pengembangan produk penelitian yang digunakan serta data-data hasil penelitian yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Sistem dapat mendeteksi jumlah orang yang masuk dan keluar ruangan menggunakan sensor infrared 1 dan 2, serta menampilkan jumlah orang di dalam ruanganSistem dapat mendeteksi jumlah orang yang masuk dan keluar ruangan menggunakan sensor infrared 1 dan 2, serta menampilkan jumlah orang di dalam ruangan
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Penelitian ini merupakan tahap perancangan sistem informasi yang dapat digunakan dalam pengelolaan surat dinas. Tujuan dari penelitian ini adalah untukPenelitian ini merupakan tahap perancangan sistem informasi yang dapat digunakan dalam pengelolaan surat dinas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
IAIIIAII Seringkali jatuhnya korban disebabkan karena ketidaktahuan masyarakat atas terjangkitnya suatu penyakit menular yang berbahaya. Ketidaktahuan masyarakatSeringkali jatuhnya korban disebabkan karena ketidaktahuan masyarakat atas terjangkitnya suatu penyakit menular yang berbahaya. Ketidaktahuan masyarakat