LLDIKTI13LLDIKTI13

Aceh Journal of Health InnovationAceh Journal of Health Innovation

Di antara berbagai keluhan yang dialami selama kehamilan, nyeri punggung bawah merupakan salah satu yang paling sering dilaporkan, dengan prevalensi mencapai 60%-90% pada ibu hamil. Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana efektivitas senam hamil terhadap nyeri punggung pada ibu hamil di Bidan Praktik Mandir (BPM) Devi Andriani Kota Lhokseumawe. Desain Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain pre-eksperimen. Penelitian ini merupakan perlakuan atau intervensi yang bertujuan untuk mengetahui akibat yang ditimbulkan sebelum dan setelah dilakukan intervesi kepada satu atau lebih kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah 32 responden. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas nyeri pre test yaitu mean 5,7 dengan SD 1,592, pada intensitas nyeri post-test diperoleh mean 3,5 dengan SD 1,317. Terlihat perbedaan niali mean antara pengukuran pertama dan kedua adalah 2,2 dengan SD 0,894. Hasil uji statistik didapatkan nilai p (0,001) < α (0,05), ha diterima, yang artinya terdapat perbedaan nyeri punggung pada ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan senam hamil di BPM Devi Andriani Kota Lhokseumawe.

Terdapat perbedaan nyeri punggung pada ibu sebelum dan sesudah diberikan senam di BPM Devi Andriani Kota Lhokseumawe dan diharapkan responden mencari sumber informasi tentang manajemen nyeri pada saat kehamilan dan tidak hanya tentang senam tetapi metode-metode lain yang dapat mengurangi nyeri punggung.

Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa senam hamil efektif mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil. Untuk memperdalam pemahaman ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dilakukan agar manfaat senam hamil semakin jelas dan dapat diterapkan secara lebih luas. Pertama, akan sangat bermanfaat jika dilakukan penelitian perbandingan yang melibatkan berbagai metode penanganan nyeri punggung pada ibu hamil, bukan hanya senam hamil. Misalnya, bisa dibandingkan efektivitas senam hamil dengan teknik relaksasi lain seperti yoga, akupresur, atau fisioterapi khusus, untuk mengetahui mana yang paling optimal atau kombinasi terbaik yang bisa direkomendasikan. Kedua, karena penelitian ini menunjukkan bahwa nyeri punggung yang tidak ditangani dapat berlanjut menjadi kronis hingga pasca persalinan, maka penelitian jangka panjang yang mengikuti ibu hamil dari masa kehamilan hingga beberapa bulan setelah melahirkan akan sangat penting. Studi ini dapat mengamati apakah intervensi senam hamil selama kehamilan benar-benar mencegah nyeri kronis di masa depan dan bagaimana kualitas hidup ibu setelah melahirkan. Ketiga, perlu juga diteliti lebih lanjut faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi keberhasilan senam hamil, seperti jenis gerakan spesifik dalam senam, frekuensi pelaksanaannya, atau bahkan perbedaan efektivitas berdasarkan usia ibu hamil dan tingkat pendidikan yang mungkin memengaruhi kepatuhan dan pemahaman mereka. Dengan demikian, kita bisa merancang program senam hamil yang lebih personal dan efektif, serta mengidentifikasi siapa saja yang paling diuntungkan dari program tersebut.

  1. Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional | Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional.... doi.org/10.37341/jkkt.v3i1Vol 3 No 1 2018 Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional doi 10 37341 jkkt v3i1
  1. #rumah sakit#rumah sakit
  2. #nyeri punggung#nyeri punggung
Read online
File size161.98 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-22H
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test