JURNALKUJURNALKU

Journal of Law, Administration, and Social ScienceJournal of Law, Administration, and Social Science

Untuk memperkuat esensi dan posisi otonomi dalam menopang kapasitas fiskal daerah, pemerintah pusat memberikan wewenang kepada pemerintah daerah atas pungutan pajak daerah dan retribusi daerah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui peranan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui efektivitas dan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Situbondo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Aplikasi Pusat Data Kabupaten Situbondo. Data yang digunakan adalah target dan realisasi penerimaan PBB-P2, realisasi penerimaan PAD di Kabupaten Situbondo selama tahun 2018-2020. Hasil penelitian menunjukan bahwa efektivitas PBB-P2 dari tahun ke tahun masih tidak efektif. Sedangkan kontribusi PBB-P2 terhadap PAD masih sangat kurang pada setiap tahunnya. Sehingga ke depannya agar peran PBB-P2 terhadap PAD dapat optimal, Pemerintah Kabupaten Situbondo perlu menggali potensi-potensi berupa obyek Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaaan dan Perkotaan dan mengadakan sosialisasi perpajakan secara intensif untuk meningkatkan kepatuhan PBB P2 tepat waktu dengan jumlah yang sesuai.

Berdasarkan pada hasil dan pembahasan yang telah dilakukan mengenai efektivitas dan kontribusi PBB-P2 terhadap PAD, maka dapat disimpulkan bahwa tingkat efektivitas dikategorikan dalam kriteria tidak efektif.Walaupun pada tahun 2019 dalam kriteria efektif dikarenakan realisasi penerimaan sesuai dengan target penerimaan yang telah ditentukan.Tingkat kontribusi PBB-P2 terhadap PAD masih dikategorikan dalam kriteria sangat kurang.Meskipun pada tahun tahun 2019 ada peningkatan, namun tidak signifikan kontribusinya terhadap PAD.

Untuk meningkatkan efektivitas dan kontribusi PBB-P2 terhadap PAD, Pemerintah Kabupaten Situbondo dapat melakukan beberapa langkah strategis. Pertama, perlu dilakukan penggalian potensi-potensi berupa objek Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan secara lebih intensif. Dengan menggali potensi-potensi ini, diharapkan dapat meningkatkan penerimaan PBB-P2 dan mencapai target yang telah ditetapkan. Kedua, sosialisasi perpajakan yang intensif menjadi kunci untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB-P2 tepat waktu dengan jumlah yang sesuai. Sosialisasi ini dapat dilakukan melalui berbagai media dan saluran komunikasi yang efektif, sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran pajak dalam pembangunan daerah. Ketiga, penelitian ini juga menyarankan agar pemerintah daerah melakukan evaluasi dan perbaikan sistem pemungutan pajak, termasuk dalam hal penentuan tarif pajak dan mekanisme pengawasan. Dengan melakukan evaluasi dan perbaikan ini, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan kontribusi PBB-P2 terhadap PAD secara berkelanjutan.

  1. ejournal-feuniat.net. ejournal feuniat buy domain re getting things ready loading experience won take... jrmb.ejournal-feuniat.net/index.php/JRMB/article/view/237ejournal feuniat ejournal feuniat buy domain re getting things ready loading experience won take jrmb ejournal feuniat index php JRMB article view 237
  1. #pembangunan daerah#pembangunan daerah
  2. #pajak bumi#pajak bumi
Read online
File size312.21 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-3gO
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test