STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI)JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI)Pemberian ASI eksklusif diwajibkan untuk bayi usia 0-6 bulan. Meskipun manfaat ASI sangat baik untuk tumbuh kembang bayi, namun angka ibu yang menyusui bayi secara eksklusif masih rendah. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa dari 25 ibu dengan bayi usia 7-12 bulan, hanya 32% yang memberikan ASI eksklusif, sedangkan 68% tidak memberikan ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakberhasilan pemberian ASI eksklusif di salah satu Puskesmas di Kabupaten Barito Kuala. Populasi penelitian adalah 53 ibu dengan bayi usia 7-12 bulan yang tidak menyelesaikan ASI eksklusif. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakberhasilan pemberian ASI eksklusif adalah jumlah paritas multipara (50,9%), tingkat pendidikan ibu rendah (73,6%), ibu bekerja (77,4%), suami/keluarga yang tidak mendukung (71,7%), dan ibu dengan pengetahuan kurang (45,3%). Dalam kegiatan penyuluhan tentang ASI eksklusif, Puskesmas Tamban diharapkan dapat menggunakan teknik berbahasa yang komunikatif dan melibatkan keluarga untuk menekan angka ketidakberhasilan ASI eksklusif.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa paritas multipara, tingkat pendidikan ibu yang rendah, pekerjaan ibu, kurangnya dukungan dari suami atau keluarga, dan pengetahuan ibu yang kurang merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakberhasilan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Tamban Kabupaten Barito Kuala.Oleh karena itu, Puskesmas Tamban perlu meningkatkan penyuluhan mengenai ASI eksklusif dengan bahasa yang mudah dipahami dan melibatkan keluarga.Upaya ini diharapkan dapat menekan angka ketidakberhasilan ASI eksklusif dan meningkatkan kesehatan bayi.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai peran dukungan sosial dari komunitas terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif, termasuk bagaimana pemberdayaan kelompok dukungan sebaya dapat meningkatkan motivasi dan pengetahuan ibu. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai metode penyuluhan ASI eksklusif, seperti penggunaan media sosial, konseling individu, atau pelatihan kelompok, guna menemukan pendekatan yang paling efektif untuk meningkatkan pemahaman dan praktik ibu. Ketiga, penelitian kualitatif dapat menggali lebih dalam pengalaman ibu bekerja dalam memberikan ASI eksklusif, termasuk tantangan yang dihadapi dan strategi yang digunakan untuk mengatasi hambatan, sehingga dapat dirumuskan kebijakan dan program yang lebih responsif terhadap kebutuhan ibu bekerja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan cakupan ASI eksklusif dan kesehatan bayi di Indonesia.
| File size | 53.26 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
PHPMARCHIVEPHPMARCHIVE General practitioners self-efficacy memainkan peran penting dalam diagnosis dan penanganan gangguan mental di lingkungan perawatan primer. Di Bali, dataGeneral practitioners self-efficacy memainkan peran penting dalam diagnosis dan penanganan gangguan mental di lingkungan perawatan primer. Di Bali, data
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Penyakit gastroesophageal reflux (GERD) adalah kondisi pencernaan yang berlangsung lama. Penyakit ini terkait dengan gaya hidup dan mudah kambuh saat penderitanyaPenyakit gastroesophageal reflux (GERD) adalah kondisi pencernaan yang berlangsung lama. Penyakit ini terkait dengan gaya hidup dan mudah kambuh saat penderitanya
UNIBAUNIBA 4%) memiliki jumlah gigi susu yang sesuai dengan usia mereka. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif4%) memiliki jumlah gigi susu yang sesuai dengan usia mereka. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif
ITKESWHSITKESWHS Ketika seseorang mengalami gejala psikosomatik, maka ia bisa merasakan gejala seperti penyakit COVID-19, yakni merasa demam, pusing, atau sakit tenggorokan,Ketika seseorang mengalami gejala psikosomatik, maka ia bisa merasakan gejala seperti penyakit COVID-19, yakni merasa demam, pusing, atau sakit tenggorokan,
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Tujuan kegiatan pengabmas ini adalah keluarga sadar dan memahami serta menerapkan perilaku gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari - hari secara berkelanjutanTujuan kegiatan pengabmas ini adalah keluarga sadar dan memahami serta menerapkan perilaku gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari - hari secara berkelanjutan
JQWHJQWH Masa bayi adalah masa keemasan sekaligus masa krisis perkembangan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ASI eksklusifMasa bayi adalah masa keemasan sekaligus masa krisis perkembangan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ASI eksklusif
JQWHJQWH Literatur bersumber dari database Google Cendekia, Google Scholar, dan PubMed yang diterbitkan dari tahun 2015 hingga 2020, dan secara manual memilih artikelLiteratur bersumber dari database Google Cendekia, Google Scholar, dan PubMed yang diterbitkan dari tahun 2015 hingga 2020, dan secara manual memilih artikel
CERICCERIC Namun demikian masih perlu penelitian lebih lanjut mengenai factor-faktor yang memengaruhi. Pada perempuan dengan HIV positif mendapatkan sikap menyangkalNamun demikian masih perlu penelitian lebih lanjut mengenai factor-faktor yang memengaruhi. Pada perempuan dengan HIV positif mendapatkan sikap menyangkal
Useful /
IAIN MADURAIAIN MADURA Di Indonesia, meskipun terdapat regulasi seperti UU ITE dan upaya optimalisasi zakat, implementasi prinsip syariah masih terhambat oleh kelemahan penegakanDi Indonesia, meskipun terdapat regulasi seperti UU ITE dan upaya optimalisasi zakat, implementasi prinsip syariah masih terhambat oleh kelemahan penegakan
JQWHJQWH Hasil analisa data dengan menggunakan uji statistik Chi Square didapatkan nilai P value < α 0,05 (0. 000 < 0,05) yang artinya ada pengaruh asupan prelaktealHasil analisa data dengan menggunakan uji statistik Chi Square didapatkan nilai P value < α 0,05 (0. 000 < 0,05) yang artinya ada pengaruh asupan prelakteal
JQWHJQWH Dalam penelitian ini, terdapat 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol sebanyak 15 orang yang tidak mendapatkan eksperimen dan kelompok eksperimen sebanyakDalam penelitian ini, terdapat 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol sebanyak 15 orang yang tidak mendapatkan eksperimen dan kelompok eksperimen sebanyak
CERICCERIC Desain yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pre dan post test tanpa kelompok kontrol. Program pelatihan ini berlangsung selama 4 minggu melibatkanDesain yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pre dan post test tanpa kelompok kontrol. Program pelatihan ini berlangsung selama 4 minggu melibatkan