IAIN KERINCIIAIN KERINCI
The Progress: Journal of Language and EthnicityThe Progress: Journal of Language and EthnicityKonflik dalam keberagaman menjadi konflik yang tidak pernah berhenti. Bahkan Indonesia sendiri juga merasakan hal tersebut. Meskipun negara Bhineka Tunggal Ika ini dipandang sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, berbagai keberagaman hidup rukun dan damai dalam satu wilayah. Namun kini sikap toleransi bangsa ini mulai pudar dan beralih ke intoleransi dengan saling menyalahkan, tidak saling tidak percaya, dan tak jarang bahkan berujung pada tindak pidana. Konflik ini tidak hanya terjadi antara komunitas agama yang berbeda; Sesama umat beragama juga kerap terjadi karena perbedaan pandangan. Seperti konflik yang muncul pada pergantian tahun, yakni perbedaan pandangan menyambut Selamat Natal, saat musim pemilu di Indonesia selalu terjadi konflik antar pendukung pasangan berdasarkan perbedaan pilihan. Fenomena terbaru adalah pernyataan seorang imam untuk menghapus beberapa ayat Alquran. Kasus lainnya adalah larangan memakai cadar, celana cingkrang, dan lain-lain. Konflik ini sering terjadi karena saling mengklaim diri sebagai yang paling benar dan memudarnya toleransi. Padahal pemerintah selalu mengimbau untuk menerapkan moderasi beragama dengan saling menghormati dan menghormati perbedaan. Sepantasnya konsep tasamuh dimaknai kembali menjadi penyelesaian konflik keberagaman. Maka penulis mengurai konsep tasamuh dalam tulisan ini dengan menganalisis ayat-ayat yang berkaitan dengan toleransi. Semoga tulisan ini dapat membantu dalam mengantisipasi terjadinya konflik keberagaman.
Di negara pluralistik, konflik keberagaman muncul dari sikap intoleransi dan kurangnya rasa hormat terhadap perbedaan.Mengadopsi sikap tasamuh serta pemahaman konsep tasamuh dapat menjadi solusi untuk mengantisipasi konflik keberagaman, dengan peran pionir umat Muslim dalam moderasi beragama.Implementasi tasamuh melibatkan pemahaman intelektual Islam, pemahaman multikultural, dan sikap terbuka untuk menciptakan moderasi beragama.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana persepsi tasamuh di antara generasi muda Muslim di daerah perkotaan dan pedesaan berbeda, dengan menggunakan survei kuantitatif untuk mengukur tingkat toleransi dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas program pendidikan multikultural berbasis tasamuh yang diterapkan di sekolah-sekolah negeri dan madrasah, mengamati perubahan sikap siswa terhadap perbedaan agama dan budaya melalui desain eksperimen pre‑post. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi peran media sosial dalam menyebarkan atau menghambat nilai tasamuh, dengan menganalisis konten daring serta melakukan wawancara mendalam dengan influencer keagamaan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang dapat memperkuat moderasi beragama. Semua penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan data empiris yang lebih kuat untuk mengembangkan kebijakan publik yang mendukung toleransi. Metode campuran (mixed‑methods) akan memungkinkan peneliti menggabungkan data statistik dengan narasi pengalaman lapangan. Peneliti juga perlu memperhatikan keterbatasan akses data di wilayah terpencil dan mengembangkan teknik pengambilan sampel yang representatif. Hasilnya dapat membantu institusi pendidikan, pemerintah, dan organisasi keagamaan merancang program intervensi yang lebih tepat sasaran. Dengan demikian, pemahaman yang lebih mendalam tentang tasamuh dapat berkontribusi pada pengurangan konflik keberagaman di Indonesia.
| File size | 213.95 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALWEBJOURNALWEB Mendalami integrasi filsafat ke dalam manajemen pendidikan Islam menjadi sangat penting untuk menilai kedalaman pemahaman melalui kacamata Al-Quran. PenelitianMendalami integrasi filsafat ke dalam manajemen pendidikan Islam menjadi sangat penting untuk menilai kedalaman pemahaman melalui kacamata Al-Quran. Penelitian
INDO INTELLECTUALINDO INTELLECTUAL Data dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder, termasuk buku, jurnal ilmiah, dan dokumen akademik lainnya yang berkaitan dengan pendidikan multikulturalData dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder, termasuk buku, jurnal ilmiah, dan dokumen akademik lainnya yang berkaitan dengan pendidikan multikultural
DWCUDWCU Karya Dr. M. Tahir Sapsuha ini merupakan kontribusi penting bagi wacana pendidikan nasional, khususnya dalam konteks pascakonflik. Buku ini menganalisisKarya Dr. M. Tahir Sapsuha ini merupakan kontribusi penting bagi wacana pendidikan nasional, khususnya dalam konteks pascakonflik. Buku ini menganalisis
IAISYAICHONAIAISYAICHONA Artikel ini membahas. Transformasi pemikiran Islam dimaknai sebagai proses pembaruan paradigma berpikir untuk menafsirkan kembali ajaran Islam agar tetapArtikel ini membahas. Transformasi pemikiran Islam dimaknai sebagai proses pembaruan paradigma berpikir untuk menafsirkan kembali ajaran Islam agar tetap
UMTSUMTS Faktor pendukung interaksi inklusif di antaranya adalah kebijakan kampus yang inklusif, kegiatan budaya, serta organisasi kemahasiswaan lintas latar belakang.Faktor pendukung interaksi inklusif di antaranya adalah kebijakan kampus yang inklusif, kegiatan budaya, serta organisasi kemahasiswaan lintas latar belakang.
PENERBITPENERBIT Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan dharmagita dalam upacara yajña di Kecamatan Tegallalang merupakan pengejawantahan dari sikap berketuhanan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan dharmagita dalam upacara yajña di Kecamatan Tegallalang merupakan pengejawantahan dari sikap berketuhanan.
UNISMUHUNISMUH Nilai sosial budaya yang terkandung di dalamnya akan dipelajari kemudian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, Pendekatan ini tidakNilai sosial budaya yang terkandung di dalamnya akan dipelajari kemudian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, Pendekatan ini tidak
ISDIKKIERAHAISDIKKIERAHA Strategi menulis teks eksposisi integratif-kolaboratif dari budaya baru diterapkan dengan sintaks, yaitu 1) apresiasi, 2) penjelasan konseptual, 3) pembentukanStrategi menulis teks eksposisi integratif-kolaboratif dari budaya baru diterapkan dengan sintaks, yaitu 1) apresiasi, 2) penjelasan konseptual, 3) pembentukan
Useful /
UHBUHB Penelitian ini menggunakan simulasi dengan perangkat laptop utama dilakukan tes ping ke jaringan IP 172.16. 10. 1 untuk dihubungkan ke router dengan metodePenelitian ini menggunakan simulasi dengan perangkat laptop utama dilakukan tes ping ke jaringan IP 172.16. 10. 1 untuk dihubungkan ke router dengan metode
UHBUHB Hasil pengujian menunjukkan rata-rata kesalahan (error) pembacaan sensor kelembaban sebesar 4,29% dan sensor suhu sebesar 5,69%. Selain itu, uji fungsiHasil pengujian menunjukkan rata-rata kesalahan (error) pembacaan sensor kelembaban sebesar 4,29% dan sensor suhu sebesar 5,69%. Selain itu, uji fungsi
ISDIKKIERAHAISDIKKIERAHA Kami dapat berasumsi bahwa ini adalah hasil dari memudarnya batas sosial dalam komunikasi virtual publik. Oleh karena itu, kesopanan positif tidak lagiKami dapat berasumsi bahwa ini adalah hasil dari memudarnya batas sosial dalam komunikasi virtual publik. Oleh karena itu, kesopanan positif tidak lagi
ISDIKKIERAHAISDIKKIERAHA Hasil penelitian membuktikan bahwa: 1) Bentuk bahasa kasar (maki-maki) yang digunakan oleh remaja di Desa Duma, Kecamatan Galela Barat, terdapat dua bentuk,Hasil penelitian membuktikan bahwa: 1) Bentuk bahasa kasar (maki-maki) yang digunakan oleh remaja di Desa Duma, Kecamatan Galela Barat, terdapat dua bentuk,