UNTAGUNTAG
DIA: Jurnal Administrasi PublikDIA: Jurnal Administrasi PublikPenelitian ini menganalisis penerapan demokrasi deliberatif dalam pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Desa Pulau Semambu, Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Data dianalisis menggunakan teknik model interaktif dan didukung dengan perangkat lunak NVivo 12 Plus. Pemilihan informan dilakukan melalui teknik purposive sampling dan penggunaan metode triangulasi sumber untuk mengukur validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa demokrasi deliberatif belum diterapkan secara optimal karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang pembangunan dan Musrenbangdes, sehingga berdampak pada partisipasi masyarakat yang rendah. Selain itu, keterbatasan anggaran dan kurangnya dialog terbuka juga menjadi masalah lain yang menjadi evaluasi pelaksanaan Musrenbangdes yang telah dilakukan, sehingga kajian masalah dan kebutuhan desa tidak dilakukan secara mendalam. Secara keseluruhan, menyebabkan prinsip-prinsip demokrasi deliberatif belum tercapai secara optimal dengan memprioritaskan partisipasi masyarakat. Untuk mewujudkan proses formulasi kebijakan desa yang deliberatif, pemerintah desa dapat mengambil berbagai pendekatan seperti melibatkan akademisi untuk membantu proses Musrenbangdes. Pemerintah juga perlu menyediakan ruang yang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam proses Musrenbangdes melalui tersedianya forum dialog terbuka.
Berdasarkan hasil analisis penelitian, dapat disimpulkan bahwa semua aspek terkait dengan dimensi utama demokrasi deliberatif belum diadopsi secara kuat dalam pelaksanaan Musrenbangdes di Desa Pulau Semambu, karena masih ditemukan beberapa masalah, seperti pemahaman masyarakat tentang pembangunan dan mekanisme pelaksanaan Musrenbangdes yang sangat minimal.Sehingga kualitas dan kuantitas proposal atau aspirasi belum dimaksimalkan dalam mempengaruhi kebijakan atau keputusan yang dihasilkan dalam Musrenbangdes.Selain itu, perwakilan masyarakat juga telah diberikan kesempatan seluas-luasnya, tetapi masalah partisipasi masyarakat yang menjadi faktor utama timbul dari perasaan pesimis tentang pengajuan aspirasi yang tidak akan ditampung sehingga mempengaruhi proposal prioritas dalam Musrenbangdes yang ditentukan dari perwakilan setiap unsur.Selanjutnya, ketersediaan dialog terbuka masih sangat minimal, terutama karena keterbatasan anggaran sehingga pelaksanaan deliberasi di tingkat RT tidak dapat dilakukan secara resmi dan deliberasi di tingkat dusun hanya berlangsung secara informal.Keterbatasan anggaran ini pada gilirannya berdampak pada jumlah aspirasi dan proposal yang diterima dan ditolak dalam Musrenbangdes.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melibatkan pihak ketiga dalam proses Musrenbangdes. Pihak ketiga yang dimaksud perlu melibatkan akademisi untuk membantu proses Musrenbangdes, diharapkan akademisi dapat menjadi fasilitator untuk memberikan berbagai pemahaman dan memberikan gambaran konsep teoritis ideal dari proses kebijakan. Pemerintah juga perlu menyediakan ruang yang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam proses Musrenbangdes melalui tersedianya forum dialog terbuka yang dapat menampung berbagai kelompok dan kepentingan masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan sosialisasi dan pelatihan mengenai mekanisme pelaksanaan Musrenbangdes agar kualitas dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Musrenbangdes dapat ditingkatkan. Keterlibatan akademisi dan ahli desa juga dapat dimaksimalkan melalui penelitian dan pengabdian masyarakat terkait pemetaan potensi desa melalui forum ilmiah dan diskusi yang melibatkan masyarakat desa, sehingga selain memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang urgensi, potensi, dan ide-ide pembangunan, juga memberikan intensitas dialog bagi masyarakat melalui forum yang dapat mendorong ide dan aspirasi yang kemudian dapat diajukan dalam Musrenbangdes.
| File size | 526.58 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Perubahan kurikulum dari Kurikulum Merdeka menuju Kurikulum Deep Learning di SMK Negeri 4 Penajam Paser Utara tidak secara langsung mengubah mekanismePerubahan kurikulum dari Kurikulum Merdeka menuju Kurikulum Deep Learning di SMK Negeri 4 Penajam Paser Utara tidak secara langsung mengubah mekanisme
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Penelitian ini mengkaji penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Kecerdasan Majemuk, dengan fokus pada kecerdasan linguistik dan musikal,Penelitian ini mengkaji penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Kecerdasan Majemuk, dengan fokus pada kecerdasan linguistik dan musikal,
STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU Penerapan konsep smart city di Indonesia merupakan salah satu strategi untuk pengembangan berkelanjutan dan layanan publik yang optimal. Kota Palu, sebagaiPenerapan konsep smart city di Indonesia merupakan salah satu strategi untuk pengembangan berkelanjutan dan layanan publik yang optimal. Kota Palu, sebagai
IDEREACHIDEREACH Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan B50 memiliki dualitas yang tajam. Di satu sisi, B50 menawarkan peluang besar untuk memperkuat ketahanan energiHasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan B50 memiliki dualitas yang tajam. Di satu sisi, B50 menawarkan peluang besar untuk memperkuat ketahanan energi
UNUJAUNUJA Hasil menunjukkan bahwa pada tahap perumusan kepala sekolah melakukan analisis kebutuhan, menetapkan visi bersama dan tujuan jangka panjang, serta analisisHasil menunjukkan bahwa pada tahap perumusan kepala sekolah melakukan analisis kebutuhan, menetapkan visi bersama dan tujuan jangka panjang, serta analisis
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan ide kreatif dan perencanaan produksi dalam program Satu Indonesia dengan menekankan penerapan teoriPenelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan ide kreatif dan perencanaan produksi dalam program Satu Indonesia dengan menekankan penerapan teori
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada upaya untuk meningkatkan kualitasAnalisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada upaya untuk meningkatkan kualitas
DINASTIREVDINASTIREV Kinerja pegawai di Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Gorontalo belum optimal karena faktor internal seperti kurangnya koordinasi antarseksi,Kinerja pegawai di Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Gorontalo belum optimal karena faktor internal seperti kurangnya koordinasi antarseksi,
Useful /
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Hasil penelitian menunjukkan adanya sembilan belas data vokatif profesi yang terbagi menjadi dua bentuk, yaitu bentuk tunggal (lima belas data) dan bentukHasil penelitian menunjukkan adanya sembilan belas data vokatif profesi yang terbagi menjadi dua bentuk, yaitu bentuk tunggal (lima belas data) dan bentuk
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Salah satu tantangan utama pembelajaran di abad ke-21 adalah bagaimana mengembangkan kemampuan peserta didik secara holistik. Menanggapi tantangan ini,Salah satu tantangan utama pembelajaran di abad ke-21 adalah bagaimana mengembangkan kemampuan peserta didik secara holistik. Menanggapi tantangan ini,
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Penelitian ini mengkaji spiritualisasi pendidikan holistik pada abad ke-21 dari perspektif Islam dan Barat, menyoroti perbedaan serta kesamaan paradigmaPenelitian ini mengkaji spiritualisasi pendidikan holistik pada abad ke-21 dari perspektif Islam dan Barat, menyoroti perbedaan serta kesamaan paradigma
BCRECBCREC Kehadiran cacat juga memengaruhi interaksi non-kovalen dan sifat elektronik ZIF-8(Zn/Cd), dengan energi celah pita yang lebih rendah dibandingkan ZIF-8(Zn/Cd)Kehadiran cacat juga memengaruhi interaksi non-kovalen dan sifat elektronik ZIF-8(Zn/Cd), dengan energi celah pita yang lebih rendah dibandingkan ZIF-8(Zn/Cd)