STTABSTTAB

MAN_RAFMAN_RAF

Individualisme semakin banyak mempengaruhi kehidupan manusia. Hal ini membuat manusia sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Menghadapi kondisi demikian, bagaimanakah urgensitas penginjilan dimasa kini. Oleh karena itu untuk menjawab prinsip tersebut, perlu kita mengerti ungkapan Paulus yaitu: celakalah aku jika aku tidak memberitakan Injil. Melalui artikel ini dapat menolong orang percaya menyadari perannya dalam dunia saat ini.

Makna ungkapan celakalah aku jika aku tidak memberitakan Injil merupakan ungkapan yang menyatakan bahwa memberitakan Injil adalah Amanat Agung yang diberikan Tuhan Yesus Kristus kepada setiap orang percaya.Artinya bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memberitakan Injil.Dalam pemberitaan Injil setiap orang percaya harus siap sedia baik maupun tidak baik waktunya artinya seorang pemberita Injil tidak takut atau merasa gentar terhadap tantangan yang akan ia alami, dalam pemberitaan Injil.Rasul Paulus “beritakanlah firman siap sedialah baik atau tidak baik waktunya.Ketika setiap orang percaya memberitakan Injil dengan tujuan untuk kemuliaan nama Tuhan sehingga orentasi dalam pemberitaan Injil adalah upah rohani bukan upah jasmani.Sehingga motivasi yang murni itu sangat diperlukan dalam pemberitaan Injil dan pada akhirnya setiap orang percaya dapat berkata bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan (Filipi 1.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian lebih mendalam tentang peran dan tanggung jawab orang percaya dalam pemberitaan Injil di tengah individualisme yang semakin kuat. Bagaimana cara mengkomunikasikan pesan Injil dengan efektif di tengah masyarakat yang sibuk dengan aktivitas masing-masing? Apakah ada strategi atau pendekatan baru yang dapat digunakan untuk mencapai sasaran penginjilan yang lebih luas? Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang motivasi dan orientasi dalam penginjilan, apakah upah rohani yang menjadi fokus utama ataukah ada faktor-faktor lain yang mendorong orang percaya untuk terlibat dalam penginjilan? Dengan memahami motivasi dan orientasi ini, kita dapat mengembangkan strategi penginjilan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

  1. #rasul paulus#rasul paulus
  2. #memberitakan injil#memberitakan injil
Read online
File size292.73 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2Hj
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test