INDOJOURNALPMRINDOJOURNALPMR
Indonesian Journal of Physical Medicine and RehabilitationIndonesian Journal of Physical Medicine and RehabilitationPendahuluan: Penyakit arteri koroner (CAD) menyebabkan perubahan signifikan dalam kehidupan seseorang dan sering disertai reaksi emosional kompleks yang selanjutnya menurunkan kemampuan menyelesaikan tanggung jawab kerja, mengurangi upah, serta meningkatkan risiko pemecatan dini. Program kembali bekerja (RTW) setelah CAD diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup. Kajian ini bertujuan mengeksplorasi program RTW pada pasien CAD dengan menyoroti dampak CAD terhadap kemampuan kembali bekerja serta manajemen rehabilitasi untuk memenuhi kriteria RTW. Metode: Artikel yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir dan terindeks di basis data PubMed serta Google Scholar ditinjau secara naratif. Kata kunci yang digunakan meliputi “coronary artery disease, “ischemic heart disease, “cardiovascular disease, “cardiac rehabilitation, “return to work, dan “return to vocational activity. Hasil: Dampak CAD terhadap RTW meliputi penurunan kemampuan kembali bekerja dan kinerja kerja serta peningkatan risiko pemecatan dini. Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan RTW pada pasien CAD antara lain faktor sosiodemografis, psikososial, risiko kardiovaskular, riwayat medis, komplikasi selama rawat inap, dan karakteristik klinis. Upaya memfasilitasi proses ini melibatkan berbagai penilaian dan intervensi. Kemampuan RTW dapat ditentukan melalui penilaian objektif fungsi jantung, termasuk kapasitas latihan dan fraksi ejeksi ventrikel kiri, keberadaan atau ketidakhadiran komorbiditas, kepuasan kerja, serta penilaian kesejahteraan umum. Intervensi yang ditujukan untuk mempromosikan RTW meliputi program rehabilitasi kardio (CR) fase II awal dan program CR lanjutan. Kesimpulan: Penilaian dan intervensi rehabilitasi yang diberikan kepada pasien CAD menunjukkan hasil yang baik dalam meningkatkan tingkat RTW dan kualitas kerja.
Penyakit arteri koroner (CAD) secara signifikan mengurangi kemampuan pasien untuk kembali bekerja, meningkatkan risiko pemecatan dini, dan menurunkan kinerja kerja.Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan kembali bekerja meliputi aspek sosiodemografis, psikososial, risiko kardiovaskular, riwayat medis, komplikasi selama rawat inap, serta karakteristik klinis, yang dapat dievaluasi melalui penilaian objektif fungsi jantung seperti kapasitas latihan, fraksi ejeksi ventrikel kiri, keberadaan atau ketidakhadiran komorbiditas, kepuasan kerja, dan penilaian kesejahteraan umum.Intervensi rehabilitasi, termasuk program rehabilitasi kardio fase II awal dan program rehabilitasi kardio lanjutan, terbukti meningkatkan tingkat kembali bekerja serta kualitas kerja pada pasien CAD.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas program rehabilitasi kardio digital (tele‑rehab) berbasis web atau aplikasi seluler dalam meningkatkan tingkat kembali bekerja pada pasien CAD yang memiliki keterbatasan akses ke fasilitas rehabilitasi konvensional, dengan mengukur outcome RTW dan kepuasan pasien selama 12 bulan. Selanjutnya, studi eksperimental dapat mengevaluasi dampak intervensi psikososial terstruktur, seperti terapi kognitif‑perilaku yang menargetkan kecemasan dan depresi, terhadap peningkatan tingkat RTW dan kualitas hidup pada populasi CAD pasca‑infark miokard, menggunakan desain randomisasi terkontrol ganda. Terakhir, penelitian longitudinal dapat meneliti peran akomodasi tempat kerja (misalnya penyesuaian beban kerja, fleksibilitas jam kerja) dalam mempertahankan keberlangsungan RTW pada pasien CAD yang bekerja di sektor industri versus sektor layanan, dengan analisis faktor risiko dan manfaat ekonomi selama lima tahun.
| File size | 922.33 KB |
| Pages | 15 |
| Short Link | https://juris.id/p-2GV |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UM MetroUM Metro Kehadiran media sosial dan berbagai platform di era digital memberikan dampak besar terhadap kesehatan mental manusia. Pada awalnya, hal ini memperluasKehadiran media sosial dan berbagai platform di era digital memberikan dampak besar terhadap kesehatan mental manusia. Pada awalnya, hal ini memperluas
UNSRITUNSRIT Total biaya yang dapat dihemat akibat percepatan 1,67%. Penjadwalan ulang Proyek Pembangunan Jembatan dan Oprit Boulevard II dengan menerapkan metode TimeTotal biaya yang dapat dihemat akibat percepatan 1,67%. Penjadwalan ulang Proyek Pembangunan Jembatan dan Oprit Boulevard II dengan menerapkan metode Time
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS d. September 2021. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil TM I yang datang melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Jongaya Kota Makassar dengan keluhand. September 2021. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil TM I yang datang melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Jongaya Kota Makassar dengan keluhan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Anemia merupakan masalah gizi yang paling sering terjadi dan dapat terjadi pada kelompok usia muda. Pola makan yang tidak seimbang merupakan salah satuAnemia merupakan masalah gizi yang paling sering terjadi dan dapat terjadi pada kelompok usia muda. Pola makan yang tidak seimbang merupakan salah satu
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Pengumpulan data diperoleh melalui pengukuran Patient Specifik Functional Scale (PSFS) di awal penelitian dan akhir penelitian. Hasil: Hasil uji pairedPengumpulan data diperoleh melalui pengukuran Patient Specifik Functional Scale (PSFS) di awal penelitian dan akhir penelitian. Hasil: Hasil uji paired
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Penelitian ini menggunakan rancangan Pre eksperimental dengan one group pretest – posttest. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Somba Opu dan KampiliPenelitian ini menggunakan rancangan Pre eksperimental dengan one group pretest – posttest. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Somba Opu dan Kampili
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 di Perumahan X, Kabupaten Tangerang. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 di Perumahan X, Kabupaten Tangerang. Penelitian
UnmulUnmul Wahidin Sudirohusodo Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan survei analitik menggunakan desain cross-sectional dengan teknik purposive sampling. Hasil:Wahidin Sudirohusodo Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan survei analitik menggunakan desain cross-sectional dengan teknik purposive sampling. Hasil:
Useful /
STISNQSTISNQ Dengan penerapan model pembelajaran TGT mampu memberikan peningkatan terhadap motivasi dan hasil belajar PAI siswa di kelas X-5 SMAN 1 Tambakboyo. PadaDengan penerapan model pembelajaran TGT mampu memberikan peningkatan terhadap motivasi dan hasil belajar PAI siswa di kelas X-5 SMAN 1 Tambakboyo. Pada
INDOJOURNALPMRINDOJOURNALPMR Kesadaran terhadap gejala yang dialami setelah perawatan intensif tampaknya telah banyak dipelajari sejak gelombang pandemi tahun 2019. Persistensi atauKesadaran terhadap gejala yang dialami setelah perawatan intensif tampaknya telah banyak dipelajari sejak gelombang pandemi tahun 2019. Persistensi atau
UnmulUnmul Seorang wanita dalam periode kehamilan dan periode postpartum cenderung mengalami stres yang cukup besar karena keterbatasan kondisi fisik yang membuatnyaSeorang wanita dalam periode kehamilan dan periode postpartum cenderung mengalami stres yang cukup besar karena keterbatasan kondisi fisik yang membuatnya
STISNQSTISNQ Karena tidak memiliki kesiapan dalam rumah tangga, beban hak dan kewajiban suami istri masih dibantu orangtua masing-masing. Menciptakan hubungan sejahteraKarena tidak memiliki kesiapan dalam rumah tangga, beban hak dan kewajiban suami istri masih dibantu orangtua masing-masing. Menciptakan hubungan sejahtera