WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS
West Science Law and Human RightsWest Science Law and Human RightsArtikel ini menganalisis bagaimana konsep domain publik yang diterapkan dalam ketentuan Hak Kekayaan Intelektual digunakan oleh pihak asing untuk mencoba menghambat perlindungan Ekspresi Budaya Tradisional (TCE) di sebuah negara, karena potensi manfaat ekonomi yang dihasilkan dari penggunaannya. Kondisi ini sangat rentan terhadap penyalahgunaan yang dilakukan oleh pihak asing, penghancuran nilai-nilai budaya, dan eksploitasi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana negara-negara, terutama Indonesia, memberikan perlindungan terhadap Ekspresi Budaya Tradisional. Karena pentingnya melindungi Ekspresi Budaya Tradisional, penelitian doktrinal dan komparatif diarahkan untuk menemukan solusi atas masalah tersebut. Setelah melakukan penelitian, domain publik seharusnya tidak ditempatkan pada Ekspresi Budaya Tradisional karena akan melanggar karakter rahasia dari banyak elemen tak berwujud, sakral, dan rahasia yang dimiliki oleh makhluk hidup terhadap warisan budaya, serta akan menonjolkan kemunduran dan perampasan yang tidak sah atas nilai-nilai budaya. Beberapa negara telah mengatur perlindungan Ekspresi Budaya Tradisional dengan cara yang berbeda melalui rezim HKI atau sui generis. Namun, diperlukan sebuah model hukum berupa perjanjian kolektif antar negara untuk melindungi Ekspresi Budaya Tradisional yang dimiliki oleh masyarakat adat atau komunitas pemilik.
Konsep domain publik merupakan konstruksi Barat yang tidak tepat diterapkan pada Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) karena melanggengkan eksploitasi, merusak nilai-nilai sakral, dan tidak diakui oleh masyarakat adat.Berbagai negara telah mengadopsi model perlindungan yang berbeda, baik melalui rezim Hak Kekayaan Intelektual maupun sistem sui generis, namun belum ada kesepakatan kolektif internasional yang komprehensif.Perlindungan EBT yang efektif memerlukan inventarisasi nasional oleh pemerintah dan penentuan pemegang hak yang jelas, yang dapat bervariasi antara kontrol pemerintah dan otoritas masyarakat adat.
Berdasarkan temuan dalam kajian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dikembangkan untuk memperdalam pemahaman dan perlindungan Ekspresi Budaya Tradisional (EBT). Penelitian selanjutnya bisa difokuskan untuk merancang dan menganalisis kelayakan sebuah model hukum kolektif internasional yang mampu menjadi perpanjangan tangan negara-negara pengekspor budaya, seperti Indonesia, dalam menghadapi klaim asing. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana model kepemilikan kolektif oleh masyarakat adat, seperti yang diterapkan di Panama, dapat diadopsi dan disesuaikan dengan keragaman sistem hukum adat yang ada di Nusantara. Penelitian juga dapat mendalami mekanisme lisensi dan pembagian keuntungan yang adil bagi komunitas pemilik EBT, terutama saat ekspresi budaya tersebut dieksploitasi oleh industri kreatif dan pariwisata tanpa izin. Kajian ini tidak hanya mengidentifikasi model, tetapi juga harus mengukur efektivitasnya dalam memberikan keadilan ekonomi dan menjaga keutuhan budaya di tengah arus globalisasi. Idealnya, penelitian lanjutan melibatkan partisipasi aktif komunitas adat untuk memastikan solusi yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan dan kekhawatiran mereka. Sebuah pendekatan interdisiplin yang menggabungkan hukum, antropologi, dan ekonomi kreatif sangat penting untuk menghasilkan framework perlindungan yang komprehensif dan berkelanjutan bagi warisan budaya bangsa.
| File size | 396.11 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IAI TABAHIAI TABAH Kajian ini dilatar belakangi oleh pentingnya keterkaitan antara budaya lokal dan penafsiran Al-Quran, khususnya dalam konteks budaya Sunda. Tujuan dariKajian ini dilatar belakangi oleh pentingnya keterkaitan antara budaya lokal dan penafsiran Al-Quran, khususnya dalam konteks budaya Sunda. Tujuan dari
UnlaUnla Di sisi lain, budaya organisasi memiliki efek positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Budaya yang mendorong kolaborasi, keterbukaan, dan adaptabilitasDi sisi lain, budaya organisasi memiliki efek positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Budaya yang mendorong kolaborasi, keterbukaan, dan adaptabilitas
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Studi ini menawarkan perspektif baru dengan menghubungkan pengucilan epistemik dengan tantangan yang lebih luas dalam reformasi kebijakan kelautan danStudi ini menawarkan perspektif baru dengan menghubungkan pengucilan epistemik dengan tantangan yang lebih luas dalam reformasi kebijakan kelautan dan
ISI DPSISI DPS Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang sangat baik berdasarkan penilaian ahli dan responsHasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang sangat baik berdasarkan penilaian ahli dan respons
169169 Dengan demikian, artikel ini berfungsi tidak hanya sebagai analisis kritis terhadap film-film Garin Nugroho tetapi juga sebagai studi kasus yang mendemonstrasikanDengan demikian, artikel ini berfungsi tidak hanya sebagai analisis kritis terhadap film-film Garin Nugroho tetapi juga sebagai studi kasus yang mendemonstrasikan
UNSRITUNSRIT 2) Berdasarkan pengujian ahli media didapatkan presentase kelayaan 94,29%, dan pengujian ahli materi 90,00%, dan pengujian beta testing 85,00% sehingga2) Berdasarkan pengujian ahli media didapatkan presentase kelayaan 94,29%, dan pengujian ahli materi 90,00%, dan pengujian beta testing 85,00% sehingga
DINASTIREVDINASTIREV Kekambuhan RUU Masyarakat Hukum Adat sejak 2018 hingga kini mencerminkan kurangnya political will dari pihak eksekutif dan legislatif dalam mengesahkanKekambuhan RUU Masyarakat Hukum Adat sejak 2018 hingga kini mencerminkan kurangnya political will dari pihak eksekutif dan legislatif dalam mengesahkan
UNEJUNEJ Minat komunitas internasional yang meningkat terhadap promosi hak asasi universal membuka kemungkinan bagi “penegakan berbasis kelompok atau model berbasisMinat komunitas internasional yang meningkat terhadap promosi hak asasi universal membuka kemungkinan bagi “penegakan berbasis kelompok atau model berbasis
Useful /
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, serta dianalisis secara tematik menggunakanMenggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, serta dianalisis secara tematik menggunakan
LMULMU Responden bersedia membayar tarif lebih sebesar Rp. 2000 untuk kelas Ekonomi dewasa dan anak, serta 3%-5% dari harga saat ini untuk kendaraan GolonganResponden bersedia membayar tarif lebih sebesar Rp. 2000 untuk kelas Ekonomi dewasa dan anak, serta 3%-5% dari harga saat ini untuk kendaraan Golongan
LMULMU Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian hujan dengan bantuan data hujan dari satelit GSMaP, dengan didukung pengamatan secara visual.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian hujan dengan bantuan data hujan dari satelit GSMaP, dengan didukung pengamatan secara visual.
LMULMU Tujuan penelitian ini adalah menggunakan analisis Geospatial Intelligence untuk menentukan lokasi relokasi pasca banjir bandang dengan mempertimbangkanTujuan penelitian ini adalah menggunakan analisis Geospatial Intelligence untuk menentukan lokasi relokasi pasca banjir bandang dengan mempertimbangkan