ANANPUBLISHERANANPUBLISHER

Jurnal Manajemen Akuntansi dan Ilmu EkonomiJurnal Manajemen Akuntansi dan Ilmu Ekonomi

Transformasi digital telah menjadi fenomena global yang mengubah cara organisasi di Indonesia beroperasi dan bersaing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak transformasi digital terhadap budaya organisasi melalui tinjauan literatur sistematis (Systematic Literature Review/SLR) dengan fokus pada aspek kolaborasi, fleksibilitas struktur, resistensi terhadap perubahan, dan adaptasi nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital meningkatkan kolaborasi dan fleksibilitas dalam organisasi, memungkinkan komunikasi lintas departemen yang lebih baik serta responsivitas terhadap perubahan pasar. Namun, resistensi terhadap perubahan muncul sebagai tantangan signifikan, terutama di kalangan karyawan yang khawatir akan kehilangan peran mereka. Adaptasi nilai organisasi menuju budaya yang lebih terbuka dan inovatif juga memerlukan dukungan berkelanjutan dari kepemimpinan. Kesimpulannya, keberhasilan transformasi digital tergantung pada pendekatan manajemen perubahan yang holistik dan komprehensif. Penelitian ini memberikan panduan bagi organisasi untuk merancang strategi budaya yang mendukung keberlanjutan transformasi digital di Indonesia.

Transformasi digital secara signifikan mengubah budaya organisasi di Indonesia, meningkatkan kolaborasi dan fleksibilitas struktural, namun juga menghadirkan tantangan resistensi dan adaptasi nilai.Keberhasilan transformasi digital sangat bergantung pada pengelolaan resistensi melalui pendekatan partisipatif, komunikasi transparan, serta pelatihan yang memadai, mengingat adaptasi nilai masih dalam tahap awal.Oleh karena itu, diperlukan strategi manajemen perubahan yang holistik, kepemimpinan adaptif, dan dukungan komprehensif untuk memastikan keberlanjutan transformasi digital dan mencapai potensi budaya organisasi yang inovatif.

Berdasarkan analisis dampak transformasi digital terhadap budaya organisasi, terdapat beberapa celah penelitian yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut guna memperkaya pemahaman kita. Pertama, penting untuk mengkaji secara lebih mendalam faktor-faktor spesifik yang mendorong resistensi karyawan terhadap perubahan digital di berbagai konteks organisasi di Indonesia. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada studi kasus yang menganalisis dinamika psikologis individu, kekhawatiran akan kehilangan peran, serta strategi komunikasi internal yang paling efektif dalam menumbuhkan rasa kepemilikan dan mengurangi penolakan. Bagaimana program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan departemen atau kelompok usia tertentu dapat secara signifikan meningkatkan adopsi teknologi dan partisipasi dalam proses transformasi? Kedua, peran kepemimpinan adaptif dalam membimbing organisasi melewati transisi budaya ini perlu diinvestigasi lebih lanjut. Sebuah studi komparatif bisa mengevaluasi model kepemimpinan yang paling berhasil dalam mendorong pergeseran dari budaya hierarkis menuju budaya yang lebih fleksibel, kolaboratif, dan inovatif, khususnya di perusahaan-perusahaan Indonesia yang memiliki nilai-nilai tradisional yang kuat. Pertanyaan penelitian dapat meliputi: bagaimana pemimpin dapat secara efektif mengkomunikasikan visi transformasi digital, memotivasi karyawan, dan memfasilitasi adaptasi nilai-nilai baru tanpa mengabaikan identitas organisasi yang sudah ada? Terakhir, mengingat bahwa adaptasi nilai organisasi masih pada tahap awal, penelitian longitudinal sangat krusial untuk memahami keberlanjutan dampak transformasi digital dalam jangka panjang. Studi semacam ini dapat melacak evolusi budaya organisasi selama periode waktu yang lebih panjang (misalnya, lima hingga sepuluh tahun) untuk mengidentifikasi variabel-variabel kunci yang berkontribusi pada stabilitas dan pertumbuhan budaya digital. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan panduan empiris yang lebih kokoh bagi organisasi dalam merancang strategi budaya yang tidak hanya reaktif tetapi juga proaktif dan berkelanjutan di era digital.

  1. #faktor penyebab#faktor penyebab
  2. #faktor spesifik#faktor spesifik
Read online
File size367.99 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2Oy
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test