ISASISAS

Journal of Applied Smart Electrical Network and SystemsJournal of Applied Smart Electrical Network and Systems

Tingkat kebutuhan energi listrik di Indonesia saat ini semakin tinggi dan akan terus meningkat dengan bertambahnya jumlah populasi, sehingga dituntut untuk melakukan penelitian di bidang renewable energy. Untuk dapat mendukung penelitian renewable energy dibutuhkan rangkaian switching untuk sistem pengisian baterai. Rangkaian switching yang digunakan yaitu rangkaian Konverter bidirectional yang dikontrol oleh mikrokontroler Arduino Uno berbasis kontrol PI (Proportional-Integral). Kontrol PI berfungsi untuk mengatur tegangan agar memiliki nilai tegangan output yang stabil. Dari hasil penelitian rangkaian Konverter bidirectional, dengan menggunakan cara trial dan error konstantan kendali yang didapat adalah Kp: 2,6 dan Ki: 5,6, didapatkan waktu pengisian baterai dengan tegangan awal baterai 22,9 Volt hingga 24 Volt tanpa menggunakan kontrol PI yaitu 6 jam 57 menit, sedangkan jika menggunakan kontrol PI dengan Kp : 2,6 dan Ki : 5,6 dengan tegangan awal baterai 22,9 Volt hingga 24 Volt maka pengisian baterai menjadi lebih cepat yaitu 2 jam 45 menit.

Dari hasil pengujian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan, rangkaian Konverter bidirectional menggunakan optocoupler sebagai penggerak mosfet, Transistor PNP BD139 yang terhubung ke Mosfet IRF9530 sebagai switching.Untuk mengaktifkan switching mosfet diperlukan frekuensi 32 kHz yang dikontrol oleh Arduino Uno dan dikirim oleh penggerak mosfet.Sehingga dapat menstabilkan tegangan sesuai persamaan Vout = Vin x D pada range tegangan input 15-30 Volt dengan duty cycle 1-95%.Kontrol PI dengan nilai Kp = 2.6 digunakan untuk mengontrol tegangan Konverter bidirectional agar sesuai dengan nilai setpoint sebesar 24 Volt dan respon setting time menjadi lebih cepat serta tidak mengalami osilasi yang berlebihan.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan performa kontrol PID terhadap kontrol PI dalam mempercepat proses pengisian baterai menggunakan konverter bidirectional di sistem turbin angin. Selain itu, pengembangan teknik optimisasi duty cycle secara dinamis berdasarkan fluktuasi sumber daya angin bisa menjadi arah penelitian baru untuk meningkatkan efisiensi. Studi juga perlu dilakukan untuk mengevaluasi stabilitas tegangan output dalam kondisi beban yang bervariasi, terutama saat integrasi dengan sistem energi terbarukan lainnya.

  1. #medan magnet#medan magnet
  2. #sistem kelistrikan#sistem kelistrikan
Read online
File size609.48 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-1ZG
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test