BUSTANUL ULUMBUSTANUL ULUM
Majapahit Journal of English StudiesMajapahit Journal of English StudiesStudi ini mengkaji isu identitas yang terdistorsi dalam novel Frankenstein in Baghdad karya Ahmed Saadawi, yang berlatar Iraq pasca-perang 2003. Novel yang terinspirasi oleh Frankenstein karya Mary Shelley ini menggambarkan sosok makhluk Whatsitsname yang diciptakan dari bagian tubuh korban perang, merepresentasikan fragmentasi identitas individu maupun nasional pada masa kekerasan dan ketidakstabilan yang luar biasa. Penelitian ini menelaah bagaimana Saadawi menggambarkan keruntuhan identitas pribadi dan moral dalam tokoh Hadi, Mahmoud, serta warga Baghdad yang menghadapi kengerian perang dan pendudukan. Selain itu, novel ini mengkritik erosi identitas nasional Irak, menyoroti perpecahan sektarian yang parah yang selaras dengan bentuk tubuh makhluk yang terfragmentasi. Dengan mengkaji kaburnya batas antara keadilan dan balas dendam, korban dan pelaku, studi ini berargumen bahwa Frankenstein in Baghdad merupakan refleksi mendalam tentang proses kompleks pembentukan dan penghancuran identitas di zona konflik. Selain itu, penelitian ini turut berkontribusi pada kajian fiksi pascaperang Timur Tengah dengan menunjukkan bagaimana karya sastra dapat mengungkap realitas sosio-politik negara-negara yang tertindas.
Novel Frankenstein in Baghdad karya Ahmed Saadawi menggambarkan secara akurat fragmentasi identitas dalam konteks Iraq pasca-perang.Makhluk Whatsitsname, yang tersusun dari bagian tubuh berbeda, menjadi simbol realitas yang retak di Iraq, di mana luka konflik mewujud dalam jiwa individu dan struktur masyarakat.Penelitian ini menunjukkan bahwa Saadawi menggunakan motif Frankenstein untuk mengeksplorasi konsekuensi psikologis, sosial, dan politik dari perang, serta menyoroti krisis identitas yang mencerminkan dislokasi nasional dan budaya yang lebih luas.
Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menyelidiki bagaimana generasi muda di wilayah pasca-konflik seperti Baghdad membentuk identitas mereka dalam lingkungan yang terus-menerus tidak stabil, apakah mereka lebih cenderung mengadopsi identitas yang cair seperti konsep Bauman atau justru menciptakan bentuk identitas kolektif baru sebagai bentuk perlawanan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi peran perempuan dalam proses rekonstruksi identitas nasional di Iraq pasca-perang, mengingat suara perempuan masih minim dalam narasi dominan tentang trauma dan pemulihan pasca-konflik. Ketiga, perlu dikaji bagaimana bentuk-bentuk ekspresi sastra dan seni rakyat lokal digunakan oleh masyarakat untuk menyatukan kembali identitas yang terfragmentasi, dan apakah bentuk kreativitas semacam ini bisa menjadi alat resistensi terhadap narasi kekerasan yang dominan. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi wawasan tentang dinamika identitas dalam masyarakat terdampak perang dengan fokus pada aspek-aspek yang belum banyak dieksplorasi. Dengan memahami proses pembentukan identitas di tingkat individu muda, kelompok perempuan, dan komunitas budaya lokal, kita dapat menangkap gambaran yang lebih utuh tentang bagaimana masyarakat berusaha membangun kembali diri setelah keruntuhan total. Pendekatan ini juga membuka ruang untuk melihat harapan dan agensi dalam narasi yang sering kali hanya menonjolkan penderitaan. Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan metode kualitatif mendalam yang melibatkan wawancara dan analisis teks budaya dari sumber lokal. Hasilnya bisa memberikan kontribusi signifikan bagi kajian sastra pasca-kolonial dan studi perdamaian. Sangat penting bahwa penelitian semacam ini dilakukan dengan sensitivitas terhadap konteks lokal dan trauma yang masih hidup. Dengan demikian, pengetahuan baru yang dihasilkan bisa menjadi dasar untuk intervensi budaya dan pendidikan yang lebih efektif.
| File size | 328.01 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ASDKVIASDKVI Temuan ini menekankan pentingnya pelestarian pangan lokal melalui pendekatan digital yang terintegrasi. Dengan optimalisasi media sosial, jagung titi tidakTemuan ini menekankan pentingnya pelestarian pangan lokal melalui pendekatan digital yang terintegrasi. Dengan optimalisasi media sosial, jagung titi tidak
UM SURABAYAUM SURABAYA Bentuk sapaan dan kekerabatan yang dekat antara kedua tokoh tersebut mempengaruhi relasi sosial dalam negosiasi. Soeharto menggunakan strategi negosiasiBentuk sapaan dan kekerabatan yang dekat antara kedua tokoh tersebut mempengaruhi relasi sosial dalam negosiasi. Soeharto menggunakan strategi negosiasi
UM SURABAYAUM SURABAYA Representasi budaya Jawa dalam novel Rahvayana karya Sujiwo Tejo mencakup upacara kematian, Panggih, Tedak Siti, dan mitos yang dianggap oleh masyarakatRepresentasi budaya Jawa dalam novel Rahvayana karya Sujiwo Tejo mencakup upacara kematian, Panggih, Tedak Siti, dan mitos yang dianggap oleh masyarakat
UM SURABAYAUM SURABAYA Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manfaat cerita rakyat sebagai salah satu bentuk pembentukan karakter. Dalam penelitian ini, penelitiTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manfaat cerita rakyat sebagai salah satu bentuk pembentukan karakter. Dalam penelitian ini, peneliti
UM SURABAYAUM SURABAYA Mangunwijaya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, baca simak, dan pencatatan. Peneliti sebagai instrumen kunci penelitian. TeknikMangunwijaya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, baca simak, dan pencatatan. Peneliti sebagai instrumen kunci penelitian. Teknik
UM SURABAYAUM SURABAYA Analisis data menggunakan skala likert. Hasil penelitian ini adalah Cerry Lalaland dilakukan dengan pengumpulan nursery rhymes dan lagu dolanan Jawa, menganalisisAnalisis data menggunakan skala likert. Hasil penelitian ini adalah Cerry Lalaland dilakukan dengan pengumpulan nursery rhymes dan lagu dolanan Jawa, menganalisis
UM SURABAYAUM SURABAYA Novel Guru Aini karya Andrea Hirata sarat akan nilai-nilai Akhlak yang dapat dijadikan sebagai contoh yang baik untuk pembaca novel ini. Novel ini disajikanNovel Guru Aini karya Andrea Hirata sarat akan nilai-nilai Akhlak yang dapat dijadikan sebagai contoh yang baik untuk pembaca novel ini. Novel ini disajikan
STKIPSUBANGSTKIPSUBANG Selain itu, tindak komisif juga diajarkan dalam materi pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada teks negosiasi, untuk melatih siswa membangun komitmenSelain itu, tindak komisif juga diajarkan dalam materi pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada teks negosiasi, untuk melatih siswa membangun komitmen
Useful /
ASDKVIASDKVI Oleh karena itu, disarankan agar Wardah memperkuat keakuratan informasi serta mengoptimalkan kualitas konten visual dan hashtag guna meningkatkan relevansi,Oleh karena itu, disarankan agar Wardah memperkuat keakuratan informasi serta mengoptimalkan kualitas konten visual dan hashtag guna meningkatkan relevansi,
FISIPUNIGAFISIPUNIGA Dengan tumbuhan yang melimpah masyarakat dapat memanfaatkan tumbuhan di sekitar sebagai obat tradisional, dengan adanya tumbuhan yang melimpah di desaDengan tumbuhan yang melimpah masyarakat dapat memanfaatkan tumbuhan di sekitar sebagai obat tradisional, dengan adanya tumbuhan yang melimpah di desa
FISIPUNIGAFISIPUNIGA Dalam kesempatan ini kami mengikuti kegiatan tersebut dengan membantu dalam pelaksanaan posyandu dalam kurun waktu 10-20 Maret 2018 yang diselenggarakanDalam kesempatan ini kami mengikuti kegiatan tersebut dengan membantu dalam pelaksanaan posyandu dalam kurun waktu 10-20 Maret 2018 yang diselenggarakan
FISIPUNIGAFISIPUNIGA Peran pemuda sangat dibutuhkan pada perkembangan saat ini maupun masa yang akan mendatang, namun saat ini banyak pemuda yang masih malu dan tidak percayaPeran pemuda sangat dibutuhkan pada perkembangan saat ini maupun masa yang akan mendatang, namun saat ini banyak pemuda yang masih malu dan tidak percaya