STIEPARISTIEPARI

JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan HumanioraJISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora

Dilatar belakangi oleh pencapaian belajar PAI anak didik kelas VII di SMPN 3 Sungai Pua tergolong rendah. Penyebab rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh metode dipakai oleh pendidik bersifat konvensional sehingga siswa tidak inovatif dan aktif didalam proses pembelajaran. Peserta didik hanya mendengarkan guru dalam menyampaikan materi tanpa ada tanggapan. Dengan begitu penulis menerapkan metode Take And Give agar siswa dapat aktif dalam menerima ilmu yang amanahkan. Jenis penelitianya yaitu eksperimen menggunakan desain non-equivalent control group design. Tujuannya untuk melihat dampak metode Take And Give terhadap hasil belajar siswa. Populasi adalah 83 orang. Sampel penelitian kelas VII.1 sebanyak 30 siswa pada kelas tes. VII.2 27 siswa dari kelas tes dan 26 siswa dari kelas kontrol VII.3. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji berpasangan dan uji independen, yang digunakan untuk menentukan apakah hipotesis ditolak atau diterima.Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa berdasarkan perolehan uji-t tes diperoleh nilai sig (2-tailed) 0,000 < 0,000 pada taraf signifikan 5% sehingga ha diterima dan ho ditolak. Jadi terbukti adanya pengaruh yang signifikan dari metode Take And Give terhadap hasil belajar PAI siswa di SMPN 3 Sungai Pua.

Penelitian menunjukkan rata‑rata nilai hasil belajar siswa kelas eksperimen (80,48) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (61,48), sehingga penggunaan metode Take And Give berpengaruh terhadap hasil belajar.Analisis statistik menunjukkan pengaruh signifikan metode tersebut dengan nilai t signifikan 0,000 (<0,05).Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode Take And Give memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar PAI siswa kelas VII di SMPN 3 Sungai Pua.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas metode Take And Give pada mata pelajaran lain seperti Matematika atau Bahasa Indonesia untuk mengetahui apakah manfaatnya bersifat umum atau khusus pada PAI; Selanjutnya, peneliti dapat melakukan studi longitudinal yang mengevaluasi retensi pengetahuan siswa setelah penerapan Take And Give dalam jangka waktu tiga hingga enam bulan, sehingga dapat menilai keberlanjutan dampak metode tersebut; Selain itu, perbandingan antara metode Take And Give dengan strategi pembelajaran aktif lainnya seperti pembelajaran kooperatif atau berbasis masalah dapat dilakukan dengan mempertimbangkan variasi ukuran kelas dan karakteristik peserta didik, guna menentukan pendekatan paling efektif dalam meningkatkan hasil belajar di tingkat SMP.

  1. #pendapatan asli daerah#pendapatan asli daerah
  2. #problem based learning#problem based learning
Read online
File size1.11 MB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2PM
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test