BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL

International Journal of Social ScienceInternational Journal of Social Science

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media demonstrasi pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan mencuci tangan dengan sabun (CTPS) di wilayah kerja Puskesmas Sei Pancur, Kota Batam. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimental dengan desain satu kelompok pre-test‑post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pre-test sebanyak 88,9 % responden kurang memiliki pengetahuan tentang mencuci tangan dengan sabun (CTPS), sedangkan pada post-test sebanyak 92,6 % responden memiliki pengetahuan yang baik. Terdapat pengaruh signifikan antara pengetahuan enam langkah mencuci tangan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan mengenai Hand Washing with Soap 6 Steps dengan media demonstrasi pada anak usia dini di wilayah kerja Puskesmas Sei Pancur, Kota Batam. Kesimpulannya, metode demonstrasi berpengaruh positif dalam meningkatkan pengetahuan anak usia dini tentang cara mencuci tangan yang tepat di wilayah kerja Puskesmas Sei Pancur, Kota Batam. Saran: sekolah sebaiknya meningkatkan penyediaan informasi kesehatan, khususnya tentang cara mencuci tangan yang benar, melalui berbagai metode pendidikan kesehatan agar anak usia dini dapat mengikuti dengan menyenangkan dan tidak merasa bosan.

Penelitian yang melibatkan 27 anak usia dini di wilayah kerja Puskesmas Sei Pancur, Kota Batam menunjukkan bahwa pada pre‑test 88,9 % responden kurang memiliki pengetahuan tentang mencuci tangan dengan sabun (CTPS), sedangkan pada post‑test 92,6 % responden memiliki pengetahuan yang baik.Analisis marginal homogeneity mengungkapkan adanya pengaruh signifikan (p = 0,000) terhadap peningkatan pengetahuan enam langkah mencuci tangan setelah intervensi pendidikan kesehatan dengan media demonstrasi.Temuan ini dapat dijadikan acuan bagi peneliti selanjutnya dan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kompetensi calon perawat pada tingkat pendidikan awal.

Penelitian lanjutan dapat menguji keberlanjutan pengetahuan dan perilaku mencuci tangan pada anak usia dini dengan melakukan survei tindak lanjutan tiga hingga enam bulan setelah intervensi demonstrasi, untuk menilai retensi jangka panjang. Selanjutnya, penting untuk membandingkan efektivitas metode demonstrasi langsung dengan media pembelajaran digital, seperti video interaktif atau aplikasi edukasi berbasis game, dalam meningkatkan pengetahuan serta praktik mencuci tangan yang tepat. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran keterlibatan orang tua atau pengasuh dalam memperkuat kebiasaan mencuci tangan di rumah, dengan merancang program pelatihan dan materi pendukung yang dapat diaplikasikan selama situasi pandemi, sehingga memastikan konsistensi perilaku higienis pada anak di luar lingkungan sekolah.

  1. #metode demonstrasi#metode demonstrasi
  2. #cuci tangan#cuci tangan
Read online
File size181.58 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2Ai
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test