STIECENDEKIAKUSTIECENDEKIAKU

E-logis : Jurnal Ekonomi LogistikE-logis : Jurnal Ekonomi Logistik

Konflik antar guru merupakan dinamika umum di sekolah dan dapat muncul akibat beban kerja yang tidak seimbang, komunikasi yang kurang efektif, serta perbedaan persepsi terhadap kebijakan. Observasi awal di sebuah SD di Yogyakarta menunjukkan adanya ketegangan berulang yang dipengaruhi perubahan kebijakan dan alur informasi yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik kepemimpinan empatik kepala sekolah dalam penyelesaian konflik serta memahami persepsi guru terhadap penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik. Partisipan terdiri dari satu kepala sekolah dan tujuh guru yang dipilih melalui purposive sampling, karena dianggap memiliki pengalaman dan pemahaman langsung mengenai dinamika konflik sehingga mampu memberikan data yang kaya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan kondensasi data dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik terutama bersumber dari faktor struktural, seperti kebijakan yang berubah, pembagian tugas yang belum merata, dan komunikasi internal yang perlu diperkuat. Kepala sekolah telah berupaya menunjukkan empati, namun sebagian guru merasakan perlunya ruang dialog dan dukungan emosional yang lebih konsisten. Perbedaan persepsi ini mencerminkan tantangan penyesuaian gaya kepemimpinan terhadap kebutuhan guru yang beragam, bukan kelemahan personal. Penelitian ini berkontribusi pada pengayaan kajian kepemimpinan empatik di sekolah dasar dan memberikan rekomendasi penguatan komunikasi, dialog terbuka, serta dukungan emosional sebagai strategi meredakan konflik.

Konflik antar guru dipicu terutama oleh faktor struktural dan organisasi seperti komunikasi yang tidak konsisten, perubahan kebijakan tanpa evaluasi, dan pembagian tugas tidak proporsional.Meskipun kepala sekolah bersikap hangat dan mudah didekati, guru membutuhkan ruang dialog terstruktur, pendampingan emosional, dan arahan yang jelas.Penelitian menyarankan penguatan dialog rutin, evaluasi program konsisten, pembagian tugas terstruktur, serta kehadiran kepala sekolah yang lebih aktif di lapangan untuk meningkatkan kolaborasi dan stabilitas organisasi.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara kuantitatif efek program pelatihan kepemimpinan empatik yang terstruktur bagi kepala sekolah terhadap kemampuan mereka dalam mengidentifikasi, merespons, dan menyelesaikan konflik guru, dengan membandingkan hasil di lima sekolah dasar yang berbeda dalam konteks wilayah Yogyakarta. Selanjutnya, dapat diteliti peran platform komunikasi digital berbasis aplikasi mobile dalam meningkatkan konsistensi alur informasi internal, mengurangi kesenjangan distribusi tugas, dan menurunkan frekuensi konflik struktural yang muncul akibat perubahan kebijakan yang cepat dan kurang dievaluasi. Penelitian juga dapat mempelajari dampak jangka panjang program pendampingan emosional bagi guru, termasuk sesi konseling kelompok dan individu, serta mengukur hubungan antara tingkat retensi guru, kepuasan kerja, dan peningkatan kinerja mengajar selama tiga tahun. Akhirnya, sebuah studi komparatif dapat menilai efektivitas pendekatan dialog terstruktur yang difasilitasi oleh mediator profesional versus pendekatan informal yang dipraktekkan secara spontan, dalam menciptakan iklim kerja yang harmonis, meningkatkan kolaborasi antar guru, dan memperkuat persepsi dukungan kepemimpinan.

  1. 0. e5 alh yb oa1 vc zn mly w4 6pp qg li tc a1 ss vgk 5e lm6 sg jt g1 vb doi.org/10.3389/fpsyg.2024.13719360 e5 alh yb oa1 vc zn mly w4 6pp qg li tc a1 ss vgk 5e lm6 sg jt g1 vb doi 10 3389 fpsyg 2024 1371936
  2. KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK DI SMA SWASTA BUDYSATRYA... journal.lppmunindra.ac.id/index.php/RDJE/article/view/28867KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK DI SMA SWASTA BUDYSATRYA journal lppmunindra ac index php RDJE article view 28867
  1. #persepsi guru#persepsi guru
  2. #promosi jabatan#promosi jabatan
Read online
File size476.09 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-3mB
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test