JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU

Jurnal AgrotechJurnal Agrotech

Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.H. Bailey) atau yang lebih dikenal dengan nama lain Ta Ke Chai dan Tatsoi merupakan jenis sawi yang masih tergolong jarang ditemui di pasaran meski beberapa petani sudah mulai membudidayakan nya, produksi dan sebaran nya tak sebanyak jenis sawi lain nya dan memiliki harga jual yang relatif lebih tinggi dibandingkan harga jual sawi lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi media tanam organic dan nilai EC larutan nutrisi terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pagoda pada hidroponik sistem wick. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok factor tunggal dengan 12 perlakuan yaitu A (rockwool EC 1,5-1), B (rockwool EC 2,5-1), C (rockwool EC 3,5-1), D (arang sekam EC 1,5-1), E (arang sekam EC 2,5-1), F (arang sekam EC 3,5-1), G (cocopeat EC 1,5-1), H (cocopeat EC 2,5-1), I (cocopeat EC 3,5-1), J (serbuk gergaji EC 1,5-1), K (serbuk gergaji EC 2,5-1), L (serbuk gergaji EC 3,5-1) dengan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi media tanam organik dan nilai EC larutan nutrisi berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, bobot segar, bobot layak jual dan luas daun tanaman sawi (Brassica narinosa L.H. Bailey) varietas pagoda pada hidroponik sistem wick. Perlakuan I (cocopeat EC 3,5-1 memberikan hasil tertinggi pada rata-rata bobot segar yaitu 187,08 g, bobot layak jual yaitu 141,08 g.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh nyata kombinasi media tanam organik dan nilai electrical conductivity (EC) larutan nutrisi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica narinosa L.Bailey) varietas pagoda pada hidroponik sistem wick.Perlakuan cocopeat dengan EC 3,5 memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, bobot segar, bobot layak jual, dan luas daun.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan pemahaman dan praktik budidaya sawi pagoda secara hidroponik. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji pengaruh kombinasi media tanam yang berbeda dengan variasi EC yang lebih luas, dengan fokus pada analisis biaya produksi dan efisiensi penggunaan sumber daya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada studi pengaruh pemberian pupuk organik cair dengan komposisi yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kualitas sawi pagoda, dengan tujuan untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan meningkatkan keberlanjutan lingkungan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi mikroorganisme yang menguntungkan dalam media tanam, serta mengeksplorasi potensi pemanfaatannya sebagai biofertilizer untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan tanaman sawi pagoda terhadap penyakit.

  1. #bobot segar#bobot segar
  2. #sawi brassica narinosa#sawi brassica narinosa
Read online
File size459.81 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2GY
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test