UNTAGUNTAG
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah)JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah)Analisis kebijakan diperlukan dalam penyelesaian konflik antardesa di Kabupaten Sigi. Hal ini dilakukan untuk menemukan alternatif kebijakan penyelesaian konflik di Sigi. Metode penelitian yang dipakai ialah metode kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Analisis data yang digunakan ialah tahap: analisis kebijakan model Bridgman dan Davis yaitu meliputi sasaran, memformulasikan masalah kebijakan, mengidentifikasi parameter kebijakan, mencari alternatif‑alternatif, dan memutuskan alternatif‑alternatif pilihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik antardesa yang terjadi di Kabupaten Sigi telah melibatkan 22 (dua puluh dua) desa yang ada di 4 (empat) kecamatan, dengan jumlah kejadian sebanyak 60 kasus. Alternatif kebijakan penyelesaian konflik antardesa di Kabupaten Sigi dengan nilai tertinggi ialah alternatif hukum adat.
Penelitian menemukan bahwa konflik antardesa di Kabupaten Sigi melibatkan 22 desa di empat kecamatan dengan 60 kasus.Empat alternatif kebijakan penyelesaian konflik diidentifikasi, yaitu rekonsiliasi warga, hukum adat, satuan tugas operasi, dan pembinaan generasi muda, dengan nilai tertinggi pada alternatif hukum adat.Oleh karena itu, kebijakan penyelesaian konflik yang dipilih adalah penerapan hukum adat sebagai mekanisme utama.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas penerapan mekanisme hukum adat dalam penyelesaian konflik antardesa secara longitudinal, dengan mengukur perubahan tingkat konflik dan kepuasan masyarakat di desa‑desa yang terlibat. Selanjutnya, studi dapat meneliti kontribusi program pemberdayaan ekonomi pemuda terhadap pencegahan kekerasan antar desa, mengidentifikasi faktor‑faktor keberhasilan dan hambatan dalam mengalihkan energi pemuda ke kegiatan produktif. Selain itu, penelitian dapat menganalisis dampak klarifikasi batas wilayah dan penataan hak atas tanah melalui pemetaan GIS serta dialog komunitas, untuk menilai apakah kepastian kepemilikan lahan dapat mengurangi sengketa antar desa dan meningkatkan stabilitas sosial di Kabupaten Sigi.
| File size | 261.34 KB |
| Pages | 30 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Pendekatan pesantren digital berfungsi sebagai langkah penting dalam meningkatkan membaca dan literasi digital di antara santri. Sehingga program ini berhasilPendekatan pesantren digital berfungsi sebagai langkah penting dalam meningkatkan membaca dan literasi digital di antara santri. Sehingga program ini berhasil
UM SURABAYAUM SURABAYA Kegiatan pengabdian ini memperkuat kolaborasi MGMP, serta memperkuat kompetensi guru untuk melaksanakan pembelajaran berbasis deep learning dalam konteksKegiatan pengabdian ini memperkuat kolaborasi MGMP, serta memperkuat kompetensi guru untuk melaksanakan pembelajaran berbasis deep learning dalam konteks
UM SURABAYAUM SURABAYA Dapat disimpulkan bahwa digitalisasi tata kelola air merupakan solusi efektif untuk optimalisasi layanan BUMDes, di mana keberlanjutan program didukungDapat disimpulkan bahwa digitalisasi tata kelola air merupakan solusi efektif untuk optimalisasi layanan BUMDes, di mana keberlanjutan program didukung
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil menunjukkan peningkatan traffic website rata-rata 45%, 53% mitra mengalami kenaikan omzet 15-30%, 100% mitra mampu mengelola website secara mandiri,Hasil menunjukkan peningkatan traffic website rata-rata 45%, 53% mitra mengalami kenaikan omzet 15-30%, 100% mitra mampu mengelola website secara mandiri,
UM SURABAYAUM SURABAYA Kegiatan PKM ini juga memberikan solusi bagi sekolah mitra dalam permasalahan kurangnya media pembelajaran energi terbarukan. Model program PKM ini berpotensiKegiatan PKM ini juga memberikan solusi bagi sekolah mitra dalam permasalahan kurangnya media pembelajaran energi terbarukan. Model program PKM ini berpotensi
PSEBPSEB Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, seperti Pemerintah Desa Oetulu sebagai mitra, para guru, kepala sekolah, dan siswaKeberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, seperti Pemerintah Desa Oetulu sebagai mitra, para guru, kepala sekolah, dan siswa
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Lebih dari 50% masyarakat mampu memahami dan menggunakan sistem ini untuk kebutuhan administrasi. Selain itu, pelatihan aparatur desa memperkuat pengelolaanLebih dari 50% masyarakat mampu memahami dan menggunakan sistem ini untuk kebutuhan administrasi. Selain itu, pelatihan aparatur desa memperkuat pengelolaan
FISIPUNIGAFISIPUNIGA Program KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga) meliputi pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pemantapan ketahananProgram KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga) meliputi pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pemantapan ketahanan
Useful /
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Pemerintah setempat telah memulai upaya untuk mengembangkan desa ini menjadi destinasi wisata yang dapat bersaing secara internasional dengan membentukPemerintah setempat telah memulai upaya untuk mengembangkan desa ini menjadi destinasi wisata yang dapat bersaing secara internasional dengan membentuk
POLBANPOLBAN Dalam karya sebelumnya telah dilakukan realisasi bandpass filter pada frekuensi X-Band, akan tetapi dalam hasil pengukuran realisasi bandpass filter masihDalam karya sebelumnya telah dilakukan realisasi bandpass filter pada frekuensi X-Band, akan tetapi dalam hasil pengukuran realisasi bandpass filter masih
ICIICI , 2023; Amasha et al. , 2020; Hakim et al. , 2022). Selain itu, evaluasi juga merupakan kunci untuk mengetahui seberapa sukses program pendidikan praktik, 2023; Amasha et al. , 2020; Hakim et al. , 2022). Selain itu, evaluasi juga merupakan kunci untuk mengetahui seberapa sukses program pendidikan praktik
ICIICI Metode: Dilakukan antara September hingga Oktober 2024 di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah di Palembang, studi ini mencakup 84 pasien CHD, dibagi menjadiMetode: Dilakukan antara September hingga Oktober 2024 di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah di Palembang, studi ini mencakup 84 pasien CHD, dibagi menjadi