POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG

Jurnal Lintas KeperawatanJurnal Lintas Keperawatan

Latar Belakang : Pasien gagal ginjal memiliki kualitas hidup yang berbeda dari orang sehat umumnya, yang membuat kondisi fisik maupun mental semakin menurun akibat penyakit yang diderita. Salah satu faktor yang bisa mengurangi kondisi ini adalah dukungan sosial. Dukungan sosial dapat memperkuat kondisi kualitas hidup individu.. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan hubungan antara dukungan sosial dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa.. Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Responden berjumlah 100 orang yang diambil dengan metod purposive sampling. Kriteria inklusi adalah pasien gagal ginjal kronis yang rutin menjalani hemodialisa lebih dari 3 bulan dan rutin 2 – 3 kali seminggu. Instrumen yang digunakan Adalah kuesioner MSPSS dan KDQOL-SF36. Analisis data menggunakan korelasi spearman rank Hasil penelitian menunjukkan korelasi sangat signifikan antara dukungan sosial dan kualitas hidup responden gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa (p.value=0,00) dengan nilai r sebesar 0,936 yang menunjukkan tingkat hubungan yang sangat kuat artinya dukungan sosial berhubungan positif dengan kualitas hidup; semakin besar dukungan yang diterima, semakin baik kualitas hidup pasien.

Dukungan keluarga sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan pasien.Penelitian selanjutnya disarankan untuk memberikan intervensi yang efektif dalam memperkuat dukungan sosial, terutama dari keluarga.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi spesifik yang bertujuan untuk meningkatkan dukungan sosial bagi pasien gagal ginjal kronis, seperti kelompok dukungan keluarga atau program konseling. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman pasien dan keluarga dalam menerima dan memberikan dukungan sosial, serta mengidentifikasi hambatan dan fasilitator dalam proses tersebut. Ketiga, penelitian longitudinal diperlukan untuk memahami bagaimana dukungan sosial memengaruhi kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis dalam jangka panjang, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat memoderasi atau memediasi hubungan tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mendalam tentang peran dukungan sosial dalam meningkatkan kesejahteraan pasien gagal ginjal kronis, sehingga dapat dikembangkan strategi intervensi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

  1. #self efficacy#self efficacy
  2. #pasien hipertensi#pasien hipertensi
Read online
File size360.04 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2uC
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test