UnwarUnwar

Jurnal Ekonomi dan Bisnis JagadithaJurnal Ekonomi dan Bisnis Jagaditha

Kinerja merupakan hasil kerja baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran motivasi sebagai variabel mediasi terhadap pengaruh kompetensi dan kepemimpinan terhadap kinerja karyawan di Wing Amerta, RSUP Sanglah Denpasar. Sampel terdiri dari 50 tenaga kerja unit rawat jalan, dengan data mengenai kompetensi, kepemimpinan, motivasi, dan kinerja yang dianalisis menggunakan PLS (Partial Least Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi, kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi, kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, serta motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Motivasi berperan sebagai mediasi parsial antara kompetensi dan kinerja, dan sebagai mediasi penuh antara kepemimpinan dan kinerja.

Kompetensi dan kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi serta kinerja karyawan di Wing Amerta RSUP Sanglah Denpasar, dimana peningkatan kompetensi meningkatkan motivasi yang selanjutnya meningkatkan kinerja.Motivasi berperan sebagai mediasi parsial antara kompetensi dan kinerja, serta sebagai mediasi penuh antara kepemimpinan dan kinerja, menegaskan pentingnya motivasi dalam meningkatkan performa kerja.Namun, kepemimpinan menunjukkan pengaruh negatif langsung terhadap kinerja, menunjukkan bahwa faktor-faktor lain dapat memoderasi hubungan tersebut.

Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah peran mediasi motivasi yang ditemukan pada studi ini konsisten di fasilitas layanan kesehatan lain dengan karakteristik institusi yang berbeda, misalnya rumah sakit swasta atau klinik komunitas, untuk memperluas generalisasi temuan. Selain itu, disarankan melakukan desain longitudinal yang memantau perubahan kompetensi, kepemimpinan, motivasi, dan kinerja selama periode waktu tertentu, sehingga dapat mengidentifikasi arah kausalitas dan dinamika hubungan antar variabel secara lebih mendalam. Selanjutnya, penambahan variabel kontekstual seperti budaya organisasi atau kepuasan kerja sebagai moderator dapat memperkaya pemahaman tentang faktor-faktor yang memperkuat atau melemahkan efek kompetensi dan kepemimpinan terhadap kinerja melalui motivasi, sehingga memberikan panduan praktik manajerial yang lebih komprehensif.

  1. #layanan kesehatan#layanan kesehatan
  2. #kinerja karyawan#kinerja karyawan
Read online
File size350.53 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2ju
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test