PARAMADINAPARAMADINA
INQUIRY: Jurnal Ilmiah PsikologiINQUIRY: Jurnal Ilmiah PsikologiTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak masa pandemi terhadap quarterlife crisis pada individu yang berada pada fase emerging adulthood khusus di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pengembangan alat ukur dari Hassler (2009) dengan 7 dimensi quarterlife crisis. Dimensi tersebut kemudian dianalisa untuk dilihat dari segi masa pandemi dan dampaknya terhadap fase emerging adulthood di Kota Mataram. Penelitian ini juga menggunakan data demografi subyek seperti jenis kelamin dan status kerja untuk mengetahui gambaran quarterlife crisis lebih jauh. Subyek penelitian berusia 18-25 tahun dan berdomisili di Kota Mataram. Teknik sampling menggunakan convenience sampling. Analisa data menggunakan analisis deskriptif mean dengan JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 98% responden mengalami quarterlife crisis. Wanita yang belum bekerja memiliki nilai 76,9 lebih kecil dari nilai Wanita yang sudah bekerja yakni sebesar 77,8. Nilai ini lebih besar jika dibandingkan dengan Pria yang belum bekerja sebesar 73,5 maupun Pria yang sudah bekerja sebesar 53,8. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa dalam situasi pandemi yang tidak menentu membuat responden sulit mendapatkan pekerjaan dan membuat mereka merasa keuangan tidak stabil (82%), merasa memiliki kehidupan yang tidak layak (79%) dan sulit mengambil keputusan (76%) dimana hal tersebut merupakan salah satu faktor dalam fase emerging adulthood yang jika tidak ditangani dengan baik menyebabkan quarterlife crisis. Lebih jauh hasil penelitian menemukan dimensi putus asa dan cemas merupakan dimensi dengan nilai terkecil dibandingkan dimensi lainnya, sedangkan dimensi penilaian diri negatif memiliki nilai tertinggi dan mendominasi quarterlife crisis baik pada Wanita maupun Pria dengan status belum bekerja maupun sudah bekerja di Kota Mataram.
Penelitian ini menunjukkan bahwa quarterlife crisis pada fase emerging adulthood di Mataram dialami oleh 98% responden.Selain jenis kelamin, status pekerjaan juga berhubungan dengan quarterlife crisis, dimana wanita (baik yang bekerja maupun belum) menunjukkan tingkat quarterlife crisis yang lebih tinggi dibanding pria.Dimensi penilaian diri negatif menjadi faktor dominan dalam quarterlife crisis, sementara dimensi putus asa dan cemas memiliki nilai terendah.
Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai perbedaan pengalaman quarterlife crisis antara individu yang bekerja dan tidak bekerja di masa pandemi, khususnya terkait dengan faktor-faktor yang memengaruhi penilaian diri negatif pada kelompok rentan. Studi kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami narasi dan tantangan unik yang dihadapi oleh individu dalam fase emerging adulthood di tengah ketidakpastian ekonomi dan sosial. Selain itu, penelitian intervensi yang berfokus pada peningkatan resiliensi dan keterampilan pengambilan keputusan pada generasi muda di Kota Mataram dapat dieksplorasi, serta perbandingan efektivitas berbagai pendekatan konseling atau dukungan psikologis dalam mengatasi quarterlife crisis di era digital. Penelitian juga dapat dilakukan dengan menambahkan variabel-variabel lain seperti tingkat pendidikan orang tua, status sosial ekonomi, dan dukungan sosial keluarga untuk melihat pengaruhnya terhadap tingkat quarterlife crisis pada fase emerging adulthood selama pandemi. Dengan demikian, penelitian yang berkelanjutan dapat memberikan hasil yang komprehensif dan bermakna bagi intervensi yang tepat sasaran dalam membantu generasi muda melewati masa transisi dewasa yang penuh tantangan.
| File size | 860.11 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner penelitian dan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan (p = 0,001),Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner penelitian dan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan (p = 0,001),
STITMUBOSTITMUBO Negara memiliki kewajiban untuk menyediakan akses dan kesempatan pendidikan yang setara bagi semua warga negara. Oleh karena itu, penting untuk menawarkanNegara memiliki kewajiban untuk menyediakan akses dan kesempatan pendidikan yang setara bagi semua warga negara. Oleh karena itu, penting untuk menawarkan
PPLPPL Metodologi yang diterapkan mencakup pendataan potensi pengerajin tenun, diskusi dengan tokoh masyarakat, dan pembentukan Sanggar Tenun Pusake. Selain itu,Metodologi yang diterapkan mencakup pendataan potensi pengerajin tenun, diskusi dengan tokoh masyarakat, dan pembentukan Sanggar Tenun Pusake. Selain itu,
UNDIPUNDIP Tujuan: Penelitian ini mengeksplorasi kesehatan psikologis dan sosial suku Badjao dan faktor-faktor yang memengaruhi mereka selama pandemi COVID-19. Metode:Tujuan: Penelitian ini mengeksplorasi kesehatan psikologis dan sosial suku Badjao dan faktor-faktor yang memengaruhi mereka selama pandemi COVID-19. Metode:
INSCHOOLINSCHOOL Balita di rumah apung berisiko lebih tinggi mengalami stunting dibandingkan yang tinggal di darat. Intervensi sanitasi, edukasi gizi, dan peningkatan aksesBalita di rumah apung berisiko lebih tinggi mengalami stunting dibandingkan yang tinggal di darat. Intervensi sanitasi, edukasi gizi, dan peningkatan akses
INTELEKTUALINTELEKTUAL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi untuk memahami konteks khusus situasi pembelajaran kedua sekolahPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi untuk memahami konteks khusus situasi pembelajaran kedua sekolah
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Tinjauan deskriptif kritis ini mengungkap bagaimana status pendapatan dalam rumah tangga membentuk pengalaman kerja maskulin dan feminin, serta bagaimanaTinjauan deskriptif kritis ini mengungkap bagaimana status pendapatan dalam rumah tangga membentuk pengalaman kerja maskulin dan feminin, serta bagaimana
UISUUISU Tidak ada keluarga tanpa masalah, dan setiap masalah dapat diselesaikan dengan bantuan self-confidence. Kedua, self-confidence dalam cinta sebagai poinTidak ada keluarga tanpa masalah, dan setiap masalah dapat diselesaikan dengan bantuan self-confidence. Kedua, self-confidence dalam cinta sebagai poin
Useful /
ISI SURAKARTAISI SURAKARTA Swara Saronder adalah karya komposisi karawitan yang terinspirasi dari hasil pengamatan terhadap gamelan Jawa dan fenomena tiga terhadap dominasi instrumentSwara Saronder adalah karya komposisi karawitan yang terinspirasi dari hasil pengamatan terhadap gamelan Jawa dan fenomena tiga terhadap dominasi instrument
STIE BINAKARYASTIE BINAKARYA Hasil menunjukkan: (1) Spesifikasi produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian, (2) Promosi Online tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusanHasil menunjukkan: (1) Spesifikasi produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian, (2) Promosi Online tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan
PARAMADINAPARAMADINA Pelaksanaan FGD juga direkam dengan menggunakan fitur Record Meeting yang terdapat pada Google Meet. Analisis data dilakukan dengan cara menyusun verbatimPelaksanaan FGD juga direkam dengan menggunakan fitur Record Meeting yang terdapat pada Google Meet. Analisis data dilakukan dengan cara menyusun verbatim
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan skala self-efficacy, kemudian dianalisis secara non-parametrik. Hasil menunjukkanData dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan skala self-efficacy, kemudian dianalisis secara non-parametrik. Hasil menunjukkan