INSTITUTSUNANDOEINSTITUTSUNANDOE
Journal of Multidisciplinary ScienceJournal of Multidisciplinary ScienceCompost is one of the potential microbial habitats for the discovery of a wide range of novel biocatalysts. Compost samples, originally made of plant litter, were collected at the Expo Park (Osaka, Japan). The temperature of the composts is around 50 °C. Metagenomic DNA was isolated from compost and was used to amplify partial 16S rRNA genes (rDNAs) by polymerase chain reaction for investigation of the microbial diversity in the compost. Molecular microbial identification was carried out by metagenome analysis of 16S rRNA using MinION Next Generation Sequencing (NGS). The results indicated that branch-leaf compost sample from Expo Park is dominated by thermophilic microorganisms. The majority of bacteria are Caldicoprobacter, Hungateiclostridium, and Thermoclostridium. In conclusion, thermophilic microorganisms are not only found in extreme environments; they are also present even in moderate temperatures.
The analysis of 16S sequencing demonstrated that the branch-leaf compost sample from Expo Park is predominantly inhabited by thermophilic microorganisms.Specifically, the bacterial community is largely composed of Caldicoprobacter, Hungateiclostridium, and Thermoclostridium.These findings suggest that thermophilic microorganisms can thrive not only in extreme environments but also in conditions with moderate temperatures.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi secara lebih rinci potensi enzim yang dihasilkan oleh mikroorganisme termofilik yang dominan dalam kompos daun dan cabang ini, misalnya enzim selulase atau ligninase untuk degradasi biomassa. Selain itu, studi yang lebih mendalam diperlukan untuk memahami interaksi antar mikroorganisme dalam komunitas kompos dan bagaimana interaksi tersebut berkontribusi terhadap proses dekomposisi dan pembentukan humus. Selanjutnya, penelitian dapat fokus pada optimasi kondisi lingkungan (seperti suhu, kelembaban, dan rasio C/N) untuk meningkatkan pertumbuhan dan aktivitas mikroorganisme termofilik yang bermanfaat dalam proses pengomposan, sehingga menghasilkan kompos dengan kualitas yang lebih tinggi dan efisiensi yang lebih baik. Penelitian ini akan memperluas pemahaman mengenai ekologi mikroba dalam kompos dan berpotensi menghasilkan aplikasi bioteknologi yang inovatif dalam pengelolaan limbah organik dan produksi pupuk hayati.
| File size | 448.44 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
INTANINTAN Analisis dilakukan pada berbagai skenario tinggi lereng, variasi sudut lereng, dan dua kondisi hidrogeologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitasAnalisis dilakukan pada berbagai skenario tinggi lereng, variasi sudut lereng, dan dua kondisi hidrogeologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas
UNUSAUNUSA Isolat ini menunjukkan potensi sebagai sumber produksi enzim protease yang dapat diterapkan dalam pengembangan agen antikoagulan. Penelitian lanjutan diperlukanIsolat ini menunjukkan potensi sebagai sumber produksi enzim protease yang dapat diterapkan dalam pengembangan agen antikoagulan. Penelitian lanjutan diperlukan
UIGMUIGM Bencana tanah longsor yang berpotensi menimbulkan kerugian materil dan korban jiwa semakin memerlukan upaya mitigasi yang tepat. Teknik analisis WeightedBencana tanah longsor yang berpotensi menimbulkan kerugian materil dan korban jiwa semakin memerlukan upaya mitigasi yang tepat. Teknik analisis Weighted
UIGMUIGM Terdapat perbedaan signifikan antara data tabular sebelumnya dengan data hasil pemetaan. Pemanfaatan teknologi Sistem Informasi Geografis dan PenginderaanTerdapat perbedaan signifikan antara data tabular sebelumnya dengan data hasil pemetaan. Pemanfaatan teknologi Sistem Informasi Geografis dan Penginderaan
UIGMUIGM Penelitian ini menemukan bahwa pengembangan objek wisata religi Makam Kawah Tengkurep di Kota Palembang memiliki komponen-komponen penting, yaitu atraksi,Penelitian ini menemukan bahwa pengembangan objek wisata religi Makam Kawah Tengkurep di Kota Palembang memiliki komponen-komponen penting, yaitu atraksi,
UIGMUIGM Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kawasan science techno park dan pusat unggulan IPTEK di Kota Palembang dapat dicapai melalui tiga modelPenelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kawasan science techno park dan pusat unggulan IPTEK di Kota Palembang dapat dicapai melalui tiga model
UMSUMS Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hubungan spasial antara penggunaan lahan dan kejahatan properti di Kuching, Sarawak dengan menggunakan analisisPenelitian ini bertujuan mengeksplorasi hubungan spasial antara penggunaan lahan dan kejahatan properti di Kuching, Sarawak dengan menggunakan analisis
IRPIIRPI Data diklasifikasikan ke dalam 3 kelas, yaitu positif, negatif, dan netral. Penelitian ini dilakukan dengan teknik lexicon-based approach menggunakan InSetData diklasifikasikan ke dalam 3 kelas, yaitu positif, negatif, dan netral. Penelitian ini dilakukan dengan teknik lexicon-based approach menggunakan InSet
Useful /
UKMCUKMC Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa financial knowledge tidak berpengaruh signifikan terhadap financial managementBerdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa financial knowledge tidak berpengaruh signifikan terhadap financial management
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Survei dilakukan terhadap 150 responden, dan model persamaan struktural digunakan untuk memeriksa hubungan antara faktor-faktor ini dan dampaknya terhadapSurvei dilakukan terhadap 150 responden, dan model persamaan struktural digunakan untuk memeriksa hubungan antara faktor-faktor ini dan dampaknya terhadap
UNILAUNILA Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif. Hasil penelitian ditemukan 27 jenis burung yang masuk dalam kategori endemik dan hanya 13 jenis burungAnalisis data dilakukan melalui analisis deskriptif. Hasil penelitian ditemukan 27 jenis burung yang masuk dalam kategori endemik dan hanya 13 jenis burung
UNILAUNILA ditemukan sebanyak 10 jenis anggrek. Anggrek jenis Eria iridifolia ditemukan paling banyak sebesar 22,50 individu/ha dibanding jenis anggrek Eria lain.ditemukan sebanyak 10 jenis anggrek. Anggrek jenis Eria iridifolia ditemukan paling banyak sebesar 22,50 individu/ha dibanding jenis anggrek Eria lain.