UTUUTU

Jurnal Pengabdian Agro and Marine IndustryJurnal Pengabdian Agro and Marine Industry

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa Agribusiness di Universitas Syiah Kuala dalam menerapkan dosis pupuk NPK yang bervariasi pada tanaman tomat. Melalui serangkaian praktik lapangan, mahasiswa mengamati respons tanaman terhadap dosis yang berbeda dan menganalisis indikator pertumbuhan seperti tinggi tanaman, jumlah daun, dan produksi buah. Hasilnya menunjukkan tiga tahap respons produksi sesuai dengan Hukum Pengembalian Menurun: return meningkat, return konstan, dan return menurun. Dosis optimal ditemukan pada 8 gram pupuk NPK per tanaman, di mana pertumbuhan vegetatif dan hasil buah mencapai puncaknya. Dosis di atas titik ini menyebabkan output stagnan atau berkurang, mengonfirmasi teori produksi ekonomi dalam konteks pertanian nyata. Kegiatan ini tidak hanya mendalam pemahaman mahasiswa tentang konsep teoritis seperti hubungan input-output dan efisiensi, tetapi juga memperkuat nilai pembelajaran pengalaman dalam pendidikan agribisnis. Temuan ini menyarankan bahwa pengabdian masyarakat yang terintegrasi dengan praktik lapangan adalah strategi efektif untuk mengembangkan pemikiran kritis dan keterampilan pertanian berkelanjutan di antara mahasiswa.

Penerapan variasi dosis pupuk NPK memberikan dampak yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman tomat.Pengabdian ini juga membuktikan bahwa pembelajaran berbasis praktik memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap teori produksi, khususnya teori tentang the law of diminishing return.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, mengeksplorasi pengaruh faktor lingkungan terhadap efektivitas pemupukan, seperti suhu, kelembaban, dan kualitas tanah. Kedua, mengembangkan modul pembelajaran berbasis praktik langsung untuk membantu mahasiswa memahami penerapan ilmu ekonomi produksi dalam agribisnis. Ketiga, merancang program pendampingan bagi petani lokal terkait penggunaan dosis pupuk yang efisien dan ramah lingkungan. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan kelompok tani, mahasiswa dapat mengimplementasikan temuan lapangan untuk memberikan edukasi mengenai praktik pemupukan berkelanjutan, pengelolaan input yang hemat biaya, dan peningkatan produktivitas tanaman hortikultura. Dengan demikian, kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas mahasiswa dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat melalui transfer pengetahuan dan peningkatan keterampilan budidaya yang lebih efektif dan ekonomis.

Read online
File size705.74 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test