STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI

Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan HaditsAl-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits

Kajian orientalis dalam meninjau Al-Quran dan Hadis tidak terlepas dari konteks sejarah yang melibatkan kolonialisme, misionaris dan imperialisme. Para orientalis sering bertentangan dengan pemahaman umat Islam dan terkesan merendahkan agama Islam, namun sejarah juga menunjukkan bahwa Islam tidak dapat dipahami hanya sebagai agama negatif. Pernyataan mereka sering kali menggunakan data sejarah yang bertentangan dengan referensi sejarawan Muslim. Dalam kajian ini, peneliti memfokuskan pada pandangan Ignaz Goldziher, seorang orientalis asal Hungaria, yang memberikan kontribusi besar dalam memahami agama Islam, menurutnya Islam bukanlah agama yang sepenuhnya murni, melainkan agama yang mampu menyerap unsur-unsur dari agama lain dan membungkusnya dengan rapi melalui narasi sejarah.

Sebuah tokoh orientalis yakni Ignaz Goldziher merupakan seorang sejarawan yang sangat detail dalam memahami agama Islam, namun pemahamannya mengandung kontekstualisasi dari bogem anis orientalis, di mana terdapat beberapa pemahaman yang dipahami secara kontekstual saja atau hanya memandang satu sebab tanpa melihat sebab dan alasan yang lain.Maka lainnya menyebabkan pemahaman yang menyimpang dari makna yang sebenarnya, padahal pemahaman agama Islam sangat menarik untuk dikaji, mulai dari sejarah, kitab suci Al-Quran, hadits dan seterusnya.

Sebagai langkah lanjut dalam memahami pandangan orientalis tentang Islam, perlu dilakukan kajian yang lebih mendalam tentang dampak historiografi orientalis pada pemahaman umum tentang Islam. Selanjutnya, penelitian tentang bagaimana pemikiran orientalis, seperti Ignaz Goldziher, mengungkapkan pandangan mereka melalui karya-karya akademis, dapat memberikan wawasan about bagaimana pandangan-negatif tersebut berakar di dalam agamam- non Islam. Hal ini bisa jadi dihasilkan dari pandangan para orientalis untuk bertekad memahami agama Islam sebagai sesuatu yang dapat dimengenal dengan cara yang lebih komprehensif dan menoelumulkan. Juga, perbandingan pemikiran para orientalis dengan pemikiran para ulama Muslim akan memberikan wawasan yang lebih luas tentang perbedaan perspektif dan cara pandang yang berbeda antara keduanya.

  1. #pendidikan agama islam#pendidikan agama islam
  2. #agama islam#agama islam
Read online
File size219.11 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-1WE
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test