PELNIPELNI
Jurnal Keperawatan Degeneratif PelniJurnal Keperawatan Degeneratif PelniKesehatan mental merupakan suatu hal penting untuk mendukung kualitas hidup seseorang. Salah satu penyakit mental yang sering dialami salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan adalah gangguan psikologis yang disebabkan oleh gangguan mental yang dialami seseorang, yang biasanya penderita gangguan kecemasan ini mengalami khawatir yang berlebihan disertai tanda gejala tertentu. World Health Organization (WHO), memperkirakan 200 juta orang lebih di seluruh dunia mengalami gangguan kecemasan, dan di Indonesia jumlah penderita gangguan jiwa tertinggi terdapat di Provinsi DKI Jakarta sebesar 24,3%, dengan prevalensi sebesar 6% menderita gangguan mental emosional yang ditunjukan dengan gejala-gejala depresi dan kecemasan. Blibliotherapy merupakan suatu terapi dengan penggunaan buku bacaan sebagai salah satu metode penyembuhan, bliblioterapy ini merupakan dukungan psikoterapi yang menggunakan buku untuk membantu seseorang memecahkan masalahnya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tindakan blibliotherapy untuk mereduksi kecemasan pada pasien gangguan kecemasan umum di Kelurahan Paninggilan Utara Kecamatan Ciledug. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain studi kasus. Penelitian dilakukan selama 14 hari dengan 6x pertemuan dan durasi di tiap pertemuan 30-60 menit. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 2 responden. Hasil penelitian: menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan pada kedua responden, Kesimpulan: tindakan blibliotherapy dapat digunakan terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien gangguan kecemasan di Kelurahan Paninggilan Utara Kecamatan Ciledug. Saran: kepada penelitian selanjutnya lebih memahami dalam melakukan penelitian tentang kecemasan dan tatacara pelaksanaan blibliotherapy pada pasien gangguan kecemasan umum.
Penelitian ini terbukti bahwa intervensi blibliotherapy terbukti dapat menurunkan tingkat kecemasan, tujuan dari penelitian ini adalah teridentifikasi dan teranalisa intervensi blibliotherapy dalam mengontrol gangguan kecemasan.Hasil evaluasi intervensi blibliotherapy yang dilakukan selama 14 hari ini mengalami penurunan tanda dan gejala kecemasan.Responden I sebelum intervensi, tingkat kecemasan berada di tingkat kecemasan sedang dengan poin 25, dengan tanda dan gejala yang dirasakan mudah merasa cemas, takut akan pikiran sendiri, merasa tegang, mudah terkejut, merasa gelisah, takut bertemu dengan orang asing dan takut bila ditinggal sendiri, takut jika berada di kerumunan orang banyak, sulit berkonsentrasi, perasaan berubah-ubah setiap hari.Jantung berdebar dan sesak nafas, mudah berkeringat dan merasa tidak tenang.Sedangkan pada responden II, responden ini tidak mengerti sebab kecemasannya bahkan sampai tidak tahu bahwa dirinya menderita kecemasan jadi tidak pernah berupaya untuk berobat ke psikiater.Oleh karena itu peneliti menerapkan intervensi blibliotherapy guna menurunkan tingkat kecemasan kedua responden, dan terbukti setelah diberikannya intervensi blibliotherapy pada kedua responden tingkat kecemasan yang dialami kedua responden tersebut mengalami penurunan.Jantung berdebar dan sesak nafas, mudah berkeringat dan merasa tidak tenang.Pada Responden I, sudah berusaha untuk mengobati kecemasan dengan berobat ke psikiater karena merasa cemas yang mengganggu kehidupannya dan pada Responden II, responden ini tidak mengerti sebab kecemasannya bahkan sampai tidak tahu bahwa dirinya menderita kecemasan jadi tidak pernah berupaya untuk berobat ke psikiater.Oleh karena itu peneliti menerapkan intervensi blibliotherapy guna menurunkan tingkat kecemasan kedua responden, dan terbukti setelah diberikannya intervensi blibliotherapy pada kedua responden tingkat kecemasan yang dialami kedua responden tersebut mengalami penurunan.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan teknik blibliotherapy yang lebih efektif dalam mereduksi kecemasan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai metode dan strategi dalam memilih buku bacaan yang sesuai dengan kebutuhan pasien, serta menganalisis dampak jangka panjang dari terapi ini. Selain itu, penting juga untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan blibliotherapy, seperti dukungan sosial dan lingkungan yang kondusif. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efektivitas blibliotherapy sebagai intervensi non-farmakologis untuk mengurangi kecemasan.
| File size | 278.88 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
ARIKESIARIKESI Resource Development and Installation efektif mengurangi gejala trauma pada korban kekerasan perempuan, sebagaimana terlihat dari penurunan skor gejalaResource Development and Installation efektif mengurangi gejala trauma pada korban kekerasan perempuan, sebagaimana terlihat dari penurunan skor gejala
UncenUncen Penelitian ini bertujuan menidentifikasi subtipe HIV-1 dan faktor risiko yang berhubungan dengan penularan virus tersebut. Desain yang digunakan adalahPenelitian ini bertujuan menidentifikasi subtipe HIV-1 dan faktor risiko yang berhubungan dengan penularan virus tersebut. Desain yang digunakan adalah
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Dukungan sosial adalah faktor yang membantu mengurangi beban subjektif keluarga yang merawat individu dengan skizofrenia. Penelitian ini menyelidiki dukunganDukungan sosial adalah faktor yang membantu mengurangi beban subjektif keluarga yang merawat individu dengan skizofrenia. Penelitian ini menyelidiki dukungan
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Terapi mindfulness spiritual diberikan melalui sesi individu dan kelompok, dengan tingkat depresi diukur menggunakan instrumen PHQ-9 sebelum dan sesudahTerapi mindfulness spiritual diberikan melalui sesi individu dan kelompok, dengan tingkat depresi diukur menggunakan instrumen PHQ-9 sebelum dan sesudah
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Transformasi digital yang pesat dalam layanan kesehatan telah memerlukan solusi teknologi inovatif yang dapat mengatasi keterbatasan geografis dan meningkatkanTransformasi digital yang pesat dalam layanan kesehatan telah memerlukan solusi teknologi inovatif yang dapat mengatasi keterbatasan geografis dan meningkatkan
UNSULBARUNSULBAR Memaksimalkan penggunaan alat peraga dapat dikaitkan dengan karakteristik yang dimiliki oleh siswa. Terdapat perbedaan karakteristik dalam diri siswa saatMemaksimalkan penggunaan alat peraga dapat dikaitkan dengan karakteristik yang dimiliki oleh siswa. Terdapat perbedaan karakteristik dalam diri siswa saat
ITSCIENCEITSCIENCE Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang siswa kelas 2 SMK Hasanah Kota Pekanbaru. dengan metode ceramah dan diskusi. Kegiatan berlangsung secara lancar adanyaKegiatan ini diikuti oleh 40 orang siswa kelas 2 SMK Hasanah Kota Pekanbaru. dengan metode ceramah dan diskusi. Kegiatan berlangsung secara lancar adanya
UM SURABAYAUM SURABAYA Aspek pertama adalah pengetahuan, di mana anggota Paguyuban Sehat diberi informasi terkait kanker, perawatan pasca operasi, serta selama kemoterapi atauAspek pertama adalah pengetahuan, di mana anggota Paguyuban Sehat diberi informasi terkait kanker, perawatan pasca operasi, serta selama kemoterapi atau
Useful /
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Penelitian ini membahas perbandingan tiga metode klasifikasi utama Support Vector Machine (SVM), Random Forest, dan Convolutional Neural Network (CNN),Penelitian ini membahas perbandingan tiga metode klasifikasi utama Support Vector Machine (SVM), Random Forest, dan Convolutional Neural Network (CNN),
UNHASUNHAS Keduanya merupakan bagian dari hukum bisnis sosial yang bertanggung jawab secara internasional. CSDDD memperkenalkan provisi tanggung jawab sipil spesifikKeduanya merupakan bagian dari hukum bisnis sosial yang bertanggung jawab secara internasional. CSDDD memperkenalkan provisi tanggung jawab sipil spesifik
UNHASUNHAS Teknik analisis menggunakan metode silogistik melalui pola pikir deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan yang layak dari adanya dugaan tidakTeknik analisis menggunakan metode silogistik melalui pola pikir deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan yang layak dari adanya dugaan tidak
UM SURABAYAUM SURABAYA Omah Iwak Badher Bank perlu fokus pada pengembangan jasa wisata yang sesuai dengan ekspektasi wisatawan dewasa dan berpenghasilan tetap, serta memperbaikiOmah Iwak Badher Bank perlu fokus pada pengembangan jasa wisata yang sesuai dengan ekspektasi wisatawan dewasa dan berpenghasilan tetap, serta memperbaiki