STIESTIE
One moment, please...One moment, please...Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama pada balita pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Balita stunting berisiko mengalami hambatan pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan peningkatan morbiditas jangka panjang. Pemerintah telah mengupayakan berbagai intervensi, termasuk pemberian makanan tambahan berbahan lokal sebagai strategi untuk memperbaiki status gizi dan menurunkan prevalensi stunting di komunitas. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) lokal terhadap perbaikan status gizi balita stunting di Desa Pulliwa Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus, melibatkan tiga balita stunting berusia 36–48 bulan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi berupa pemberian PMT lokal berbahan dasar telur, ayam, tempe, ubi, sayuran, dan buah-buahan diberikan selama dua minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan pengukuran antropometri (BB/U, TB/U, BB/TB) sebelum dan setelah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan berat badan sebesar 0,3–0,7 kg dan tinggi badan sebesar 0,2–0,4 cm pada seluruh subjek. Selain itu, ditemukan peningkatan nafsu makan dan respons positif anak terhadap variasi makanan.
Pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal selama dua minggu terbukti meningkatkan status gizi balita stunting di Desa Pulliwa.Seluruh balita mengalami kenaikan berat badan 0,3–0,7 kg dan tinggi badan 0,2–0,4 cm, disertai peningkatan nafsu makan dan perilaku makan positif.PMT lokal efektif, mudah diterapkan, serta sesuai dengan potensi pangan masyarakat setempat.Program ini dapat dijadikan strategi berkelanjutan untuk menurunkan angka stunting di tingkat desa.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas PMT lokal dalam jangka panjang (minimal 6 bulan) untuk mengamati dampak berkelanjutan pada pertumbuhan tinggi badan dan perkembangan kognitif balita. Studi juga perlu mengukur kontribusi dukungan orang tua dalam mempertahankan keberhasilan intervensi melalui program edukasi gizi bersifat partisipatif di tingkat komunitas. Selain itu, penelitian bisa mengembangkan model PMT lokal yang disesuaikan dengan kondisi sosial-ekonomi dan preferensi kuliner setempat untuk meningkatkan penerimaan masyarakat secara berkelanjutan.
| File size | 184.18 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UBTUBT Perlu adanya sosialisasi produk larvasida kelor, serbuk kelor serta pupuk bokasi tanaman kelor sebagai suatu strategi pemasaran lebih lanjut sehingga dapatPerlu adanya sosialisasi produk larvasida kelor, serbuk kelor serta pupuk bokasi tanaman kelor sebagai suatu strategi pemasaran lebih lanjut sehingga dapat
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Penelitian ini menyimpulkan bahwa collaborative governance dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Kota Bandung melalui urban farming lebih didominasiPenelitian ini menyimpulkan bahwa collaborative governance dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Kota Bandung melalui urban farming lebih didominasi
JOURNALSJOURNALS Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui empat tahap: perencanaan, pelaksanaan (pembersihan lahan, penyemaian, penanaman, pemetaan,Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui empat tahap: perencanaan, pelaksanaan (pembersihan lahan, penyemaian, penanaman, pemetaan,
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Formulasi terbaik diperoleh pada F3 (50% TBD:50% TM) karena memiliki komposisi gizi yang seimbang dan berpotensi sebagai produk pangan fungsional, terutamaFormulasi terbaik diperoleh pada F3 (50% TBD:50% TM) karena memiliki komposisi gizi yang seimbang dan berpotensi sebagai produk pangan fungsional, terutama
UBHINUSUBHINUS Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi pengemasan mampu meningkatkan keterampilan pelaku usaha dalam merancang kemasan modern dengan label identitasHasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi pengemasan mampu meningkatkan keterampilan pelaku usaha dalam merancang kemasan modern dengan label identitas
JOMPARNDJOMPARND Stunting masih menjadi masalah gizi kronis yang menghambat kualitas sumber daya manusia di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bima, sehingga diperlukan upayaStunting masih menjadi masalah gizi kronis yang menghambat kualitas sumber daya manusia di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bima, sehingga diperlukan upaya
UBUB Sebelum dilaksanakan pelatihan pembuatan fruit leather pepaya, sebesar 89,47% anggota Kelompok Tani Ngudi Santosa di Kabupaten Boyolali telah mengetahuiSebelum dilaksanakan pelatihan pembuatan fruit leather pepaya, sebesar 89,47% anggota Kelompok Tani Ngudi Santosa di Kabupaten Boyolali telah mengetahui
SALNESIASALNESIA Tujuan kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dan kader dalam pemanfaatan pangan lokal dalam upaya meningkatkan kemandirianTujuan kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dan kader dalam pemanfaatan pangan lokal dalam upaya meningkatkan kemandirian
Useful /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Pengembangan keterampilan psikomotor siswa tidak cukup melalui pembelajaran teoretis di kelas saja, tetapi harus didukung oleh aktivitas kontekstual danPengembangan keterampilan psikomotor siswa tidak cukup melalui pembelajaran teoretis di kelas saja, tetapi harus didukung oleh aktivitas kontekstual dan
USIUSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun industri ini masih beroperasi sebagai industri rumahan dan berada di daerah permukiman, kontribusinya dalamHasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun industri ini masih beroperasi sebagai industri rumahan dan berada di daerah permukiman, kontribusinya dalam
OJSOJS Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan, strategi, model, teknik, dan taktik pembelajaran yang tepat sangat diperlukan untuk mendukung prosesHasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan, strategi, model, teknik, dan taktik pembelajaran yang tepat sangat diperlukan untuk mendukung proses
OJSOJS Penelitian dilakukan dengan menganalisis publikasi ilmiah dari berbagai database akademik dalam rentang waktu 10 tahun terakhir (2015-2025) menggunakanPenelitian dilakukan dengan menganalisis publikasi ilmiah dari berbagai database akademik dalam rentang waktu 10 tahun terakhir (2015-2025) menggunakan