UNRIKAUNRIKA

JURNAL DIMENSIJURNAL DIMENSI

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, untuk menguji dan menganalisis pengaruh komunikasi terhadap kinerja karyawan, untuk menguji dan menganalisis pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan, untuk menguji dan menganalisis pengaruh etos kerja terhadap kinerja karyawan, untuk menguji dan menganalisis pengaruh karakteristik individu terhadap kinerja karyawan dan untuk menguji dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, komunikasi, pelatihan, etos kerja dan karakteristik individu terhadap kinerja karyawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah karyawan Yayasan Al Muhajirin Dotamana Indah Batam yang berjumlah 52 orang. Sampel penelitian sebanyak 52 orang, yang diambil dengan teknik sampling jenuh. Data diperoleh dengan metode menyebarkan kuesioner kemudian dianalisa dengan menggunakan uji regresi linier berganda dan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini adalah: (1) gaya kepemimpinan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, (2) komunikasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, (3) pelatihan secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, (4) etos kerja secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, (5) karakteristik individu secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta (6) gaya kepemimpinan, komunikasi, pelatihan, etos kerja dan karakteristik individu secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.

Gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Yayasan Al Muhajirin Dotamana Indah.Komunikasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan pelatihan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan.Etos kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan, sementara karakteristik individu berpengaruh positif dan signifikan.Secara bersama-sama, semua variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.

Pertama, perlu diteliti lebih lanjut mengapa pelatihan justru berdampak negatif terhadap kinerja karyawan, dengan fokus pada desain, durasi, dan relevansi pelatihan terhadap tugas sehari-hari, agar dapat diketahui apakah pelatihan yang diberikan kurang sesuai atau menyita waktu kerja secara berlebihan. Kedua, perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh usia dan latar belakang pendidikan terhadap persepsi terhadap gaya kepemimpinan, mengingat terdapat dominasi usia muda dan latar belakang pendidikan S1 di lingkungan yayasan, untuk memahami apakah gaya kepemimpinan tertentu lebih efektif bagi generasi tertentu. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi faktor-faktor di luar variabel yang diteliti, seperti motivasi intrinsik, keseimbangan kerja-hidup, dan iklim organisasi, yang mungkin turut memengaruhi kinerja karyawan, terutama karena hasil uji R-squared menunjukkan masih ada 5% variasi yang tidak dijelaskan oleh model regresi saat ini. Penelitian lanjutan dapat menggunakan pendekatan kualitatif seperti wawancara mendalam untuk menangkap nuansa-nuansa tersebut secara lebih mendalam.

  1. #motivasi intrinsik#motivasi intrinsik
  2. #regresi linier#regresi linier
Read online
File size619.03 KB
Pages19
Short Linkhttps://juris.id/p-2V7
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test