STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI

JKBLJKBL

Nyeri persalinan merupakan kondisi fisiologis yang secara umum akan dialami oleh hampir semua ibu yang akan melahirkan. Rasa nyeri persalinan dapat berkurang bila dilakukan dengan massage euffleurage dan abdominal lifting. Teknik ini merupakan salah satu pengurangan rasa nyeri persalinan non farmakologi yang dilakukan pada ibu dalam kala I fase aktif persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas massage euffleurage dan abdominal lifting terhadap pengurangan rasa nyeri persalinan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan two group pretest dan posttest. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu bersalin kala I fase aktif di PMB I Kota Cimahi. Metoda pengumpulan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Pengumpulan data menggunakan skala intensitas nyeri Face Rating Scale pada saat pretest sebelum dilakukan intervensi dan posttest setelah dilakukan intervensi. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian didapatkan rata-rata nyeri persalinan sebelum massage euffleurage 7,75 dan abdominal lifting 8,80 sedangkan hasil sesudah dilakukan massage euffleurage rata-rata skala nyeri 3,35 dan abdominal lifting 6,00. Hasil analisis didapatkan bahwa terdapat efektifitas massage euffleurage dan abdominal lifting terhadap pengurangan skala nyeri persalinan kala I fase aktif dengan p-value 0,000. Diharapkan responden dan tenaga kesehatan dapat mengaplikasikan massage euffleurage dan abdominal lifting dalam persalinan agar dapat membantu mengurangi nyeri yang dirasakan selama persalinan sehingga dapat meningkatkan kenyamanan ibu.

Berdasarkan hasil penelitian, metode massage euffleurage dan abdominal lifting memberikan manfaat untuk mengurangi intensitas nyeri pada persalinan kala I fase aktif.Metode massage euffleurage lebih efektif dibandingkan abdominal lifting dengan nilai delta 4,4.Oleh karena itu, metode ini perlu diinformasikan dan diterapkan sebagai intervensi non-farmakologik untuk mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif di berbagai tatanan pelayanan kesehatan.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas kombinasi massage effleurage dengan teknik relaksasi lain, seperti pernapasan dalam, untuk meningkatkan hasil pengurangan nyeri. Selain itu, perlu diteliti apakah efek massage effleurage berbeda berdasarkan usia atau status psikologis ibu bersalin. Terakhir, penelitian juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi non-farmakologis ini terhadap kepuasan ibu dan hasil persalinan secara keseluruhan.

  1. #skala nyeri#skala nyeri
  2. #anak usia#anak usia
Read online
File size567.47 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-20q
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test