INSANINSAN
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan IslamJurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan IslamPermasalahan penelitian ini adalah kognitif anak yang masih kurang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan saintifik terhadap kognitif anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif (eksperimen) desain Quasi Experimental dengan bentuk The Equivalent Time Sample Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak usia 4-5 tahun (kelompok A) dengan jumlah sampel sebanyak 12 orang anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang diberi perlakuan pertama dengan pendekatan saintifik memiliki nilai rata-rata 14,83 berada pada klasifikasi baik (B), sedangkan anak yang tidak diberi perlakuan pertama tanpa pendekatan saintifik memiliki nilai rata-rata 12,33 berada pada klasifikasi cukup baik (CB). Anak yang diberi perlakuan kedua dengan pendekatan saintifik memiliki nilai rata-rata 20,83 berada pada klasifikasi sangat baik (SB), sementara anak yang tidak diberi perlakuan kedua tanpa pendekatan saintifik memiliki nilai rata-rata 17,83 berada pada klasifikasi baik (B). Analisis statistik menunjukkan t‑hitung lebih kecil dari t‑tabel sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan saintifik terhadap kognitif anak usia dini.
Penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kemampuan motorik kasar anak usia 5‑6 tahun yang belajar dengan permainan lari kelereng (kelas B‑6) dan yang menggunakan permainan lari karung (kelas B‑4), dengan nilai rata‑rata skor masing‑masing 10,8 dan 7,8 (p < 0,05).Permainan lari kelereng secara efektif meningkatkan aspek keseimbangan, kecepatan, kekuatan, dan kemampuan berhenti pada anak, menjadikannya metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan.Oleh karena itu, penerapan permainan lari kelereng dapat secara berkelanjutan memperbaiki perkembangan motorik kasar anak usia dini.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efek jangka panjang penggunaan permainan lari kelereng terhadap perkembangan motorik kasar anak selama satu tahun ajaran, sehingga dapat diketahui keberlanjutan manfaatnya. Selanjutnya, studi komparatif antara permainan lari kelereng dengan permainan tradisional lain seperti lompat tali dapat mengidentifikasi metode yang paling efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan motorik pada anak usia dini. Akhirnya, integrasi pendekatan saintifik berbasis inquiry learning dengan aktivitas lari kelereng dapat diteliti untuk melihat apakah kombinasi tersebut memperkuat kedua aspek, yaitu peningkatan pengetahuan ilmiah serta keterampilan motorik kasar secara simultan.
| File size | 286 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNHAJUNHAJ Jamu dan obat tradisional yang dilakukan secara turun temurun merupakan bagian dari tanggung jawab orang tua untuk melestarikan adat istiadat. Metode melibatkanJamu dan obat tradisional yang dilakukan secara turun temurun merupakan bagian dari tanggung jawab orang tua untuk melestarikan adat istiadat. Metode melibatkan
UNHAJUNHAJ Pengabdian Masyarakat ini diikuti oleh 33 orang peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa tingkat akhir universitas Tjut Nyak Dhien. Temuan dalam kegiatanPengabdian Masyarakat ini diikuti oleh 33 orang peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa tingkat akhir universitas Tjut Nyak Dhien. Temuan dalam kegiatan
UNHAJUNHAJ Tuntutan tugas pembelajaran bagi remaja saat ini menghabiskan banyak waktu untuk beraktivitas menggunakan gadget sementara aktivitas fisik kurang, danTuntutan tugas pembelajaran bagi remaja saat ini menghabiskan banyak waktu untuk beraktivitas menggunakan gadget sementara aktivitas fisik kurang, dan
UNHAJUNHAJ Permasalahan gizi yang dihadapi remaja salah satunya adalah masalah anemia. Anemia didefinisikan sebagai penurunan kadar hemoglobin (Hb) darah dibawahPermasalahan gizi yang dihadapi remaja salah satunya adalah masalah anemia. Anemia didefinisikan sebagai penurunan kadar hemoglobin (Hb) darah dibawah
UNHAJUNHAJ Sedangkan, tingkat pengetahuan PKK tentang Beyond Use Date (BUD) pada kuesioner Postest termasuk dalam kategori pengetahuan baik (75-100%) dengan nilaiSedangkan, tingkat pengetahuan PKK tentang Beyond Use Date (BUD) pada kuesioner Postest termasuk dalam kategori pengetahuan baik (75-100%) dengan nilai
UNHAJUNHAJ Hasil pengabdian ini menemukan empat masalah yakni rendahnya pengetahuan tentang wasting, tidak sarapan pagi, jajanan tidak sehat dan rendahnya pengetahuanHasil pengabdian ini menemukan empat masalah yakni rendahnya pengetahuan tentang wasting, tidak sarapan pagi, jajanan tidak sehat dan rendahnya pengetahuan
UNHAJUNHAJ The stages carried out start from 1) Obtaining permission from the school as a partner in this community service, 2) Demonstrating the movements that willThe stages carried out start from 1) Obtaining permission from the school as a partner in this community service, 2) Demonstrating the movements that will
UNHAJUNHAJ The respondents in this community service activity were 41 female students in class V & VI of SD IT Ar-Rayhan, Medan Amplas District. The method used wasThe respondents in this community service activity were 41 female students in class V & VI of SD IT Ar-Rayhan, Medan Amplas District. The method used was
Useful /
PENACCELERATIONPENACCELERATION Al-Ghazali menguraikan lima tujuan utama Syariah: perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Asy-Syatibi memperluas ide ini dengan mengkategorikanAl-Ghazali menguraikan lima tujuan utama Syariah: perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Asy-Syatibi memperluas ide ini dengan mengkategorikan
UNHAJUNHAJ Hasil kegiatan Promahadesa di Desa Kamal menunjukkan dampak positif yang signifikan dalam mengurangi angka stunting pada balita.melalui pelatihan dan penyuluhanHasil kegiatan Promahadesa di Desa Kamal menunjukkan dampak positif yang signifikan dalam mengurangi angka stunting pada balita.melalui pelatihan dan penyuluhan
INSANINSAN Hal ini berdasarkan hadis Nabi yang berbunyi: Tidak ada seorang anakpun yang lahir kecuali ia dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka kedua orangtuanya (lingkungannya)Hal ini berdasarkan hadis Nabi yang berbunyi: Tidak ada seorang anakpun yang lahir kecuali ia dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka kedua orangtuanya (lingkungannya)
MAHARDHIKAMAHARDHIKA 335 < 2. 23) dan uji Ho akhir Fhitung < Ftabel (0. 511 < 2. 23) menunjukkan bahwa Ha ditolak dan Ho diterima. Ini berarti terdapat perbedaan nilai hasil335 < 2. 23) dan uji Ho akhir Fhitung < Ftabel (0. 511 < 2. 23) menunjukkan bahwa Ha ditolak dan Ho diterima. Ini berarti terdapat perbedaan nilai hasil