ITHBITHB
Jurnal TelematikaJurnal TelematikaPenyakit pada otak, seperti stroke, tumor, Alzheimer, dan epilepsi, adalah kondisi serius yang memerlukan diagnosis yang akurat karena otak mengendalikan berbagai fungsi vital tubuh. Gangguan pada otak dapat berdampak fatal sehingga deteksi dini sangat penting. Namun, diagnosis penyakit neurologis sangat kompleks. Di Indonesia jumlah ahli neurologi terbatas dengan sebagian besar ahli berpusat di Pulau Jawa. Oleh karena itu, pada penelitian ini bertujuan membuat sistem pakar menggunakan metode Dempster-Shafer dalam mendiagnosis 7 jenis penyakit neurologis berdasarkan 24 gejala dan 2 onset nyeri yang dirasakan. Onset nyeri ditandai dengan nyeri yang datang tiba-tiba dan perlahan. Tahapan penelitian meliputi identifikasi masalah, pengumpulan data, implementasi metode, perancangan dan pengujian sistem, serta evaluasi hasil. Hasil pengujian sistem menunjukkan akurasi 84% dengan 21 dari 25 kasus sesuai dengan diagnosis pakar. Meskipun terdapat beberapa ketidaksesuaian, metode Dempster-Shafer terbukti handal dan berpotensi dikarenakan menghasilkan akurasi yang cukup tinggi sehingga mampu membantu ahli neurologi dalam proses diagnostik, terutama di Indonesia.
Sistem yang dikembangkan menerapkan metode Dempster-Shafer untuk mendiagnosis tujuh jenis penyakit neurologis berdasarkan 24 gejala terkait.Hasil pengujian menunjukkan akurasi sebesar 84%, di mana 21 dari 25 kasus sesuai dengan diagnosis pakar, meskipun terdapat ketidaksesuaian yang disebabkan oleh gejala yang sama dengan bobot tinggi pada beberapa penyakit.Meskipun demikian, tingkat akurasi yang tinggi ini membuktikan bahwa metode Dempster-Shafer andal dan berpotensi memberikan kontribusi signifikan dalam membantu proses diagnostik oleh ahli neurologi di Indonesia.
Penelitian berikutnya bisa mengembangkan model hibrida yang menggabungkan metode Dempster-Shafer dengan algoritma machine learning, seperti support vector machine, untuk mengatasi kelemahan utama sistem saat mendiagnosis gejala yang tumpang tindih. Tujuannya adalah untuk meneliti apakah pendekatan ini mampu meningkatkan akurasi secara signifikan di atas 84% dan mengurangi kesalahan diagnosis. Selain itu, arah penelitian yang sangat penting adalah memperluas cakupan sistem untuk mendiagnosis lebih banyak jenis penyakit neurologis, yang harus didukung dengan pengumpulan data gejala yang lebih representatif dari berbagai rumah sakit di Indonesia. Sistem yang diperluas ini kemudian harus diuji dengan jumlah kasus yang jauh lebih besar untuk memastikan keandalannya di dunia nyata. Sebagai inovasi lebih lanjut, sebuah studi juga bisa menyelidiki seberapa besar dampak penambahan parameter pasien yang lebih personal, seperti usia, riwayat penyakit, dan faktor risiko, terhadap tingkat kepercayaan diagnosis. Pertanyaan utamanya adalah apakah dengan memasukkan variabel baru ini, sistem dapat menciptakan hasil diagnosis yang lebih personal dan akurat, sehingga menjadi asisten yang lebih tepercaya bagi para dokter.
- SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA AWAL PENYAKIT LAMBUNG MENGGUNAKAN METODE DEMPSTER-SHAFER BERBASIS WEB | Ardiansyah... ejournal.gunadarma.ac.id/index.php/tekno/article/view/2395SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA AWAL PENYAKIT LAMBUNG MENGGUNAKAN METODE DEMPSTER SHAFER BERBASIS WEB Ardiansyah ejournal gunadarma ac index php tekno article view 2395
- Sistem Pakar Diagnosa Penyakit ISPA Berbasis Web Dengan Metode Forward Chaining | JOINTECS (Journal of... publishing-widyagama.ac.id/ejournal-v2/index.php/jointecs/article/view/1243Sistem Pakar Diagnosa Penyakit ISPA Berbasis Web Dengan Metode Forward Chaining JOINTECS Journal of publishing widyagama ac ejournal v2 index php jointecs article view 1243
- 0. scitepress publication details doi.org/10.5220/00099470307430790 scitepress publication details doi 10 5220 0009947030743079
- Expert System Diagnosis of Urinary System Diseases using Forward Chaining and Dempster Shafer | Fitriana... doi.org/10.15294/sji.v7i1.22400Expert System Diagnosis of Urinary System Diseases using Forward Chaining and Dempster Shafer Fitriana doi 10 15294 sji v7i1 22400
- Multisensor Data Fusion Based on Modified Belief Entropy in Dempster–Shafer Theory for Smart Environment... doi.org/10.1109/ACCESS.2021.3063242Multisensor Data Fusion Based on Modified Belief Entropy in DempsterAeShafer Theory for Smart Environment doi 10 1109 ACCESS 2021 3063242
| File size | 1.02 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UVERSUVERS Sistem ini juga dapat mengatasi permasalahan yang ada dan meningkatkan efisiensi waktu dalam memproses pelayanan. Oleh karena itu, sistem ini dapat diimplementasikanSistem ini juga dapat mengatasi permasalahan yang ada dan meningkatkan efisiensi waktu dalam memproses pelayanan. Oleh karena itu, sistem ini dapat diimplementasikan
UMMUMM Penelitian ini menunjukkan bahwa dokumen resmi Muhammadiyah dan regulasi negara menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk menyeimbangkan identitas institusionalPenelitian ini menunjukkan bahwa dokumen resmi Muhammadiyah dan regulasi negara menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk menyeimbangkan identitas institusional
APTIKOMAPTIKOM Penelitian ini mengkaji perancangan dan implementasi sistem pakar berbasis web yang difokuskan pada diagnosis kecanduan game online pada kalangan remaja.Penelitian ini mengkaji perancangan dan implementasi sistem pakar berbasis web yang difokuskan pada diagnosis kecanduan game online pada kalangan remaja.
IUSIUS Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan hukum, mengkaji kerangka regulasi dan praktik institusional melalui analisisPenelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan hukum, mengkaji kerangka regulasi dan praktik institusional melalui analisis
MARQCHAINSTITUTEMARQCHAINSTITUTE Sistem pendukung keputusan juga merupakan sistem informasi berbasis komputer untuk manajemen pengambilan keputusan yang menangani masalah semi-terstruktur.Sistem pendukung keputusan juga merupakan sistem informasi berbasis komputer untuk manajemen pengambilan keputusan yang menangani masalah semi-terstruktur.
SEMINAR IDSEMINAR ID Untuk memahami dampak psikologis dan kejiwaan dari situasi pandemi Covid 19, maka peneliti membuat sistem pakar untuk mengetahui seberapa tinggi tingkatUntuk memahami dampak psikologis dan kejiwaan dari situasi pandemi Covid 19, maka peneliti membuat sistem pakar untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat
IDID Sistem juga dapat memberikan informasi yang jelas tentang gangguan, penyebab, dan solusinya, serta pengelolaan data untuk menghasilkan analisis hasil diagnoseSistem juga dapat memberikan informasi yang jelas tentang gangguan, penyebab, dan solusinya, serta pengelolaan data untuk menghasilkan analisis hasil diagnose
KOMPETIFKOMPETIF Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan memicu gejolak yang berasal dari ketidakpuasan terhadap pertanggungjawaban yangMeningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan memicu gejolak yang berasal dari ketidakpuasan terhadap pertanggungjawaban yang
Useful /
POLTEKKESJAMBIPOLTEKKESJAMBI Metode: Studi potong lintas dilakukan pada 169 siswi perempuan di SMKN 1 Palu, Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang valid: Food FrequencyMetode: Studi potong lintas dilakukan pada 169 siswi perempuan di SMKN 1 Palu, Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang valid: Food Frequency
SEMINAR IDSEMINAR ID Adapun solusi yang dapat dilakukan adalah dengan membuat suatu sistem pencarian pada aplikasi legenda nusantara yang dapat memberikan kemudahan dalam melakukanAdapun solusi yang dapat dilakukan adalah dengan membuat suatu sistem pencarian pada aplikasi legenda nusantara yang dapat memberikan kemudahan dalam melakukan
STAIMTASTAIMTA Contoh sejarah Al-Azhar dan model Gontor membuktikan bahwa lembaga wakaf mampu membiayai guru, murid, dan pengembangan institusi secara mandiri. UntukContoh sejarah Al-Azhar dan model Gontor membuktikan bahwa lembaga wakaf mampu membiayai guru, murid, dan pengembangan institusi secara mandiri. Untuk
STAIMTASTAIMTA Pendidikan ini mencakup transfer pengetahuan teoritis dan pembelajaran berkelanjutan melalui pengembangan fungsi pendengaran, penglihatan, dan hati. TujuannyaPendidikan ini mencakup transfer pengetahuan teoritis dan pembelajaran berkelanjutan melalui pengembangan fungsi pendengaran, penglihatan, dan hati. Tujuannya