UACUAC

Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan BudayaAl-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis negosiasi kesalehan dan relasi gender dalam rumah tangga Jamaah Tabligh di Jalan Gajah, Kota Medan, ketika suami melaksanakan khuruj fi sabilillah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dinamika pembagian peran antara suami dan istri yang menimbulkan berbagai bentuk negosiasi dalam menjalankan tanggung jawab domestik, ekonomi, dan praktik keagamaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap istri Jamaah Tabligh, suami, serta tokoh jamaah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman dengan landasan Teori Kesalehan Gender (Gendered Piety) dari Saba Mahmood dan Teori Konstruksi Sosial dari Berger dan Luckmann. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai proses negosiasi kesalehan dan relasi gender dalam keluarga Jamaah Tabligh serta memperkaya kajian sosiologi agama dan sosiologi keluarga mengenai praktik keagamaan dan dinamika kehidupan rumah tangga.

Studi ini menyimpulkan bahwa negosiasi kesalehan dan relasi gender dalam rumah tangga Jamaah Tabligh selama khuruj fi sabilillah melibatkan penyesuaian peran dan tanggung jawab yang berkelanjutan.Para istri memikul tanggung jawab domestik, pengasuhan anak, pengambilan keputusan, dan terkadang pencarian nafkah yang lebih besar, menunjukkan transformasi peran gender dan agensi religius yang sadar.Oleh karena itu, keseimbangan antara kegiatan misionaris suami dengan pemenuhan kewajiban keluarga, termasuk dukungan ekonomi, sangat penting untuk menjaga kehidupan rumah tangga yang harmonis dan berkelanjutan.

Penelitian ini telah memberikan pemahaman mendalam tentang negosiasi kesalehan dan relasi gender dalam rumah tangga Jamaah Tabligh di Medan, khususnya dari perspektif istri. Namun, untuk memperkaya kajian ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, studi di masa depan dapat memperluas cakupan geografisnya, tidak hanya terbatas pada Jalan Gajah, Medan, tetapi juga membandingkan dinamika serupa di kota atau daerah pedesaan lain di Indonesia, bahkan di komunitas Jamaah Tabligh global, guna mengidentifikasi bagaimana faktor sosio-kultural dan ekonomi yang berbeda memengaruhi pola negosiasi ini. Hal ini penting untuk melihat apakah temuan yang ada merupakan fenomena lokal atau memiliki karakteristik yang lebih universal. Kedua, sangat relevan untuk melakukan penelitian yang lebih mendalam dari sudut pandang para suami anggota Jamaah Tabligh. Mengkaji persepsi mereka tentang pembagian peran selama khuruj, bagaimana mereka menyeimbangkan komitmen spiritual dengan tanggung jawab keluarga, serta mekanisme pengambilan keputusan terkait nafkah dan pengasuhan anak dari perspektif mereka, akan memberikan gambaran yang lebih utuh dan seimbang. Pemahaman ini krusial untuk menganalisis negosiasi dua arah dalam rumah tangga. Ketiga, perlu juga diteliti secara spesifik peran dan pengaruh struktur kelembagaan atau pemimpin Jamaah Tabligh dalam membentuk ekspektasi peran gender dan memberikan dukungan sosial serta ekonomi kepada keluarga yang ditinggalkan. Pertanyaan penelitian dapat berfokus pada bagaimana kebijakan atau tradisi komunitas memfasilitasi atau justru menambah beban bagi para istri. Dengan demikian, kita bisa memahami ekosistem dukungan dan tekanan yang memengaruhi relasi gender.

  1. The elephant in the living room: or extending the conversation about the politics of evidence - Norman... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1468794108098034The elephant in the living room or extending the conversation about the politics of evidence Norman journals sagepub doi 10 1177 1468794108098034
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/article/10.1007/s11562-010-0147-2Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer article 10 1007 s11562 010 0147 2
  3. Politics of Piety. politics piety record type monograph published october authors saba mahmood doi https... doi.org/10.2307/j.ctvct00cfPolitics of Piety politics piety record type monograph published october authors saba mahmood doi https doi 10 2307 j ctvct00cf
  4. “Khuruj Fi Sabilillah” (Traveler in Faith) And Its Implications on Household Harmony of Tabligh... doi.org/10.47191/ijsshr/v6-i4-47AuKhuruj Fi SabilillahAy Traveler in Faith And Its Implications on Household Harmony of Tabligh doi 10 47191 ijsshr v6 i4 47
  5. Keluarga Muslim, Perempuan dan Radikalisme di Sumatera Utara | Ritonga | Turast: Jurnal Penelitian dan... ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/turast/article/view/5730Keluarga Muslim Perempuan dan Radikalisme di Sumatera Utara Ritonga Turast Jurnal Penelitian dan ejournal uinib ac jurnal index php turast article view 5730
Read online
File size417.16 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test